Jakarta: Kepolisian menerapkan sistem satu arah (one way) dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek ke Km 3+500 Tol Halim sejak pukul 07.00 WIB. Polisi menyebut kondisi lalu lintas di sepanjang lokasi one way masih lancar.
"Dari Km 47 ke 3+500 dibutuhkan waktu 40 menit," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya, Sabtu, 7 Mei 2022.
Baca: Warga Terdampak One Way Diminta Menggunakan Jalur Arteri
Sambodo mengatakan kondisi arus lalu lintas one way dari Km 47 Tol Japek ke Km 3+500 Tol Halim pagi ini masih normal. Tidak ada kepadatan lalu lintas yang terjadi di sepanjang lokasi.
"Untuk kepala dari one way saat ini sudah masuk ke Km 3+500," kata dia.
Dia menyebut kepadatan memang terjadi ketika kendaraan memasuki KM 3+500. Namun, panjang antrean masih berkisar 50 meter dan bisa segera diurai.
Kebijakan itu merupakan kelanjutan dari one way Km 414 Tol Kalikangkung ke Km 47 Tol Jakarta-Cikampek yang telah berlangsung sejak Jumat, 6 Mei 2022. Kebijakan diambil guna mengurai kepadatan selama puncak arus balik mudik Lebaran 2022. (Mohamad Farhan Zhuhri).
Jakarta: Kepolisian menerapkan sistem satu arah (
one way) dari Km 47
Tol Jakarta-Cikampek ke Km 3+500 Tol Halim sejak pukul 07.00 WIB. Polisi menyebut kondisi lalu lintas di sepanjang lokasi
one way masih lancar.
"Dari Km 47 ke 3+500 dibutuhkan waktu 40 menit," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya, Sabtu, 7 Mei 2022.
Baca:
Warga Terdampak One Way Diminta Menggunakan Jalur Arteri
Sambodo mengatakan kondisi arus lalu lintas
one way dari Km 47 Tol Japek ke Km 3+500 Tol Halim pagi ini masih normal. Tidak ada kepadatan
lalu lintas yang terjadi di sepanjang lokasi.
"Untuk kepala dari
one way saat ini sudah masuk ke Km 3+500," kata dia.
Dia menyebut kepadatan memang terjadi ketika kendaraan memasuki KM 3+500. Namun, panjang antrean masih berkisar 50 meter dan bisa segera diurai.
Kebijakan itu merupakan kelanjutan dari
one way Km 414 Tol Kalikangkung ke Km 47 Tol Jakarta-Cikampek yang telah berlangsung sejak Jumat, 6 Mei 2022. Kebijakan diambil guna mengurai kepadatan selama puncak arus balik
mudik Lebaran 2022. (
Mohamad Farhan Zhuhri).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)