Selain mudah dirawat, tanaman ini juga dikenal tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, sehingga cocok bagi pemula maupun penghobi tanaman.
Popularitas Aglonema terus meningkat seiring berkembangnya tren tanaman hias, menjadikannya bukan hanya penghias rumah, tetapi juga simbol gaya hidup dan estetika modern.
Aglonema juga terbilang mudah dirawat di berbagai kondisi cuaca. Meski begitu, perawatan aglonema di area teras yang panas tetap membutuhkan perhatian khusus agar daun tidak mudah kering, kusam, atau rusak.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini cara merawat Aglonema di teras rumah:
1. Hindari paparan sinar matahari dalam waktu lama
Aglonema membutuhkan cahaya untuk mendukung pertumbuhan, tetapi tanaman ini tidak tahan terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama karena dapat menyebabkan daun gosong, mengering di bagian tepi, hingga warna memudar.
Sebaiknya letakkan Aglonema di area terang dengan cahaya tidak langsung, seperti teras yang memiliki atap transparan, paranet, atau naungan tanaman lain. Cahaya matahari pagi masih cukup aman untuk membantu pertumbuhan tanaman, sedangkan sinar matahari siang perlu dihindari agar daun tetap sehat dan warnanya tidak rusak.
2. Atur pola penyiraman
Penyiraman menjadi salah satu faktor penting dalam merawat Aglonema di teras rumah. Banyak orang mengira tanaman yang berada di area panas harus disiram sesering mungkin, padahal penyiraman berlebihan justru dapat menyebabkan akar membusuk. Aglonema lebih menyukai media tanam yang lembap, tetapi tidak terlalu basah.
Pada kondisi cuaca panas, penyiraman umumnya cukup dilakukan satu kali sehari, terutama pada pagi hari. Selain frekuensi penyiraman, kualitas air juga perlu diperhatikan. Gunakan air bersih dengan suhu normal dan hindari air yang terlalu panas.
3. Gunakan media tanam yang tidak mudah becek
Campuran media tanam seperti sekam bakar, cocopeat, pakis, pasir malang, dan sedikit kompos dapat menjadi pilihan ideal untuk Aglonema. Kombinasi tersebut membantu menjaga kelembapan tetap stabil tanpa membuat air menggenang terlalu lama di dalam pot.
Selain menjaga kondisi akar, media tanam yang poros juga membantu pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Penggantian media secara berkala penting dilakukan agar tanaman terhindar dari jamur maupun bakteri.
4. Menjaga kelembapan udara
Meski berada di area panas, Aglonema tetap membutuhkan kelembapan udara yang cukup. Udara yang terlalu kering dapat menyebabkan ujung daun mengering, warna daun terlihat kusam, dan pertumbuhan tanaman melambat.
Untuk menjaga kelembapan, bisa dilakukan dengan menyemprotkan air dengan semprotan halus di sekitar daun pada pagi atau sore hari. Penyemprotan tidak perlu berlebihan agar daun tidak terlalu basah.
5. Membersihkan daun secara rutin
Debu yang menempel pada daun Aglonema dapat mengganggu proses fotosintesis dan membuat warna daun terlihat kusam. Kondisi ini sering terjadi pada tanaman yang ditempatkan di teras terbuka atau dekat area berdebu.
Membersihkan daun secara rutin menggunakan kain lembut atau tisu basah dapat membantu tanaman tetap sehat dan tampil lebih menarik. Selain membuat daun tampak mengilap, langkah ini juga membantu mendeteksi hama atau penyakit sejak dini.
6. Gunakan pupuk secukupnya
Pemberian pupuk membantu menjaga pertumbuhan Aglonema. Namun, pemupukan tidak perlu secara berlebihan karena dapat membuat akar tanaman rusak akibat penumpukan zat hara.
Pupuk cair atau pupuk slow release dapat digunakan dalam jumlah secukupnya sesuai kebutuhan tanaman. Pemupukan umumnya dilakukan satu hingga dua kali dalam sebulan agar pertumbuhan daun tetap stabil dan warna tanaman lebih menarik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News