TIPS
Gen Z Mau Beli Rumah Pertama? Cek di Danantara Housing Expo 2026
Rizkie Fauzian
Selasa 18 Agustus 2026 / 11:53
- Gen Z yang ingin membeli rumah pertama dapat mempersiapkan keuangan sejak dini.
- Persiapan membeli rumah, yakni mengatur bujet, membuat tujuan keuangan, menabung minimal 10 persen penghasilan, serta memilih instrumen yang tepat.
- Danantara Housing Expo 2026 dapat menjadi salah satu tempat mencari hunian. Pameran digelar 27–30 Agustus 2026 di NICE PIK dengan pilihan lebih dari 200.000 unit hunian.
Jakarta: Memiliki rumah pertama menjadi salah satu tujuan keuangan yang mulai dipikirkan generasi Z atau Gen Z. Namun, harga properti yang terus berkembang membuat pembelian rumah perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.
Bagi Gen Z yang baru memasuki dunia kerja, membeli rumah mungkin terasa seperti target jangka panjang. Meski begitu, persiapan dapat dilakukan secara bertahap dengan mengatur keuangan, menentukan target, hingga memilih instrumen yang sesuai.
Tips beli rumah pertama untuk Gen Z. Foto: Freepik
Gen Z dapat mulai menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan secara konsisten. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengetahui pola pengeluaran sekaligus menentukan berapa dana yang realistis untuk dialokasikan ke tujuan membeli rumah.
“Kamu bisa mulai menyisihkan dana, lakukan setiap bulan secara konsisten untuk mengetahui besaran pengeluaran,” jelas Yuni.
Dengan mengetahui kondisi keuangan sejak awal, calon pembeli rumah juga dapat menghindari target yang terlalu tinggi dan berisiko mengganggu kebutuhan sehari-hari.
Yuni menyarankan agar target tersebut dibuat secara realistis dan disesuaikan dengan hasil budgeting.
“Tetapkan tujuan keuangan, salah satunya membeli rumah, dengan target realistis berdasarkan budgeting,” kata Yuni.
Bagi Gen Z, target tersebut dapat dibuat dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun untuk mempersiapkan kebutuhan awal, seperti uang muka dan biaya pembelian rumah.
Yuni menyarankan masyarakat menabung minimal 10 persen dari penghasilan untuk mencapai tujuan keuangan.
“Menabung minimal 10 persen dari penghasilan untuk mencapai tujuan,” ujarnya.
Konsistensi menjadi hal penting karena dana untuk membeli rumah umumnya membutuhkan waktu untuk terkumpul. Semakin awal kebiasaan tersebut dilakukan, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mempersiapkan kebutuhan pembelian rumah.
Yuni mengatakan pemilihan instrumen perlu dilakukan secara tepat dan dapat disertai dengan diversifikasi agar target keuangan lebih optimal.
“Pilih instrumen menabung dan investasi yang tepat, serta lakukan diversifikasi agar target lebih cepat tercapai,” jelas Yuni.
Menurutnya, keempat pilar tersebut saling melengkapi. Budgeting menjadi fondasi, tujuan keuangan memberikan arah, menabung secara konsisten menjadi penggerak, sedangkan investasi dapat berfungsi sebagai akselerator untuk membantu menghadapi inflasi.
Salah satu pameran yang dapat dikunjungi adalah Danantara Housing Expo 2026. Pameran ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap hunian melalui kolaborasi BUMN sektor properti, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga pengembang swasta.
Danantara Housing Expo 2026 akan digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK).
Melalui pameran tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai proyek hunian, berkonsultasi langsung dengan pengembang, hingga membandingkan pilihan kredit pemilikan rumah (KPR) sesuai kebutuhan..
Selain menawarkan berbagai pilihan rumah, Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan alternatif pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Beberapa skema yang ditawarkan meliputi:
Danantara Housing Expo 2026 akan menghadirkan lebih dari 200.000 unit hunian dari mitra pengembang Himbara, baik BUMN maupun swasta. Pilihan rumah mencakup hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun segmen non-MBR yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan konsep satu atap, masyarakat dapat membandingkan berbagai pilihan properti sekaligus memperoleh informasi mengenai proses pembelian rumah dan alternatif pembiayaan.
Bagi Gen Z, membeli rumah bukan sekadar mencari hunian yang sesuai keinginan, tetapi juga memastikan keputusan tersebut sejalan dengan kemampuan finansial. Karena itu, persiapan sejak dini dapat membantu membuat target memiliki rumah pertama menjadi lebih realistis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Bagi Gen Z yang baru memasuki dunia kerja, membeli rumah mungkin terasa seperti target jangka panjang. Meski begitu, persiapan dapat dilakukan secara bertahap dengan mengatur keuangan, menentukan target, hingga memilih instrumen yang sesuai.
Strategi beli rumah pertama untuk Gen Z

Tips beli rumah pertama untuk Gen Z. Foto: Freepik
1. Atur bujet
Certified Financial Planner (CFP) Yuni Astutik membagikan strategi komprehensif bagi masyarakat yang serius ingin memiliki hunian sendiri. Menurutnya, Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui kemampuan keuangan.Gen Z dapat mulai menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan secara konsisten. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengetahui pola pengeluaran sekaligus menentukan berapa dana yang realistis untuk dialokasikan ke tujuan membeli rumah.
“Kamu bisa mulai menyisihkan dana, lakukan setiap bulan secara konsisten untuk mengetahui besaran pengeluaran,” jelas Yuni.
Dengan mengetahui kondisi keuangan sejak awal, calon pembeli rumah juga dapat menghindari target yang terlalu tinggi dan berisiko mengganggu kebutuhan sehari-hari.
2. Buat tujuan keuangan
Setelah mengetahui kemampuan bujet, langkah berikutnya adalah menentukan tujuan keuangan. Membeli rumah dapat dimasukkan sebagai salah satu target jangka panjang dengan nominal dan batas waktu yang jelas.Yuni menyarankan agar target tersebut dibuat secara realistis dan disesuaikan dengan hasil budgeting.
“Tetapkan tujuan keuangan, salah satunya membeli rumah, dengan target realistis berdasarkan budgeting,” kata Yuni.
Bagi Gen Z, target tersebut dapat dibuat dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun untuk mempersiapkan kebutuhan awal, seperti uang muka dan biaya pembelian rumah.
3. Menabung secara konsisten
Menabung menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pembelian rumah. Besarnya dana yang disisihkan perlu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.Yuni menyarankan masyarakat menabung minimal 10 persen dari penghasilan untuk mencapai tujuan keuangan.
“Menabung minimal 10 persen dari penghasilan untuk mencapai tujuan,” ujarnya.
Konsistensi menjadi hal penting karena dana untuk membeli rumah umumnya membutuhkan waktu untuk terkumpul. Semakin awal kebiasaan tersebut dilakukan, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mempersiapkan kebutuhan pembelian rumah.
4. Pilih instrumen yang tepat
Selain menabung, calon pembeli rumah juga dapat mempertimbangkan instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risikonya.Yuni mengatakan pemilihan instrumen perlu dilakukan secara tepat dan dapat disertai dengan diversifikasi agar target keuangan lebih optimal.
“Pilih instrumen menabung dan investasi yang tepat, serta lakukan diversifikasi agar target lebih cepat tercapai,” jelas Yuni.
Menurutnya, keempat pilar tersebut saling melengkapi. Budgeting menjadi fondasi, tujuan keuangan memberikan arah, menabung secara konsisten menjadi penggerak, sedangkan investasi dapat berfungsi sebagai akselerator untuk membantu menghadapi inflasi.
5. Cari rumah di pameran properti
Setelah memiliki persiapan finansial, Gen Z juga dapat mulai mencari referensi rumah dengan mendatangi pameran properti. Pameran dapat menjadi tempat untuk membandingkan harga, lokasi, tipe rumah, hingga pilihan pembiayaan dalam satu tempat.Salah satu pameran yang dapat dikunjungi adalah Danantara Housing Expo 2026. Pameran ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap hunian melalui kolaborasi BUMN sektor properti, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), hingga pengembang swasta.
Danantara Housing Expo 2026 akan digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK).
Melalui pameran tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai proyek hunian, berkonsultasi langsung dengan pengembang, hingga membandingkan pilihan kredit pemilikan rumah (KPR) sesuai kebutuhan..
Selain menawarkan berbagai pilihan rumah, Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan alternatif pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Beberapa skema yang ditawarkan meliputi:
- Uang muka (DP) mulai 1 persen.
- Suku bunga mulai 2,75 persen.
- Tenor pembiayaan hingga 30 tahun.
- Skema cicilan bertahap atau step-up.
Danantara Housing Expo 2026 akan menghadirkan lebih dari 200.000 unit hunian dari mitra pengembang Himbara, baik BUMN maupun swasta. Pilihan rumah mencakup hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun segmen non-MBR yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan konsep satu atap, masyarakat dapat membandingkan berbagai pilihan properti sekaligus memperoleh informasi mengenai proses pembelian rumah dan alternatif pembiayaan.
Bagi Gen Z, membeli rumah bukan sekadar mencari hunian yang sesuai keinginan, tetapi juga memastikan keputusan tersebut sejalan dengan kemampuan finansial. Karena itu, persiapan sejak dini dapat membantu membuat target memiliki rumah pertama menjadi lebih realistis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)