TIPS

7 Tanaman Hias yang Cocok untuk Musim Hujan, Rumah Makin Asri

Rizkie Fauzian
Senin 02 November 2026 / 19:31
Ringkasnya gini..
  • Musim hujan dapat mendukung pertumbuhan sejumlah tanaman hias, seperti pakis, keladi, monstera, dan sirih gading.
  • Sejumlah tanaman hias cocok ditempatkan di dalam maupun luar rumah selama musim hujan.
  • Drainase dan kelembapan media tanam tetap perlu diperhatikan agar akar tidak membusuk.
Jakarta: Musim hujan membuat kondisi lingkungan lebih lembap dan meningkatkan ketersediaan air bagi tanaman. Sejumlah tanaman hias dapat tumbuh dengan baik pada kondisi tersebut, asalkan kebutuhan cahaya, media tanam, dan drainasenya terpenuhi.

Tanaman hias dapat ditempatkan di berbagai area rumah, mulai dari ruang tamu dan kamar tidur hingga balkon serta taman. Selain mempercantik ruangan, keberadaan tanaman juga dapat menghadirkan suasana yang lebih segar.

Meski demikian, curah hujan yang tinggi tidak berarti semua tanaman membutuhkan lebih banyak air. Media tanam yang terus-menerus basah justru dapat menyebabkan akar membusuk, terutama jika pot tidak memiliki saluran pembuangan yang baik.

Ada sejumlah tanaman hias yang dapat dipertimbangkan untuk menghiasi rumah selama musim hujan. Berikut tujuh pilihannya beserta karakteristik dan cara perawatannya.

Tanaman hias yang cocok di musim hujan

1. Lili 

bunga lili
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Lili memiliki daun hijau tua dengan bunga berwarna putih yang memberikan kesan elegan. Tanaman ini cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja yang mendapat cahaya tidak langsung.

Lili perdamaian menyukai media tanam yang lembap, tetapi tidak tergenang air. Karena itu, pastikan pot memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat mengalir keluar.

Tanaman ini juga dapat tumbuh di lingkungan dengan pencahayaan sedang hingga rendah, meskipun pertumbuhan dan pembungaannya dapat berkurang jika cahaya terlalu minim.

Perlu diperhatikan, lili perdamaian tidak aman jika tertelan oleh kucing atau anjing karena mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi.
   

2. Pakis

PakisBosto
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Pakis memiliki daun berukuran kecil hingga sedang yang tumbuh rimbun. Bentuknya cocok untuk pot gantung, rak tanaman, maupun sudut ruangan yang membutuhkan sentuhan hijau.

Sebagian jenis pakis menyukai kelembapan udara tinggi dan cahaya tidak langsung. Kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhannya selama musim hujan, terutama jika tanaman terlindung dari hujan deras dan angin kencang.

Jaga media tanam tetap lembap tanpa membiarkannya tergenang. Jika udara di dalam ruangan terlalu kering akibat pendingin udara, letakkan tanaman di area dengan kelembapan yang lebih sesuai. Penyemprotan air pada daun tidak selalu diperlukan dan sebaiknya tidak dilakukan berlebihan karena dapat meningkatkan risiko penyakit pada daun.

3. Keladi

keladi
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Keladi memiliki daun berbentuk hati dengan kombinasi warna hijau, merah muda, merah, dan putih. Corak daunnya dapat menjadi aksen dekoratif di teras teduh atau sudut taman yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Tanaman ini menyukai lingkungan hangat, media tanam yang lembap, serta drainase yang baik. Karena itu, keladi dapat tumbuh di iklim tropis selama kebutuhan air dan pencahayaannya terpenuhi.

Hindari menempatkannya di area yang terus-menerus tergenang setelah hujan. Keladi juga dapat mengalami masa dormansi, yaitu ketika pertumbuhan melambat dan daunnya mengering, sehingga kebutuhan air perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman.

Keladi beracun jika tertelan oleh manusia maupun hewan peliharaan. Letakkan tanaman di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak dan hewan.

4. Tanaman Laba-laba 

spider plant
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Tanaman laba-laba memiliki daun panjang melengkung dengan perpaduan warna hijau dan putih pada sejumlah varietas. Tanaman ini cocok ditempatkan di pot gantung atau rak dekat jendela yang memperoleh cahaya tidak langsung.

Tanaman laba-laba relatif mudah dirawat dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi ruangan. Namun, media tanam tetap perlu dibiarkan mengering sebagian sebelum penyiraman berikutnya.

Selama musim hujan, periksa kelembapan tanah secara berkala agar akar tidak terlalu lama berada dalam kondisi basah. Pangkas daun yang menguning atau mengering menggunakan gunting bersih untuk menjaga penampilannya.

Tanaman ini juga dapat menghasilkan tunas kecil yang tumbuh menjuntai. Tunas tersebut dapat dipisahkan dan ditanam kembali untuk memperbanyak tanaman.

5. Monstera

monstera
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Monstera dikenal melalui daunnya yang besar dengan bentuk terbelah atau berlubang saat tanaman tumbuh dewasa. Bentuk daun yang khas membuatnya populer sebagai dekorasi ruang tamu maupun sudut rumah bergaya tropis.

Tanaman ini menyukai suhu hangat, kelembapan sedang hingga tinggi, serta cahaya terang tidak langsung. Hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu kuat karena dapat membuat daun terbakar.

Selama musim hujan, pastikan pot tidak menampung kelebihan air. Siram ketika bagian atas media tanam mulai mengering dan gunakan campuran media yang mampu mengalirkan air dengan baik.

Monstera juga melepaskan uap air melalui proses transpirasi. Namun, tanaman dalam pot tidak dapat diandalkan sebagai pengganti alat pengatur kelembapan ruangan.

Perlu diperhatikan, monstera mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi jika dikunyah atau tertelan oleh manusia maupun hewan peliharaan.

6. Melati 

Melati (1)
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Melati memiliki bunga berwarna putih dengan aroma khas yang dapat mempercantik taman, teras, atau balkon rumah. Tanaman ini cocok bagi penghuni yang ingin menghadirkan bunga harum di sekitar hunian.

Berbeda dari tanaman hias daun yang menyukai tempat teduh, sebagian jenis melati membutuhkan cahaya matahari yang cukup agar dapat berbunga dengan baik.

Melati menyukai media tanam dengan drainase baik. Selama musim hujan, letakkan tanaman di area yang mendapat cahaya memadai dan terlindung dari hujan deras berkepanjangan.

Pemangkasan ringan dapat dilakukan untuk mempertahankan bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan tunas baru. Hindari penyiraman berlebihan ketika media tanam masih basah.

7. Pothos

Pothos Satin
Tanaman hias yang cocok di musim hujan. Foto: Freepik

Pothos atau sirih gading memiliki daun berbentuk hati yang dapat tumbuh menjuntai. Tanaman ini cocok ditempatkan dalam pot gantung, rak, atau sudut ruangan yang mendapat cahaya tidak langsung.

Pothos relatif mudah beradaptasi dengan kondisi pencahayaan dalam ruangan. Meski demikian, pertumbuhan biasanya lebih baik jika tanaman memperoleh cahaya tidak langsung yang cukup.

Selama musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman jika media tanam masih lembap. Pastikan pot memiliki lubang drainase dan jangan membiarkan air mengendap di tatakan dalam waktu lama.

Pemangkasan batang yang terlalu panjang dapat membantu mempertahankan bentuk tanaman. Potongan batang yang sehat juga dapat digunakan untuk memperbanyak pothos.

Tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi jika tertelan. Karena itu, tempatkan pothos jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH