Agar Tak Tertipu Pengembang Nakal, Perhatikan Ini

Rizkie Fauzian 26 September 2018 08:27 WIB
bisnis properti
Agar Tak Tertipu Pengembang Nakal, Perhatikan Ini
Sebuah gedung apartemen di sisi jalur MRT di Jakarta Timur. Faktor akses transportasi umum adalah nilai tambah bagi peluang investasinya. Antara Foto/Sigid Kurniawan
Jakarta:Sebelum membeli unit properti, sangat penting mengetahui reputasi dari pengembang tersebut. Banyak orang yang mudah tergiur dengan brosur provokatif, diskon uang muka, skema pembayaran, bonus perabotan hingga hadiah pinik ke luar negeri yang sales properti janjikan.

Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa pengembang tersebut benar-benar bisa mewujudkan proyeknya sesuai dengan yang dijanjikan? Apakah pengembang ini pernah membuat proyek serupa dan seberapa besar komitmennya untuk membuat konsumen merasa puas?


Sangat penting melakukan riset mendalam mengenai profil pengembang properti. Mulai dari proyek yang pernah dikerjakan, Anda bisa mendapatkan banyak informasi penting.

Misalnya, apakah mereka menyelesaikannya tepat waktu? Bagaimana review penghuni? Apa saja fasilitas pendukungnya? Bagaimana beserta prospek investasinya?

Bagaimana mengidentifikasi pengembang yang baik dan berkualitas? Cara mudah yang rumah.com sarankan di bawah ini setidaknya bisa dijadikan acuan.

Visi yang jelas

Beberapa proyek perumahan atau apartemen dibuat standar dan umum: beberapa unit hunian dan fasilitas umum seperti taman, kolam renang dan jogging track.

Di sisi lain, ada beberapa pengembang yang memikirkan konsep mendalam ketika membangun perumahan. Misalnya unit huniannya dikelilingi fasilitas dan gaya hidup lengkap, seperti rekreasi, komersial dan pusat bisnis. Hal seperti ini yang bisa memberi keuntungan besar bagi penghuni rumah.

Lantaran para konsumen bisa menjangkau segala kebutuhan dan aktivitas sehari-hari hanya dengan berjalan kaki. Mereka bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari, bertemu teman, makan malam di luar atau menonton film terbaru di bioskop.

Kedua, pengembang mengandeng perusahaan besar untuk bekerjasama mendirikan cabang baru di dekat area hunian. Dan ketiga, seiring berjalannya waktu, area hunian akan menjadi ramai dan membuka peluang pekerjaan bagi warga sekitar.

Kepastian penyelesaian

Pengembang yang kredibel dan bertanggung jawab harus punya kalender konstruksi yang jelas. Mereka juga harus punya modal yang cukup untuk menyelesaikan proyek dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Ketika peluncuran proyek, pengembang biasanya mengumumkan rencana pembangunan, mulai dari anggaran keuangan, jumlah unit yang dipasarkan, dan target waktu serah terima. Anda bisa mengecek hal ini dari pemberitaan pers/media, baik online maupun offline.

Riwayat proyek sebelumnya

Sangat penting untuk mengetahui sepak terjang pengembang dari proyek yang pernah diselesaikannya. Opini publik menjadi tolok ukur yang ideal untuk mengetahui sebaik apa hasil kerja pengembang.

baca juga: Mendag Enggar: Beli properti jangan percaya gambar

Atau Anda bisa mengecek proyek sebelumnya dari website perusahaan, kemudian riset setiap proyek lewat berbagai sumber: opini dari penghuni rumah, atau pemberitaan dari media masa.

Stabilitas keuangan

Pengembang properti yang memiliki modal terbatas cenderung menunda proyek pembangunannya atau yang lebih buruk, menggunakan material dibawah standar. Untuk itu Anda perlu mengecek kondisi finansial sebagai bagian dari investigasi.

Kondisi keuangan perusahaan bisa dicek dari laporan bisnisnya. Biasanya mereka yang bekerja di industri media/berita memiliki data lengkap mengenai performa perusahaan besar.

Kondisi keuangan yang sehat juga ditandai dari berapa unit properti yang sudah terjual, atau kesuksesan dari pembangunan fase pertama. Dengan demikian Anda bisa meyakini bahwa si developer sudah punya “pundi-pundi” modal yang cukup untuk melanjutkan proyeknya.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id