TIPS
Bercak Hitam di Dinding? Ini Solusi Ampuh Hilangkan Jamur dan Lembap
Rizkie Fauzian
Jumat 10 Oktober 2025 / 11:25
Jakarta: Tembok lembap dan berjamur bukan hanya merusak tampilan rumah, tapi juga bisa mengganggu kesehatan penghuninya. Bau apek yang muncul, warna cat yang mengelupas, hingga bercak hitam di dinding sering kali jadi tanda bahwa tembok rumah sedang “sakit” dan butuh perhatian khusus.
Masalah ini kerap muncul saat musim hujan atau di ruangan yang sirkulasi udaranya buruk — seperti kamar mandi, dapur, atau area belakang rumah. Namun, kabar baiknya, ada cara sederhana untuk mengatasinya tanpa harus langsung melakukan renovasi besar.
Cara mengatasi tembok yang lembab dan berjamur. Foto: Freepik
Menemukan sumber masalah lebih penting daripada sekadar menutupi jamur dengan cat baru. Kalau rembesan masih terus terjadi, dinding akan lembap lagi meski sudah diperbaiki.
Semprotkan cairan ke area berjamur, diamkan beberapa menit, lalu gosok dengan spons lembut.
Hindari penggunaan sikat logam agar permukaan tembok tidak rusak.
Kalau tidak memungkinkan, gunakan exhaust fan atau dehumidifier untuk menjaga kelembapan tetap seimbang.
Cat jenis ini mengandung bahan yang bisa menahan penyerapan air, cocok untuk area yang sering terkena uap seperti dapur dan kamar mandi.
Menjaga tembok tetap kering bukan hanya soal estetika, tapi juga kesehatan. Jamur dan lembap bisa memicu alergi serta gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak.
Dengan langkah sederhana dan perhatian rutin, rumah akan kembali terasa segar, nyaman, dan sehat untuk seluruh keluarga.
(KIE)
Masalah ini kerap muncul saat musim hujan atau di ruangan yang sirkulasi udaranya buruk — seperti kamar mandi, dapur, atau area belakang rumah. Namun, kabar baiknya, ada cara sederhana untuk mengatasinya tanpa harus langsung melakukan renovasi besar.
Tips mengatasi tembok lembab dan berjamur

Cara mengatasi tembok yang lembab dan berjamur. Foto: Freepik
1. Cari sumber lembapnya
Langkah pertama adalah mencari tahu penyebab. Apakah karena rembesan air dari luar, pipa bocor, atau kondensasi udara di dalam ruangan?Menemukan sumber masalah lebih penting daripada sekadar menutupi jamur dengan cat baru. Kalau rembesan masih terus terjadi, dinding akan lembap lagi meski sudah diperbaiki.
2. Bersihkan jamur dengan tepat
Gunakan campuran air dan cuka atau larutan pemutih ringan untuk menghapus jamur yang sudah tumbuh| Baca juga: Bisakah Mengecat Dinding yang Berjamur? |
Semprotkan cairan ke area berjamur, diamkan beberapa menit, lalu gosok dengan spons lembut.
Hindari penggunaan sikat logam agar permukaan tembok tidak rusak.
3. Perbaiki sirkulasi udara
Ruangan yang lembap biasanya kekurangan ventilasi. Buka jendela setiap pagi agar udara segar masuk dan sinar matahari membantu mengeringkan ruangan.Kalau tidak memungkinkan, gunakan exhaust fan atau dehumidifier untuk menjaga kelembapan tetap seimbang.
4. Gunakan cat anti lembap
Saat tembok sudah bersih dan kering, aplikasikan cat khusus anti-lembap atau anti-jamur.Cat jenis ini mengandung bahan yang bisa menahan penyerapan air, cocok untuk area yang sering terkena uap seperti dapur dan kamar mandi.
5. Lakukan perawatan rutin
Jangan tunggu jamur muncul baru dibersihkan. Periksa tembok secara berkala, terutama setelah hujan lebat. Jika ada tanda retak kecil, segera tambal agar air tidak merembes ke dalam.Menjaga tembok tetap kering bukan hanya soal estetika, tapi juga kesehatan. Jamur dan lembap bisa memicu alergi serta gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak.
Dengan langkah sederhana dan perhatian rutin, rumah akan kembali terasa segar, nyaman, dan sehat untuk seluruh keluarga.
(KIE)