TIPS
7 Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Rumah Tetap Terang
Rizkie Fauzian
Senin 02 November 2026 / 12:59
- Laron yang berkerumun di sekitar lampu dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Ada sejumlah cara untuk mengusirnya tanpa harus mematikan lampu.
- Penggunaan baskom berisi air, jaring serangga, dan lampu perangkap dapat membantu mengurangi laron yang masuk ke dalam rumah.
- Selain mengusir laron, penghuni perlu memeriksa kemungkinan aktivitas rayap jika serangga muncul berulang kali dari celah bangunan atau disertai tanda kerusakan kayu.
Jakarta: Laron yang beterbangan di sekitar lampu sering kali mengganggu kenyamanan penghuni rumah, terutama saat musim hujan. Serangga ini biasanya muncul pada malam hari dan berkumpul di sekitar sumber cahaya.
Kehadiran laron dalam jumlah banyak bisa membuat ruangan terasa tidak nyaman. Sayapnya yang berjatuhan juga dapat mengotori lantai dan perabot rumah.
Meski mematikan lampu sering dianggap sebagai cara praktis untuk mengurangi kedatangan laron, langkah tersebut tidak selalu memungkinkan, terutama ketika penghuni masih beraktivitas.
Ada beberapa cara mengusir laron tanpa harus mematikan lampu. Berikut langkah yang bisa dicoba agar ruangan tetap terang dan nyaman.
Letakkan baskom berisi air di bawah atau dekat sumber cahaya yang sering dikerumuni laron. Cahaya yang terpantul pada permukaan air dapat menarik perhatian serangga tersebut. Laron yang jatuh ke air akan kesulitan terbang kembali.
Pastikan baskom diletakkan di tempat yang aman agar tidak mudah tersenggol, terutama jika ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.
Pilih jaring dengan lubang cukup rapat dan pastikan tidak ada celah di bagian tepi. Cara ini juga membantu menghalangi masuknya serangga lain tanpa mengurangi pencahayaan ruangan.
Untuk hasil yang lebih optimal, pasang jaring pada jendela dan ventilasi yang sering menjadi jalur masuk serangga.
Jika ruangan membutuhkan sirkulasi udara, gunakan kasa antiserangga pada jendela atau ventilasi. Dengan begitu, udara tetap dapat mengalir tanpa membuka akses terlalu lebar bagi laron.
Periksa pula celah di sekitar kusen pintu dan jendela yang berpotensi menjadi jalur masuk serangga.
Perangkat ini bekerja dengan menarik serangga menggunakan sumber cahaya, kemudian menangkapnya melalui mekanisme tertentu, misalnya kipas atau perekat, bergantung pada jenis perangkat.
Tempatkan perangkap sesuai petunjuk produsen dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan. Pilih perangkat yang dirancang untuk penggunaan di dalam ruangan.
Perlu diingat, efektivitasnya bergantung pada jenis perangkat, kondisi ruangan, dan banyaknya laron yang datang.
Gunakan sapu, alat penyedot debu, atau kain pembersih sesuai kebutuhan. Setelah itu, buang laron yang terkumpul ke tempat sampah tertutup.
Langkah ini tidak mencegah laron datang kembali, tetapi membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan ruangan.
Cara ini tidak mematikan lampu, tetapi membantu membatasi pancaran cahaya dari jendela. Namun, efektivitasnya dapat berbeda-beda karena laron juga dapat tertarik pada sumber cahaya lain di sekitar rumah.
Pastikan penggunaan tirai tidak mengganggu sirkulasi udara atau menutupi jalur evakuasi.
Meski demikian, jika laron muncul berulang kali dari celah dinding atau lantai, atau ditemukan tanda lain seperti kayu yang keropos dan jalur tanah pada permukaan bangunan, periksa kemungkinan adanya aktivitas rayap.
Jika tanda-tanda tersebut ditemukan, pertimbangkan pemeriksaan oleh tenaga pengendali hama profesional untuk mengetahui sumber masalah dan menentukan penanganan yang tepat.
Mengusir laron tanpa mematikan lampu dapat dilakukan dengan mengombinasikan perangkap serangga, pemasangan kasa, penutupan akses masuk, dan pembersihan ruangan. Dengan langkah tersebut, penghuni tetap dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa harus membuat rumah gelap.
(KIE)
Kehadiran laron dalam jumlah banyak bisa membuat ruangan terasa tidak nyaman. Sayapnya yang berjatuhan juga dapat mengotori lantai dan perabot rumah.
Meski mematikan lampu sering dianggap sebagai cara praktis untuk mengurangi kedatangan laron, langkah tersebut tidak selalu memungkinkan, terutama ketika penghuni masih beraktivitas.
Ada beberapa cara mengusir laron tanpa harus mematikan lampu. Berikut langkah yang bisa dicoba agar ruangan tetap terang dan nyaman.
Cara mengusir laron tanpa mematikan lampu
Cara mengusir laron tanpa mematikan lampu. Foto: Freepik
1. Gunakan Baskom Berisi Air
Salah satu cara sederhana untuk mengurangi laron yang beterbangan di sekitar lampu adalah menggunakan baskom berisi air.Letakkan baskom berisi air di bawah atau dekat sumber cahaya yang sering dikerumuni laron. Cahaya yang terpantul pada permukaan air dapat menarik perhatian serangga tersebut. Laron yang jatuh ke air akan kesulitan terbang kembali.
Pastikan baskom diletakkan di tempat yang aman agar tidak mudah tersenggol, terutama jika ada anak-anak atau hewan peliharaan di rumah.
2. Pasang Kelambu atau Jaring Serangga
Jika laron masuk melalui jendela atau pintu yang terbuka, pemasangan jaring serangga bisa membantu mengurangi jumlahnya di dalam rumah.Pilih jaring dengan lubang cukup rapat dan pastikan tidak ada celah di bagian tepi. Cara ini juga membantu menghalangi masuknya serangga lain tanpa mengurangi pencahayaan ruangan.
Untuk hasil yang lebih optimal, pasang jaring pada jendela dan ventilasi yang sering menjadi jalur masuk serangga.
3. Tutup Pintu dan Jendela
Laron dapat masuk melalui pintu, jendela, dan celah bangunan. Karena itu, menutup akses masuk saat laron mulai bermunculan dapat membantu mengurangi jumlah serangga yang masuk ke dalam rumah.Jika ruangan membutuhkan sirkulasi udara, gunakan kasa antiserangga pada jendela atau ventilasi. Dengan begitu, udara tetap dapat mengalir tanpa membuka akses terlalu lebar bagi laron.
Periksa pula celah di sekitar kusen pintu dan jendela yang berpotensi menjadi jalur masuk serangga.
4. Gunakan Lampu Perangkap Serangga
Lampu perangkap serangga dapat menjadi alternatif untuk mengurangi laron tanpa perlu mematikan lampu utama.Perangkat ini bekerja dengan menarik serangga menggunakan sumber cahaya, kemudian menangkapnya melalui mekanisme tertentu, misalnya kipas atau perekat, bergantung pada jenis perangkat.
Tempatkan perangkap sesuai petunjuk produsen dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan. Pilih perangkat yang dirancang untuk penggunaan di dalam ruangan.
Perlu diingat, efektivitasnya bergantung pada jenis perangkat, kondisi ruangan, dan banyaknya laron yang datang.
5. Bersihkan Laron yang Sudah Masuk
Jika laron telanjur memenuhi ruangan, segera bersihkan serangga dan sayap yang berjatuhan agar tidak menumpuk di lantai.Gunakan sapu, alat penyedot debu, atau kain pembersih sesuai kebutuhan. Setelah itu, buang laron yang terkumpul ke tempat sampah tertutup.
Langkah ini tidak mencegah laron datang kembali, tetapi membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan ruangan.
6. Kurangi Cahaya dari Luar Rumah
Apabila lampu dalam ruangan harus tetap menyala, kurangi cahaya yang terlihat dari luar dengan menutup tirai atau gorden.Cara ini tidak mematikan lampu, tetapi membantu membatasi pancaran cahaya dari jendela. Namun, efektivitasnya dapat berbeda-beda karena laron juga dapat tertarik pada sumber cahaya lain di sekitar rumah.
Pastikan penggunaan tirai tidak mengganggu sirkulasi udara atau menutupi jalur evakuasi.
7. Periksa Kondisi Kayu di Rumah
Laron merupakan rayap reproduktif bersayap yang keluar dari koloninya untuk berkembang biak. Kemunculannya di sekitar rumah tidak selalu berarti bangunan terserang rayap, sebab laron juga dapat berasal dari koloni di luar bangunan.Meski demikian, jika laron muncul berulang kali dari celah dinding atau lantai, atau ditemukan tanda lain seperti kayu yang keropos dan jalur tanah pada permukaan bangunan, periksa kemungkinan adanya aktivitas rayap.
Jika tanda-tanda tersebut ditemukan, pertimbangkan pemeriksaan oleh tenaga pengendali hama profesional untuk mengetahui sumber masalah dan menentukan penanganan yang tepat.
Mengusir laron tanpa mematikan lampu dapat dilakukan dengan mengombinasikan perangkap serangga, pemasangan kasa, penutupan akses masuk, dan pembersihan ruangan. Dengan langkah tersebut, penghuni tetap dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa harus membuat rumah gelap.
(KIE)