Cara membersihkan toren air. Foto: Medcom.id
Cara membersihkan toren air. Foto: Medcom.id

Cara Membersihkan Toren Air

Rizkie Fauzian • 14 Mei 2024 18:52

Jakarta: Toren air atau seringkali disebut tandon air adalah alat untuk menampung air bersih.Manfaat memasang toren air di rumah tidak bisa dianggap remeh. Simpelnya dengan penampungan ini, air bersih lebih termanajemen dengan baik
 
Namun, tak boleh luput dari perhatian bahwa menjaga kebersihkan toren perlu dilakukan dengan tepat.  Toren air yang bersih bisa menjadi tolak ukur kesehatan Anda dan keluarga di rumah.
 
Pasalnya, toren atau tangki air yang kotor dan berlumut bisa membawa berbagai penyakit, terutama penyakit kulit. Di bawah ini akan dijelaskan tentang cara membersihkan toren air yang tepat seperti dikutip dari beberapa sumber.

Mengapa toren air harus dibersihkan?

Toren biasanya ditempatkan di luar ruangan dan tidak dilengkapi dengan lapisan pelindung sinar matahari sehingga sangat mudah berlumut dan rentan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Selain membuat toren air jadi kotor, lumut juga dapat membuat air tampungan mengalami perubahan rasa dan berbau. Apabila dibiarkan atau tidak segera dibersihkan, lambat laun akan menimbulkan masalah kesehatan.

Berapa kali toren air harus dibersihkan?

Secara umum, toren air idealnya dibersihkan setiap enam bulan sekali. Namun, frekuensi pembersihan ini dapat berbeda-beda tergantung kondisi seperti air baku kotor sehingga bisa dibersihkan tiga bulan sekali.
 
Baca juga: Cara Memasang Pelampung Toren Otomatis

Semakin banyak air yang digunakan, semakin cepat pula toren air kotor. Jika Anda memiliki banyak penghuni rumah atau sering menggunakan air untuk menyiram tanaman, Anda mungkin perlu membersihkan toren air lebih sering.
 
Jika Anda melihat tanda-tanda toren air kotor, seperti air berwarna keruh, berbau, atau terdapat lumut, segera bersihkan toren air.

Langkah-langkah membersihkan toren air

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan toren air, seperti di bawah ini dikutip dari laman Lamudi.

1. Gunakan klorin

Salah satu cara membersihkan toren air agar tidak berlumut yaitu menggunakan klorin. Klorin merupakan senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai produk pembersih, seperti pemutih, pemurni air, dan desinfektan. 
 
Membersihkan toren air dengan klorin tentu tidak boleh sembarangan. Ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika mulai menaburkan zat kimia ini. Berikut langkah-langkahnya. 

  1. Kosongkan toren air dan pastikan semua cairan terbuang dengan aman. 
  2. Gosok bagian dalam tangki dengan deterjen dan sesekali siram dengan shower jet bertekanan tinggi. 
  3. Siram pipa toren dengan air panas dan deterjen untuk menghilangkan endapan. 
  4. Isi seperempat tangki dengan air bersih, lalu tambahkan kalsium hipokrit sebagai bahan desinfektan. 
  5. Tambahkan 80 gram klorin untuk setiap 1000 liter toren dan isi hingga penuh. 
  6. Tutup toren dan diamkan selama 24 jam. 
  7. Kosongkan tangkir air, isi dengan air bersih, biarkan selama 30 menit, dan kosongkan kembali. 
  8. Toren air sudah siap kembali digunakan dan dapat diisi ulang dengan air biasa. 

2. Pakai cat minyak

Selain klorin, Anda bisa memanfaatkan cat minyak untuk menjaga toren air tetap bersih dan terhindari dari pertumbuhan lumut. Lumut bisa muncul di dalam tangki air akibat tidak adanya cahaya yang masuk ke dalam penampung air ini. 
 
Itu sebabnya, beberapa orang menggunakan cat minyak untuk melapisi bagian luar tangki air. Namun, ini perlu dilakukan dengan dua cat minyak, yaitu warna hitam dan putih. 
 
Warna hitam digunakan untuk menggelapkan tangki agar sinar matahari tidak masuk kek dalam. Sementara itu, warna putih pada lapisan kedua berfungsi memantulkan sinar matahari. 
 
Melapisi tangki air dengan cat minyak bisa Anda lakukan setelah mengosongkan toren air dan membersihkan bagian dalamnya. Dengan begitu, tangki akan lebih bersih, bukan?

3. Manfaatkan air kapur

Bagi Anda yang tidak tahu, air kapur ternyata bisa digunakan sebagai cara membersihkan toren air, lho. Pasalnya, air kapur bersifat keras yang mungkin mampu mengikis lumut dari dinding tangki. 
 
Cara penggunaannya pun cukup mudah. Anda bisa mencampurkan kapur, termasuk kapur tulis, yang sudah menjadi bubuk ke dalam ember berisi air. Bila sudah larut, siram air kapur pada permukaan dinding atau lantai toren yang ditumbuhi lumut. 
 
Diamkan semalaman. Jika sudah, gosok permukaan dinding tangki air dengan sikat hingga bersih. Bilas bagian tersebut sampai lumut benar-benar hilang dari pandangan Anda. 

4. Oleskan baking soda

Jika Anda tidak ingin menggunakan bahan pemutih, baking soda dan cuka bisa jadi alternatifnya. Cara ini mungkin tidak terlalu efektif. Namun, keduanya setidaknya bisa membantu Anda mendapatkan tangki air yang bersih. 
 
Anda hanya perlu menambahkan sekitar secangkir soda kue ke dalam beberapa liter air tawar di dalam ember. Lalu, tuangkan larutan tersebut ke dalam tangki air dan tambahkan cuka untuk menghasilkan busa yang bantu Anda membersihkannya. 
 
Pastikan pula Anda membiarkan keran dan tangki pengisi terbuka agar udara yang terperangkap di dalamnya bisa keluar. Siram toren dan isi dengan air bersih, ya!

5. Siram air garam

Siapa bilang garam hanya bisa digunakan untuk memberi rasa pada makanan? Faktanya, campuran air panas dan garam bisa membantu Anda membersihkan tangki air.
 
Cara membersihkan toren air agar tidak berlumut dengan air garam pun tidak begitu sulit. Ini panduannya. 

  1. Masukkan 3 sdm garam dapur ke dalam 2 liter air bersih, didihkan. 
  2. Siram larutan air garam pada bagian toren air yang berlumut. 
  3. Gosok bagian tersebut dengan spons sampai bersih. 
  4. Ulangi langkah-langkah di atas sampai Anda mendapatkan hasil yang memuaskan. 
  5. Gosok dengan cuka putih
  6. Sama seperti garam, cuka putih pun memiliki sifat pembersih yang sama sehingga bisa Anda pakai untuk mengangkat lumur dari tangki air, Anda. 

Anda hanya perlu mencampurkan cuka putih dengan beberapa liter air di dalam wadah yang disediakan. Lalu, siram campuran tersebut ke daerah toren air yang ditumbuhi lumut. 
 
Selanjutnya, gosokkan dinding toren dengan sikat hingga bersih. Jangan biarkan sisa cuka menempel pada tangki air karena bisa merusak lapisan dinding bila dibiarkan terlalu lama. 

6. Taburkan asam sitrat

Seperti yang Anda tahu, asam sitrat memang menjadi cara andalan dalam membersihkan bagian dalam toren air. Langkah penggunaannya pun cukup mudah, meliputi:

  1. Kuras air dalam toren.
  2. Larutkan bubuk asam sitrat dalam air sesuai instruksi kemasan. 
  3. Siram permukaan tangki dengan larutan asam sitrat. 
  4. Sikat bagian dalam toren hingga bersih. 
  5. Bilas toren dengan air bersih dan buang air bilasan dengan gayung atau ember. 
  6. Isi kembali toren dengan air bersih.  

7. Rutin membersihkan toren air

Membasmi lumut yang menempel memang cukup mudah dengan bahan-bahan alami maupun kimia yang bisa Anda temukan. Setelah toren terbebas dari lumut, sudah saatnya untuk menerapkan jadwal rutin membersihkan penampung air ini. 
 
Cara membersihkan toren penampungan air bisa dilakukan secara rutin, lebih tepatnya 3 sampai 6 bulan sekali. Dengan begitu, tidak banyak lumut dan kotoran membandel yang menempel dan menyebabkan air mandi Anda terkontaminasi, nih. 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA