NEWS

Penerapan Standar Mutu Bantu Perusahaan Jaga Kualitas Operasional

Rizkie Fauzian
Senin 19 Oktober 2026 / 13:59
Ringkasnya gini..
  • Midea menerapkan ISO 9001:2015 sebagai acuan pengendalian prosedur kerja, audit internal, dan evaluasi operasional.
  • Penerapan sistem manajemen mutu mencakup proses logistik, pengelolaan risiko, serta pengawasan prosedur distribusi barang.
  • Evaluasi berkala dan tindakan korektif menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efisiensi serta memperbaiki proses bisnis secara berkelanjutan.
Jakarta: Penerapan sistem manajemen mutu menjadi salah satu upaya perusahaan menjaga konsistensi proses bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional. Midea menerapkan ISO 9001:2015 sebagai acuan dalam pengendalian prosedur kerja, evaluasi operasional, serta pengelolaan risiko dan peluang.

Standar tersebut mencakup dokumentasi proses kerja, penetapan sasaran mutu, audit internal, dan evaluasi berkala. Penerapannya ditujukan untuk memastikan aktivitas operasional berjalan sesuai prosedur serta mendukung perbaikan berkelanjutan.

Pengendalian Proses Bisnis dan Operasional

President Director Midea Electronics Inconesia Jack Ding mengatakan dalam penerapannya, sasaran mutu, kebijakan perusahaan, konteks organisasi, serta prosedur operasional standar atau standard operating procedure (SOP) didokumentasikan sebagai pedoman aktivitas kerja.

"Dokumentasi ini membantu perusahaan menetapkan alur kerja, pembagian tanggung jawab, dan mekanisme pengendalian yang lebih terstruktur," kata dia dalama keterangan tertulis, Senin, 19 Oktober 2026.

Midea juga melakukan audit internal untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan operasional dengan prosedur yang ditetapkan. Temuan audit menjadi dasar untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian dan menentukan tindakan korektif.

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas proses sekaligus memastikan sasaran mutu perusahaan dapat dipantau secara berkala.

Penerapan Standar dalam Proses Logistik

Salah satu area penerapan sistem manajemen mutu adalah proses logistik, mulai dari pengiriman barang dari pabrik ke gudang hingga distribusi kepada konsumen.

Melalui prosedur kerja dan mekanisme pengendalian yang terdokumentasi, setiap tahapan distribusi dapat dipantau berdasarkan standar operasional yang berlaku. Pengelolaan ini juga membantu memperjelas pembagian tanggung jawab serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses.

Penerapan prosedur yang konsisten diharapkan mendukung kelancaran distribusi dan ketepatan waktu pengiriman. Meski demikian, pencapaian kinerja tersebut tetap bergantung pada pelaksanaan operasional dan evaluasi yang dilakukan perusahaan.

Pengelolaan Risiko dan Perbaikan Berkelanjutan

ISO 9001:2015 juga menekankan pentingnya identifikasi risiko dan peluang yang dapat memengaruhi pencapaian sasaran mutu. Melalui evaluasi berkala, perusahaan dapat memetakan potensi hambatan, menentukan langkah pencegahan, dan menyusun tindakan perbaikan sesuai kebutuhan.

Bagi Midea, pendekatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan proses bisnis yang terukur. Dokumentasi, audit internal, dan evaluasi risiko digunakan untuk meninjau efektivitas prosedur serta mengidentifikasi area yang masih memerlukan perbaikan.

Penerapan sistem manajemen mutu secara konsisten diharapkan dapat membantu perusahaan menjaga kualitas proses operasional, meningkatkan efisiensi, dan mendukung upaya memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dengan demikian, ISO 9001:2015 tidak hanya menjadi acuan dalam pengendalian prosedur, tetapi juga kerangka evaluasi untuk mendorong perbaikan proses bisnis secara berkelanjutan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH