Produk asuransi mikro juga dapat memberikan perlindungan bagi pelaku usaha kecil. Foto: Freepik
Produk asuransi mikro juga dapat memberikan perlindungan bagi pelaku usaha kecil. Foto: Freepik

Asuransi Properti Penting saat Rumah Ditinggal Mudik

Rizkie Fauzian • 05 Maret 2026 10:52
Ringkasnya gini..
  • Askrindo mengingatkan masyarakat pentingnya asuransi properti saat rumah ditinggal mudik Lebaran.
  • Produk asuransi mikro Askrindo menawarkan perlindungan rumah dengan premi sekitar Rp50.000 per tahun.
  • Selain edukasi asuransi, Askrindo juga menggelar Safari Ramadan dan memberikan santunan kepada 550 anak yatim.

Jakarta: Tradisi mudik saat Lebaran membuat banyak rumah ditinggalkan kosong selama beberapa hari hingga berminggu-minggu. Kondisi tersebut sering kali meningkatkan risiko terhadap berbagai kejadian yang tidak diinginkan, seperti kebakaran, pencurian, hingga bencana alam.
 
Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Fankar Umran mengatakan masyarakat perlu mulai mempertimbangkan perlindungan asuransi properti, terutama ketika rumah ditinggal mudik dalam waktu yang cukup lama.
 
Menurut dia, asuransi properti dapat menjadi salah satu solusi untuk meminimalkan kerugian finansial apabila terjadi risiko terhadap rumah atau aset selama pemiliknya berada di kampung halaman.

“Pada masa mudik seperti ini, banyak rumah yang ditinggalkan kosong. Risiko seperti kebakaran atau kejadian lainnya tetap bisa terjadi, sehingga perlindungan asuransi properti menjadi penting,” ujar Fankar, Rabu, 5 Maret 2026.
 
Perusahaan pelat merah tersebut memiliki sejumlah produk perlindungan properti yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk produk asuransi mikro dengan premi yang relatif terjangkau.

Asuransi mikro tawarkan premi terjangkau

Fankar menjelaskan bahwa asuransi properti pada umumnya memang lebih banyak digunakan untuk bangunan permanen seperti rumah dengan konstruksi kelas satu. Namun, Askrindo juga menghadirkan produk asuransi mikro yang dirancang untuk menjangkau masyarakat luas dengan biaya premi yang lebih kecil.
 
Askrindo memiliki asuransi mikro seperti Asuransi Mikro Rumahku dan Asuransi Mikro Usahaku. Kedua produk ini ditujukan untuk melindungi rumah ataupun tempat usaha dari risiko kebakaran, pencurian, hingga bencana alam.
 
Melalui produk tersebut, masyarakat dapat memperoleh perlindungan rumah dengan premi sekitar Rp50.000 per tahun. Dengan biaya yang relatif ringan itu, nilai pertanggungan yang diberikan dapat mencapai hingga Rp20 juta.
 
Perlindungan tersebut mencakup berbagai risiko, mulai dari kebakaran hingga bencana alam seperti gempa bumi. Jika terjadi klaim, proses pencairan santunan juga dirancang agar dapat dilakukan secara cepat.
 
“Dengan premi sekitar Rp50.000 setahun atau kurang lebih Rp4.000 per bulan, masyarakat sudah bisa mendapatkan perlindungan hingga Rp20 juta. Jika terjadi musibah seperti kebakaran atau gempa, santunan bisa diberikan secara tunai dalam waktu sekitar lima hari,” jelas dia.
 
 


 
Selain rumah, produk asuransi mikro juga dapat memberikan perlindungan bagi pelaku usaha kecil, seperti kios maupun gerobak yang sering menjadi sumber penghidupan masyarakat.
 
Menurut Fankar, masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa perlindungan asuransi sebenarnya dapat diperoleh dengan biaya yang sangat terjangkau. Oleh karena itu, perusahaan terus berupaya meningkatkan literasi asuransi kepada masyarakat.
 
“Melalui produk-produk mikro ini, kami ingin masyarakat tahu bahwa perlindungan asuransi tidak selalu mahal. Dengan biaya yang kecil, aset yang dimiliki tetap bisa terlindungi,” kata dia.
 
Ia pun mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan rumah dengan baik sebelum mudik, termasuk memastikan keamanan lingkungan serta mempertimbangkan perlindungan asuransi sebagai langkah mitigasi risiko.
 
Dengan perlindungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

Safari Ramadan Askrindo dengan Anak Yatim

Asuransi Properti Penting saat Rumah Ditinggal Mudik
Askrindo menggelar Safari Ramadan. Foto: Askrindo

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus HUT ke-55 perusahaan, Askrindo juga menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
 
“Safari Ramadan menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Askrindo ingin terus hadir memberikan manfaat serta menumbuhkan semangat kepedulian di tengah momentum Ramadan,” ujar dia.
 
Kegiatan ini diisi dengan rangkaian buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim di 11 kota wilayah operasional Askrindo di Indonesia.
 
Safari Ramadan yang mengusung tema “Spirit Al-Qur’an Mewujudkan Kinerja Unggul yang Berkelanjutan” bertujuan mempererat hubungan antarindividu, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.
 
Dalam kegiatan tersebut, Askrindo memberikan santunan kepada 550 anak yatim serta menyalurkan bantuan kepada 13 yayasan panti asuhan di berbagai kota di Indonesia.
 
“Kami berharap santunan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam menjalani bulan Ramadan,” kata Fankar.


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA