Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pembangunan huntara ini merupakan solusi cepat untuk memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang aman, layak, dan tertata.
“Huntara ini adalah langkah cepat sambil kita siapkan penataan hunian permanen,” ujar dia dikutip Antara, Senin, 20 Maret 2026.
Ia menyebut progres pembangunan berjalan sangat baik, bahkan melampaui ekspektasi, dengan target penyelesaian pada 15 Juni 2026.
Didukung BUMN Karya
Pembangunan huntara ini melibatkan sejumlah BUMN karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero).Pemerintah mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dinilai mampu mempercepat realisasi proyek tersebut.
Selain itu, proyek ini juga merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan perumahan rakyat secara cepat dan tepat sasaran.
Fasilitas lengkap dan layak huni
Setiap unit huntara dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan fasilitas mencakup 2 tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Tak hanya itu, kawasan hunian juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti area makan, WC dan dapur bersama.Direktur Utama Angkasa Pura, Muhammad Rizal Pahlevi, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung program penyediaan hunian bagi masyarakat.
Pembangunan huntara di Senen diharapkan tidak hanya menjadi solusi hunian sementara, tetapi juga bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi perumahan yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News