NEWS
Kulkas di Rumah Tak Lagi Dingin? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Adri Prima
Minggu 27 September 2026 / 15:52
- Kulkas tidak dingin bisa disebabkan kompresor, termostat, freon, kipas, karet pintu, hingga es di freezer.
- Penumpukan es dan karet pintu yang rusak dapat menghambat sirkulasi serta membuat udara dingin keluar.
- Agar awet, isi kulkas secukupnya, beri jarak dari dinding, dan rutin periksa karet pintu serta kebersihannya.
Jakarta: Kulkas yang tidak lagi dingin dapat mengganggu penyimpanan bahan makanan di rumah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan pada komponen pendingin, seperti kompresor, termostat, freon, kipas, karet pintu, hingga freezer.
Sistem pendingin pada kulkas bekerja dengan memindahkan panas dari dalam kulkas ke luar menggunakan gas pendingin, dengan suhu ideal di bawah 4 derajat Celsius. Hal ini juga sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan bakteri berbahaya seperti Salmonella serta E. coli.
Gangguan pendinginan pada perangkat ini bisa terjadi karena beberapa masalah yang sering dihinggapi pada kulkas.
Berikut ini daftar penyebab kulkas menjadi tidak dingin dan bekerja tidak maksimal:
1. Kompresor rusak
Kompresor bertugas memompa freon agar dapat bersirkulasi di seluruh sistem. Jika kompresor rusak maka freon tidak dapat bersirkulasi secara lancar sehingga proses pendinginan terganggu dan suhu di dalam kulkas menjadi tidak dingin.
2. Termostat bermasalah
Termostat bertugas mengatur suhu di dalam kulkas, yang jika rusak maka suhu bisa menjadi tidak stabil. Gangguan termostat dapat berkaitan dengan usia pakai, kotoran, maupun masalah pada sensor suhu.
3. Freon bocor atau habis
Freon dibutuhkan dalam proses pendinginan kulkas. Gas ini mengalir melalui sistem pendingin untuk menurunkan suhu di dalam ruang penyimpanan. Jika freon habis atau bocor, kulkas tidak akan mampu mendinginkan udara secara efektif.
4. Kipas tidak berfungsi
Kipas evaporator dan kondensor di dalam kulkas bertugas mengalirkan udara dingin dan juga membantu sistem pendinginan bekerja secara efisien. Ketika salah satu kipas rusak, sirkulasi udara bisa terganggu dan suhu di dalam kulkas menjadi tidak stabil.
5. Karet pintu getas
Karet pada pintu kulkas berfungsi menjaga pintu tetap tertutup rapat untuk menahan udara dingin di dalam kulkas sekaligus mencegah udara panas masuk. Jika karet sudah rusak atau longgar, udara dingin dapat keluar dan udara panas masuk. Akibatnya, suhu di dalam kulkas meningkat dan proses pendinginan menjadi kurang efektif.
6. Es menumpuk di freezer
Es yang menumpuk dapat menghalangi aliran udara dingin sehingga udara tidak bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, kulkas tidak mampu mendinginkan makanan secara efektif. Penumpukan es dapat terjadi karena suhu yang terlalu rendah atau adanya masalah pada termostat freezer.
Agar kulkas bekerja dengan baik, isi ruang penyimpanan secukupnya agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan merata. Makanan dan minuman panas juga sebaiknya dibiarkan hingga mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Penempatan kulkas juga memengaruhi kinerjanya. Beri jarak sekitar 10-15 cm dari dinding agar panas dari kondensor dapat keluar dengan lancar, serta hindari meletakkannya di dekat kompor, oven, atau sinar matahari langsung.
Selain itu, buka-tutup pintu kulkas seperlunya dan pastikan pintu selalu tertutup rapat. Periksa serta bersihkan karet pintu secara berkala karena karet yang longgar atau robek dapat membuat udara dingin keluar dan membuat kulkas bekerja lebih keras. (Syarifah Komalasari)
(PRI)
Sistem pendingin pada kulkas bekerja dengan memindahkan panas dari dalam kulkas ke luar menggunakan gas pendingin, dengan suhu ideal di bawah 4 derajat Celsius. Hal ini juga sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan bakteri berbahaya seperti Salmonella serta E. coli.
Gangguan pendinginan pada perangkat ini bisa terjadi karena beberapa masalah yang sering dihinggapi pada kulkas.
Berikut ini daftar penyebab kulkas menjadi tidak dingin dan bekerja tidak maksimal:
1. Kompresor rusak
Kompresor bertugas memompa freon agar dapat bersirkulasi di seluruh sistem. Jika kompresor rusak maka freon tidak dapat bersirkulasi secara lancar sehingga proses pendinginan terganggu dan suhu di dalam kulkas menjadi tidak dingin.
2. Termostat bermasalah
Termostat bertugas mengatur suhu di dalam kulkas, yang jika rusak maka suhu bisa menjadi tidak stabil. Gangguan termostat dapat berkaitan dengan usia pakai, kotoran, maupun masalah pada sensor suhu.
3. Freon bocor atau habis
Freon dibutuhkan dalam proses pendinginan kulkas. Gas ini mengalir melalui sistem pendingin untuk menurunkan suhu di dalam ruang penyimpanan. Jika freon habis atau bocor, kulkas tidak akan mampu mendinginkan udara secara efektif.
4. Kipas tidak berfungsi
Kipas evaporator dan kondensor di dalam kulkas bertugas mengalirkan udara dingin dan juga membantu sistem pendinginan bekerja secara efisien. Ketika salah satu kipas rusak, sirkulasi udara bisa terganggu dan suhu di dalam kulkas menjadi tidak stabil.
5. Karet pintu getas
Karet pada pintu kulkas berfungsi menjaga pintu tetap tertutup rapat untuk menahan udara dingin di dalam kulkas sekaligus mencegah udara panas masuk. Jika karet sudah rusak atau longgar, udara dingin dapat keluar dan udara panas masuk. Akibatnya, suhu di dalam kulkas meningkat dan proses pendinginan menjadi kurang efektif.
6. Es menumpuk di freezer
Es yang menumpuk dapat menghalangi aliran udara dingin sehingga udara tidak bersirkulasi dengan baik. Akibatnya, kulkas tidak mampu mendinginkan makanan secara efektif. Penumpukan es dapat terjadi karena suhu yang terlalu rendah atau adanya masalah pada termostat freezer.
Tips menjaga kulkas agar awet tahan lama
Agar kulkas bekerja dengan baik, isi ruang penyimpanan secukupnya agar udara dingin dapat bersirkulasi dengan merata. Makanan dan minuman panas juga sebaiknya dibiarkan hingga mencapai suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Penempatan kulkas juga memengaruhi kinerjanya. Beri jarak sekitar 10-15 cm dari dinding agar panas dari kondensor dapat keluar dengan lancar, serta hindari meletakkannya di dekat kompor, oven, atau sinar matahari langsung.
Selain itu, buka-tutup pintu kulkas seperlunya dan pastikan pintu selalu tertutup rapat. Periksa serta bersihkan karet pintu secara berkala karena karet yang longgar atau robek dapat membuat udara dingin keluar dan membuat kulkas bekerja lebih keras. (Syarifah Komalasari)
(PRI)