Desain kampus UIII yang ramah lingkungan. Foto: dok. Kementerian PUPR
Desain kampus UIII yang ramah lingkungan. Foto: dok. Kementerian PUPR

Desain Kampus Penelitian Peradaban Islam di Indonesia

Properti ramah lingkungan ruang terbuka hijau desain interior Arsitektur Unik gedung unik
Rizkie Fauzian • 19 November 2019 17:47
Jakarta: Pemerintah tengah membangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Kampus tersebut menjadi tempat kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia.
 
Kampus UIII yang terletak di Komplek RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, tersebut memanfaatkan 20-30 persen dari total luas komplek untuk bangunan gedung. Sisanya menjadi ruang hijau berupa taman.
 
Pembangunan UIII termasuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres Nomor 57 Tahun 2016, yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Juni 2018 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembangunan dilaksanakan dalam dua tahap dengan biaya Rp1,2 triliun. Tahap I dikerjakan oleh Kementerian Agama RI dengan biaya Rp714 miliar yang terdiri atas tiga paket pekerjaan.
 
Paket pertama dengan biaya Rp362 miliar meliputi Gedung Rektorat, Gedung Fakultas A dan Plaza 3 Pilar yang progresnya saat ini mencapai 7,6 persen. Pelaksana pekerjaan adalah PT Waskita Karya sebagai kontraktor dan PT Virama Karya sebagai konsultan manajemen
 
Paket dua dengan biaya Rp168 miliar meliputi dari lima unit rumah dosen, satu tower asrama mahasiswa (pria), rehabilitasi bangunan dan Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) yang progresnya mencapai 76,11 persen. Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dan konsultan PT Bennatin Surya Cipta (MK).
 
Pekerjaan paket ketiga dikerjakan oleh Brantas Abipraya dan konsultan PT. Akronim (MK) dengan biaya Rp184 miliar meliputi pembangunan infrastruktur kawasan dan pagar keliling yang saat ini telah mencapai 45 persen.
 
Pembangunan tahap II dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan biaya Rp498 miliar.
 
Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan Masjid Kampus dua lantai seluas 5.200 meter persegi kapasitas 1.880 jemaah dengan anggaran Rp86 miliar. Kemudian pembangunan perpustakaan pusat delapan lantai seluas 16.556 meter persegi dengan anggaran Rp244 miliar, serta asrama mahasiswa seluas 12.815 meter persegi terdiri dari delapan lantai dengan anggaran Rp168 miliar.
 
Kementerian PUPR telah membuat desain masterplan perencanaan teknis dan selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kontrak untuk pekerjaan tahap II yang dijadwalkan pada 4 Desember 2019. Pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2020.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif