Pemblokiran sertifikat tanah merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan aset properti. oto: Setkab
Pemblokiran sertifikat tanah merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan aset properti. oto: Setkab

Cara Blokir Tanah Sengketa agar Aman Secara Hukum

Rizkie Fauzian • 31 Maret 2026 22:06
Ringkasnya gini..
  • Pemblokiran tanah dapat mencegah transaksi ilegal saat terjadi sengketa properti.
  • Proses blokir dilakukan melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dengan melampirkan dokumen pendukung.
  • Langkah ini penting untuk melindungi hak kepemilikan dan mencegah konflik lebih lanjut.
Jakarta: Sengketa tanah masih menjadi persoalan yang kerap terjadi di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya peralihan hak secara sepihak, masyarakat dapat melakukan pemblokiran sertifikat tanah melalui instansi berwenang.
 
Pemblokiran ini bertujuan agar tanah yang sedang dalam sengketa tidak dapat diperjualbelikan, dialihkan, atau dipindahtangankan tanpa penyelesaian hukum terlebih dahulu.

Apa itu pemblokiran tanah?

Pemblokiran tanah adalah tindakan administratif yang dilakukan melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mencatat status sengketa pada suatu bidang tanah.
 
Dengan adanya blokir, pihak lain tidak dapat melakukan transaksi terhadap tanah tersebut sampai statusnya jelas.

Cara mengajukan blokir tanah

Masyarakat dapat mengajukan permohonan blokir dengan langkah berikut:

1. Mengajukan permohonan ke kantor pertanahan setempat
2. Melampirkan dokumen pendukung seperti:
  • Identitas diri
  • Bukti kepemilikan atau hubungan hukum
  • Dokumen sengketa (misalnya gugatan atau laporan)
3. Mengisi formulir permohonan blokir
4. Menunggu proses verifikasi dari petugas
 

Syarat yang perlu diperhatikan

Agar permohonan disetujui, pemohon harus memiliki dasar hukum yang jelas. Misalnya:
  1. Sedang dalam proses sengketa di pengadilan
  2. Memiliki bukti kepemilikan yang sah
  3. Terdapat indikasi sengketa atau konflik kepemilikan

Masa berlaku blokir

Pemblokiran tanah umumnya memiliki batas waktu tertentu. Jika tidak diperpanjang atau tidak ada tindak lanjut hukum, blokir dapat dicabut secara otomatis sesuai ketentuan yang berlaku.

Pentingnya pemblokiran tanah

Langkah ini menjadi bentuk perlindungan hukum bagi pemilik atau pihak yang berkepentingan. Dengan adanya blokir, potensi penipuan atau transaksi ilegal dapat diminimalkan.
 
Pemblokiran sertifikat tanah merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan aset properti, terutama saat terjadi sengketa. Dengan mengikuti prosedur resmi melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, masyarakat dapat melindungi hak atas tanah secara lebih aman.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA