Bangunan kayu tertinggi di Jepang. Foto: Sumitomo Foresty
Bangunan kayu tertinggi di Jepang. Foto: Sumitomo Foresty

Gedung Jangkung Mulai Gunakan Material Kayu

Properti kayu Arsitektur Unik
Anggi Tondi Martaon • 14 Oktober 2019 17:59
Jakarta: Penggunaan material kayu mulai dilirik banyak negara untuk pembangunan gedung-gedung jangkung. Misalnya, Sumitomo Forestry. Perusahaan asal Jepang ini berencana membangun gedung setinggi 350 meter berbahan kayu.
Gedung Jangkung Mulai Gunakan Material Kayu
Wood Innovation Design Center. Foto: Ema Peter
Bahkan, Kanada juga mulai fokus menggunakan kayu untuk konstruksi gedung tinggi melalui Green Construction Through Wood (GCWood). Program tersebut menyediakan dana untuk proyek-proyek intensif kayu.
 
Bentuk dukungan penggunaan konstruksi kayu juga ditunjukkan oleh The International Code Council dengan mengubah 14 aturan dalam pembangunan internasional. Salah satunya, meningkatkan batas tinggi maksimal gedung konstruksi kayu menjadi 80 meter.
Gedung Jangkung Mulai Gunakan Material Kayu
Rendering of HAUT. Foto: Team V Architecturtuur
Berbagai langkah tersebut menunjukkan bahwa penggunaan konstruksi kayu saat ini mulai dibutuhkan. Namun, apa sebenarnya manfaat penggunaan konstruksi kayu tersebut?
 
Manfaat utama konstruksi kayu dibandingkan material lain adalah keberlanjutan. Penggunaan bahan material baja pada sebuah gedung berdampak negatif terhadap lingkungan.
Gedung Jangkung Mulai Gunakan Material Kayu
T3 Minneapolis. Foto: DLR Group
Berdasarkan hitung-hitung, lantai baja seluas satu meter persegi memancarkan 40 kilogram CO2 dan 516 megajoule energi. Hal serupa juga terjadi pada lantai beton yang menghasilkan 27 kg CO2 dan 290 megajoule energi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan kata lain, membangun ruang satu meter persegi dengan kayu mengurangi emisi karbon hingga sepersepuluh dari hasil aslinya. Kesimpulan tersebut juga diperkuat penelitian yang menyebutkan bahwa siklus hidup emisi rumah kayu lebih rendah 74 persen daripada rumah baja.
Gedung Jangkung Mulai Gunakan Material Kayu
Rendering of Hyperion. Foto: Jean Paul Viguier et Associes
Dengan demikian, bangunan kayu telah terbukti mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, dan bahkan akan melindungi hutan melalui tumbuhnya kesadaran lingkungan dari manusia.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif