NEWS
Pasang DC Charger di Rumah? Ini Biaya dan Daya yang Dibutuhkan
Adri Prima
Minggu 16 Agustus 2026 / 21:13
- DC Charger 25–30 kW dibanderol sekitar Rp130 juta dan membutuhkan daya listrik minimal 33.000 VA.
- DC Charger menawarkan pengisian lebih cepat, tetapi membutuhkan kapasitas listrik dan biaya pemasangan yang lebih tinggi.
- Wall charger AC dinilai lebih sesuai untuk rumah karena pengisian dapat dilakukan lebih lama saat kendaraan tidak digunakan.
Jakarta: Penggunaan kendaraan listrik membuat kebutuhan fasilitas pengisian daya turut menjadi perhatian.
DC Charger dapat menjadi pilihan, tetapi membutuhkan kapasitas listrik yang besar serta biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan wall charger AC.
DC Charger pada dasarnya dapat dipasang untuk kebutuhan rumah. Namun, perangkat tersebut memiliki kebutuhan daya yang lebih besar.
Pemilik kendaraan juga harus memperhitungkan kesiapan meteran, sistem kelistrikan, material pemasangan, kabel, hingga sumber daya yang diperlukan agar perangkat dapat beroperasi.
Pemasangan DC charger berkisar Rp130 juta yang merupakan nilai untuk mesin DC Charger dengan kapasitas sekitar 25 kW hingga 30 kW. Kapasitas daya ini membutuhkan listrik minimal 33.000 VA. Harga ini hanya untuk perangkat mesin charger nya saja dan belum termasuk biaya pemasangan. Berbeda dengan charger AC yang dapat digunakan untuk pengisian dalam waktu lebih panjang, DC Charger ditujukan untuk kebutuhan pengisian yang lebih cepat sehingga kapasitas listrik menjadi bagian penting dalam menentukan jenis charger yang akan digunakan.
Besarnya kebutuhan daya membuat DC Charger lebih cocok dipertimbangkan untuk lokasi yang memang membutuhkan fasilitas pengisian cepat. Penggunaan pada area komersial atau area publik menjadi salah satu tempat yang dinilai lebih sesuai dengan karakter perangkat tersebut.
Meski demikian, DC Charger tetap memungkinkan dipasang pada hunian selama kebutuhan daya dan biaya yang diperlukan dapat dipenuhi.
Bagi kebutuhan rumah dengan satu kendaraan listrik, wall charger AC dapat menjadi solusi pemasangan di rumah daripada DC charger. Penggunaan charger AC dinilai lebih efektif digunakan dirumah karena dapat dilakukan dalam waktu yang lebih panjang saat kendaraan tidak digunakan, termasuk pada malam hari.
Pemilihan charger dapat disesuaikan dengan waktu kendaraan berada di rumah, jumlah kendaraan yang dimiliki, serta kebutuhan penggunaan setiap hari. Pemilik mobil listrik dengan lebih dari satu unit di rumah disarankan memasang alat charger lebih dari satu untuk memenuhi kebutuhan harian.
Dengan demikian, DC Charger lebih relevan bagi pemilik yang memang membutuhkan pengisian dalam waktu lebih singkat dan memiliki kebutuhan mobilitas tinggi. Sementara itu, wall charger AC dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan pengisian rutin dengan durasi lebih panjang. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)
DC Charger dapat menjadi pilihan, tetapi membutuhkan kapasitas listrik yang besar serta biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan wall charger AC.
DC Charger pada dasarnya dapat dipasang untuk kebutuhan rumah. Namun, perangkat tersebut memiliki kebutuhan daya yang lebih besar.
Pemilik kendaraan juga harus memperhitungkan kesiapan meteran, sistem kelistrikan, material pemasangan, kabel, hingga sumber daya yang diperlukan agar perangkat dapat beroperasi.
Harga mesin DC Charger terbaru
Pemasangan DC charger berkisar Rp130 juta yang merupakan nilai untuk mesin DC Charger dengan kapasitas sekitar 25 kW hingga 30 kW. Kapasitas daya ini membutuhkan listrik minimal 33.000 VA. Harga ini hanya untuk perangkat mesin charger nya saja dan belum termasuk biaya pemasangan. Berbeda dengan charger AC yang dapat digunakan untuk pengisian dalam waktu lebih panjang, DC Charger ditujukan untuk kebutuhan pengisian yang lebih cepat sehingga kapasitas listrik menjadi bagian penting dalam menentukan jenis charger yang akan digunakan.
Besarnya kebutuhan daya membuat DC Charger lebih cocok dipertimbangkan untuk lokasi yang memang membutuhkan fasilitas pengisian cepat. Penggunaan pada area komersial atau area publik menjadi salah satu tempat yang dinilai lebih sesuai dengan karakter perangkat tersebut.
Meski demikian, DC Charger tetap memungkinkan dipasang pada hunian selama kebutuhan daya dan biaya yang diperlukan dapat dipenuhi.
Wall Charger AC untuk pengisian di rumah
Bagi kebutuhan rumah dengan satu kendaraan listrik, wall charger AC dapat menjadi solusi pemasangan di rumah daripada DC charger. Penggunaan charger AC dinilai lebih efektif digunakan dirumah karena dapat dilakukan dalam waktu yang lebih panjang saat kendaraan tidak digunakan, termasuk pada malam hari.
Pemilihan charger dapat disesuaikan dengan waktu kendaraan berada di rumah, jumlah kendaraan yang dimiliki, serta kebutuhan penggunaan setiap hari. Pemilik mobil listrik dengan lebih dari satu unit di rumah disarankan memasang alat charger lebih dari satu untuk memenuhi kebutuhan harian.
Dengan demikian, DC Charger lebih relevan bagi pemilik yang memang membutuhkan pengisian dalam waktu lebih singkat dan memiliki kebutuhan mobilitas tinggi. Sementara itu, wall charger AC dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan pengisian rutin dengan durasi lebih panjang. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)