70 Juta orang cari rumah secara online. Foto: Shutterstock
70 Juta orang cari rumah secara online. Foto: Shutterstock

70 Juta Orang Cari Rumah Online, Tren Properti Makin Digital

Rizkie Fauzian • 17 Maret 2026 14:16
Ringkasnya gini..
  • Lebih dari 70 juta masyarakat mencari hunian melalui platform digital.
  • Generasi muda mendominasi tren pembelian properti di Indonesia.
  • Inovasi teknologi dan AI mendorong perubahan besar di industri properti.
Jakarta: Pasar properti Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya adopsi teknologi digital di masyarakat. Momentum ini turut ditandai oleh perjalanan Rumah123 yang genap berusia 19 tahun pada 2026.
 
Sejak berdiri pada 2007, platform properti ini telah membantu lebih dari 70 juta masyarakat Indonesia dalam mencari hunian. Rumah123 menghadirkan lebih dari 2 juta listing properti.
 
Selain itu, didukung lebih dari 22.000 agen aktif serta lebih dari 600 proyek dari pengembang di seluruh Indonesia. Tingginya kepercayaan masyarakat juga terlihat dari lebih dari 20 juta kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Maret 2026.
 
CEO Rumah123, Wasudewan, mengatakan bahwa dalam hampir dua dekade terakhir, platform ini telah berkembang dari sekadar portal iklan menjadi ekosistem properti digital yang terintegrasi.

“Komitmen kami tetap menghadirkan pengalaman pencarian properti yang transparan sekaligus memberdayakan agen, pengembang, dan institusi keuangan melalui teknologi,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026.

Dorong inovasi digital properti

70 Juta Orang Cari Rumah <i>Online</i>, Tren Properti Makin Digital
70 Juta orang cari rumah secara online. Foto: Freepik
 
Untuk menjawab kebutuhan pasar, Rumah123 terus menghadirkan inovasi berbasis teknologi. Salah satunya melalui fitur Peta Harga Properti yang memungkinkan pengguna membandingkan harga antarwilayah secara lebih intuitif.
 
Selain itu, platform ini juga menghadirkan solusi bagi agen melalui fitur booster listing dengan metode pembayaran pay later, guna meningkatkan fleksibilitas pemasaran.
 
Rumah123 juga mulai mengakomodasi investor global dengan menghadirkan informasi harga dalam berbagai mata uang asing, seperti USD, SGD, hingga EUR.
 
Di sisi lain, perusahaan induknya, 99 Group, terus mendorong pengembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
 
CEO 99 Group, Darius Cheung, menyebut teknologi AI akan menjadi kunci dalam transformasi industri properti ke depan.
 
“Ke depan, kami melihat proses mencari dan memiliki rumah akan menjadi lebih personal, transparan, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA