"Lebih dari 60 persen penduduk Indonesia berada pada kelompok rentan dan sektor informal, sehingga persoalan perumahan tidak dapat dilepaskan dari kondisi sosial ekonomi," kata Fahri dalam diskusi bertajuk Peluang dan Tantangan Industri Properti 2026 yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di The Hub Sinar Mas Land, Kemarin.
Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2030 serta Program 3 Juta Rumah, pemerintah mendorong penanganan backlog berbasis wilayah, pengembangan hunian vertikal di kawasan perkotaan, serta penguatan ekosistem pembiayaan dan peran BUMN.
Program ini diharapkan tidak hanya menyediakan hunian layak, tetapi juga mendorong pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Pandangan pemerintah, pengembang, dan lembaga pembiayaan
Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman Ditjen Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Kreshnariza Harahap, mengatakan kementeriannya mendorong penyelenggaraan kawasan permukiman yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk menjawab tantangan urbanisasi dan backlog perumahan."Pendekatan kawasan dinilai penting agar pembangunan hunian selaras dengan penyediaan infrastruktur, layanan dasar, serta penguatan ekonomi lokal. Dalam keterbatasan lahan perkotaan, hunian vertikal menjadi solusi strategis yang diminati generasi milenial," jelas dia.
Pengembangan hunian vertikal terjangkau, termasuk melalui dukungan BUMN, diharapkan mampu menekan kawasan kumuh, meningkatkan efisiensi ruang, serta mendorong pembangunan wilayah yang inklusif dan berkeadilan.
Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Hari Ganie, menilai industri properti nasional masih berada dalam tekanan akibat perlambatan ekonomi dan kebijakan yang belum kondusif. Hal ini tercermin dari penurunan signifikan penjualan rumah komersial, meski telah diberikan insentif PPN Ditanggung Pemerintah.
"Selain daya beli yang melemah, ketidakpastian regulasi seperti penerapan Lahan Sawah Dilindungi, PP Tanah Terlantar, serta rencana revisi RTRW di sejumlah daerah dinilai menekan pengembang. Industri properti membutuhkan kepastian kebijakan karena tanah merupakan bahan baku utama dalam pengembangan," kata dia.
Wakil Ketua Umum Bidang Properti Syariah Himperra, Hadiana, menyampaikan bahwa pasar perumahan syariah memiliki peluang besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hunian yang selaras dengan nilai syariah. Konsep perumahan syariah tidak sekadar label, melainkan penerapan standar halal secara menyeluruh dari perolehan lahan hingga akad jual beli.
"Meski berbasis nilai Islam, perumahan syariah tetap menjunjung prinsip inklusivitas dan keberagaman. Dengan transaksi bebas riba, akad yang jelas, serta perlindungan hukum bagi konsumen, perumahan syariah diharapkan menjadi alternatif hunian yang adil, aman, dan berkelanjutan," jelas dia.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengungkapkan BP Tapera mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dan optimistis menghadapi 2026 melalui rencana kerja “SIP 350 Ribu” (Sinergi, Inovasi, dan Promosi). Strategi ini mencakup penguatan peran Bank Pembangunan Daerah serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan asosiasi pengembang.
"Selain KPR kepemilikan, BP Tapera tengah menyiapkan produk pembiayaan renovasi dan pembangunan rumah di atas lahan sendiri bagi MBR yang telah memiliki tanah. Inovasi ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan perumahan yang layak dan berkualitas," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama Pesona Kahuripan Group Angga Budi Kusuma melihat tantangan penyaluran KPR subsidi pada 2026 cukup besar dan pengembang mau tidak mau harus mulai menggarap hunian vertikal.
“Ini sebuah tantangan yang saya optimistis bisa melaluinya. Developer yang selama ini bermain di rumah tapak harus segera belajar bermain di rumah vertikal, walaupun potensi rumah tapak masih sangat besar,” kata Angga.
Optimisme tersebut juga didasari banyaknya kebijakan pemerintah yang pro rakyat. Dari sisi suplai, yang terpenting adalah ketersediaan lahan dan perizinan. Banyak pengembang masih terkendala perizinan sehingga target 2025 seharusnya bisa terlampaui. Ia berharap pada 2026 kendala tersebut dapat diselesaikan dan penjualan meningkat.
Anugerah Forwapera 2026
Ketua Forwapera Erfendi Eka Putra menjelaskan, Forwapera telah memasuki usia ke-20 tahun sejak dibentuk pada 2005 di bawah naungan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang saat itu dipimpin Yusuf Asyari (almarhum)."Anugerah Forwapera sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kolaborasi luar biasa seluruh pemangku kepentingan perumahan, baik tokoh, asosiasi, perusahaan pengembang, hingga proyek-proyek perumahan dan properti terbaik di Tanah Air," jelas dia.
Anugerah ini juga dimaksudkan sebagai dukungan insan pers untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penentuan pemenang dilakukan melalui seleksi, analisis, survei, riset data, serta penilaian akhir oleh dewan juri yang terdiri dari Edo Rusyanto, Lukita Grahadyarini, dan Ahmad Punto.
Forwapera menegaskan peran penting media massa dalam mengawal kebijakan sektor perumahan yang berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dengan sikap kritis konstruktif, berimbang, dan solutif.
Daftar pemenang
Kategori tokoh inspiratif
- Hashim S. Djojohadikusumo – Ketua Satgas Perumahan | Tokoh Pendorong Pembangunan Perumahan
- Agus Harimurti Yudhoyono – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan | Penggerak Kebijakan Perumahan dan Infrastruktur
- Maruarar Sirait – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman | Inisiator Penggerak Ekosistem Perumahan
- Fahri Hamzah – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman | Tokoh Pendorong Peningkatan Akses Hunian Terjangkau
- Suharso Monoarfa – Menteri Perumahan Rakyat 2009–2011 | Pelopor Skema Pembiayaan FLPP
- Panangian Simanungkalit – Pakar Perumahan Paling Inspiratif
- Nixon L.P. Napitupulu – Direktur Utama BTN | CEO Inspiratif Transformasi Perbankan
- Angga Budi Kusuma – Direktur Utama Pesona Kahuripan Group | Figur Inspiratif Perumahan 2026
- Indra Utama – Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk | Figur Penggerak Media & Pemberdayaan Desa
Kategori penghargaan khusus
- DPP REI – Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
- DPP APERSI – Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
- DPP HIMPERRA – Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
- DPP APPERNAS JAYA – Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
- The HUD Institute – Lembaga Kajian Intens Isu Perumahan Rakyat
Kategori pengembang dan proyek properti
Subsidi- Pesona Kahuripan Group – Pengembang Rumah Subsidi Terbaik 2026
- Infiniti Realty – Pengembang Rumah Subsidi Inovatif 2026
- PT Kreasi Prima Nusantara – Pengembang Properti Berkonsep Syariah Terbaik
- Mulia Gading Kencana – Pionir Perumahan Subsidi Bangunan Hijau
- Pondok Banten Indah – Perumahan Subsidi Berkonsep Hunian Klaster Terbaik
- Arsol Land – Rumah Subsidi Kualitas Komersial
Non-Subsidi
- Dwicitra Land – Pengembang Berorientasi Masa Depan Berkelanjutan
- Metland Transyogi – Kawasan Hunian Terbaik di Timur Cibubur
- Grand Residence City – Perumahan dengan Dedikasi terhadap Kualitas di Bekasi
- Metland Cikarang – Kota Mandiri Unggulan Berkonsep Hijau di Cikarang
- Elnino Living Tangerang – Perumahan Berkualitas Berkonsep Smart Living Terjangkau
- Modern Cikande Industrial Estate – Kawasan Industri Unggulan Penopang Ekonomi Nasional
- The Hub Sinar Mas Land – Ruang Komunal Terbaik di Pusat Kota
Kategori perbankan dan lembaga keuangan non-bank
- PT Bank Negara Indonesia Tbk – Bank Inovatif Solusi Hunian Perkotaan & Integrasi Digital
- PT Bank Tabungan Negara Tbk – Bank Paling Konsisten Pembiayaan Rumah Rakyat
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk – Pionir Pembiayaan Hunian Syariah Berkelanjutan
- BP Tapera – Garda Terdepan Realisasi Rumah Bersubsidi
- PT Sarana Multigriya Finansial – Akselerator Pembiayaan Sekunder Perumahan
Kategori Pendukung Industri
- PT Waskita Beton Precast Tbk – Kontributor Tinggi PSN dengan Tata Kelola Berkelanjutan
- PT Nindya Karya – Kontraktor Paling Responsif Hunian Sementara Bencana Sumatera
- PT Tatalogam Lestari – Penggerak Ekosistem Konstruksi Modern Indonesia
- ASAKI – Asosiasi Konsisten Mendukung Program 3 Juta Rumah
- Dody Agoeng (Corporate Secretary Bank Syariah Nasional/BSN) – Figur Humas Sektor Perumahan Terpopuler dan Humanis
- PT Metropolitan Land Tbk – Humas/Marcomm Pengembang Paling Responsif terhadap Media
- Sinar Mas Land – Humas/Marcomm Pengembang Paling Populer
- PT Nindya Karya – Perusahaan Kontraktor Inovatif dalam Program CSR
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News