Bantuan PSU dari pemerintah mendorong pembangunan rumah subsidi. (dok. Kementerian PUPR)
Bantuan PSU dari pemerintah mendorong pembangunan rumah subsidi. (dok. Kementerian PUPR)

Bantuan PSU Tingkatkan Pembangunan Rumah Bersubsidi

Properti sejuta rumah Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 12 Oktober 2019 12:51
Batam: Pemerintah menyalurkan bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) untuk rumah subsidi seperti jalan, lingkungan, penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu. Bantuan tersebut diharapkan membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah dengan harga terjangkau.
 
"Melalui penyaluran bantuan PSU ini kami berharap dapat mendorong pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat Indonesia," ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Batam, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Menurut Khalawi, Kementerian PUPR terus berupaya menggandeng para pengembang di seluruh Indonesia untuk pembangunan PSU. Hal itu dilakukan agar para pengembang lebih bersemangat dalam membangun rumah bersubsidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Khalawi menerangkan pemerintah ingin agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi dapat tinggal dengan nyaman. Adanya jalan lingkungan, saluran air, serta bantuan dari pemerintah diharapkan mampu mewujudkan lingkungan tempat tinggal baik khususnya bagi para generasi muda Indonesia.
 
"Rumah subsidi itu dibangun untuk rakyat agar mereka bisa tinggal dengan layak. Pengembang yang menerima bantuan PSU juga harus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah khususnya rumah bersubsidi. Selain itu, kualitas rumah dan lingkungan serta fasilitas pendukungnya juga harus dijaga sebaik mungkin," katanya.
 
Berdasarkan data yang ada, Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit rumah bersubsidi di Indonesia selama lima tahun mulai 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan runah bersubsidi setiap tahunnya.
 
"Tahun mendatang kami telah mengalokasikan dana sekitar Rp202 miliar untuk pembangunan PSU sebanyak 22.500 unit rumah," kata dia.
 
Sementara itu, pengembang perumahan bersubsidi Fantasy Residence di Batam, Joni Ahmad menyatakan pihaknya siap mendukung program perumahan pemerintah. Menurutnya, adanya PSU dari Kementerian PUPR sangat membantu pengembang untuk membangun rumah untuk masyarakat.
 
"Masyarakat pasti lebih memilih rumah bersubsidi yang jalan lingkungannya rapi. Apalagi di Kota Batam banyak masyarakat yang mencari rumah bersubsidi untuk tempat tinggalnya," jelasnya.
 
Perumahan Fantasy Residence, imbuhnya, berada tidak jauh dari kawasan industri sehingga sangat cocok untuk lokasi pembangunan rumah bersubsidi. Luas perumahan adalah tujuh hektare dan memiliki kapasitas pembangunan rumah bersubsidi sebanyak 700 unit.
 
Harga jual rumah untuk MBR di perumahan tersebut mengikuti harga jual yang telah ditetapkan oleh pemerintah yakni Rp146 juta. "Saat ini kami baru membangun sekitar 30 persen dari luas lahan yang ada atau sekitar 274 unit rumah bersubsidi. Dari angka tersebut kami mendapat bantuan PSU sebanyak 150 unit rumah," paparnya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif