Pemulihan Lombok pascagempa butuh Rp 8,63 triliun
Pekerja menyelesaikan perbaikan dermaga Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Sabtu (8/9/2018). Dermaga yang rusak akibat gempat tersebut adalah akses untuk penyeberangan ke Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat. Antara Foto/Ahmad Subaidi
Jakarta: Kebutuhan dana untuk rekontruksi dan rehabilitasi Lombok dan Sumbawa akibat gempa bumi, diperkirakan sekitar Rp 8,63 triliun. Sedangkan nilai total kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 12 triliun.

"Ini masih kajian cepat. Masih harus diverifikasi lagi," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, dalam rapat penanganan gempa bumi NTB, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/9).


Menurutnya kebutuhan dana untuk pemulihan di seluruh wilayah terdampak gempa sekitar Rp 8,63 triliun. Sebesar lebih dari Rp 3 triliun di antaranya dialokasikan untuk Lombok Utara yang merupakan daerah paling terdampak gempa dengan anggaran sebesar Rp3,09 triliun.

Lombok Barat yang terparah ke dua, membutuhkan Rp 2,08 triliun. Lombok Timur kebutuhan anggaran pemulihan mencapai Rp 798 miliar. Sedangkan wilayah Sumbawa Barat membutuhkan Rp 994 miliar.

"Sumbawa Rp 157 miliar dan Mataram Rp 566 miliar," sambung Willem.


Pasukan zeni TNI AD membersihkan reruntuhan bangunan di Mataram. Di atas lahan tersebut akan dibangun rumah sementara sebagai tempat pengungsi tinggal hingga selesainya pembangunann rumah tahan gempa. Puspen TNI

Total gempa yang terjadi tercatat lebih dari dua ribu kali. Rangkaian gempa terbesar telah  membuat 167.961 rumah rusak yang 32.724 di antaranya sudah terverifikasi sebagai kerusakan berat. Sebanyak 23.899 rumah sudah mendapat SK dari Bupati/Wali Kota setempat untuk dilakukan perbaikan.

Secara total, menurut data BNPB, total kerusakan akibat gempa di NTB per 8 September 2018 sebesar Rp 10,15 triliun. Kerusakan infrastruktur tertinggi terjadi di Lombok Barat sebesar Rp3,59 triliun.

(MI/Putri Rosmalia Octaviyani)
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id