Di tengah stagnasi upah dan kenaikan harga properti yang agresif, momentum finansial tambahan menjadi krusial untuk dimanfaatkan secara strategis. Namun, analisis tren 2023–2025 dari Rumah123 menunjukkan pola perilaku yang menarik.
Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan lonjakan konsumsi ternyata mulai bertransformasi menjadi periode refleksi finansial masyarakat.
Tren “Tunda Beli” dan lonjakan H+2

Lebaran jadi momentum baru beli rumah 2026. Foto: Freepik
Data internal Rumah123 menunjukkan permintaan hunian cenderung melandai selama Ramadan. Penurunan tercatat sebesar 16 persen pada April 2023 dan 8,8 persen pada Maret 2025. Fase ini disebut sebagai periode “tunda beli”, ketika fokus masyarakat terserap pada kebutuhan hari raya.
Baca Juga :
Cara Membeli Rumah untuk Milenial
Namun pola tersebut berbalik signifikan setelah Lebaran. Lonjakan pencarian properti secara konsisten terjadi pada hari kedua hingga ketiga setelah Idulfitri (H+2 hingga H+3).
2023: naik 29,3 persen pada H+3
2024: melonjak 32,8 persen pada H+2
2025: meningkat 29,2 persen pada periode serupa
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menyebut Lebaran kini berfungsi sebagai “reset point” keputusan finansial rumah tangga.
“Berkumpul bersama keluarga besar sering memunculkan kesadaran akan keterbatasan ruang dan kenyamanan. Momen ini mendorong banyak orang mulai serius mempertimbangkan kepemilikan rumah,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Maret 2026.
THR jadi katalis uang muka

Lebaran jadi momentum baru beli rumah 2026. Foto: Freepik
Rumah123 menilai Tunjangan Hari Raya (THR) mulai dipandang bukan sekadar dana konsumsi musiman, melainkan sebagai modal awal pembentukan ekuitas properti.
Masyarakat disarankan mengalokasikan minimal 30 persen dari total THR ke rekening terpisah untuk dana uang muka (DP). Jika dikombinasikan dengan penghematan pengeluaran gaya hidup tersier, strategi ini dinilai realistis untuk mengejar DP rumah, terutama di wilayah penyangga kota besar.
Melihat pola berulang dalam tiga tahun terakhir, periode pascalebaran 2026 diproyeksikan kembali menjadi momentum strategis bagi industri properti. Melalui platform digitalnya, Rumah123 optimistis dapat memfasilitasi kebutuhan hunian masyarakat yang semakin matang dalam mengambil keputusan finansial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News