Perumahan subsidi yang dibangun pemerintah. Foto: Kementerian PKP
Perumahan subsidi yang dibangun pemerintah. Foto: Kementerian PKP

Target Rumah Subsidi Naik, Pengembang Diminta Proaktif

Rizkie Fauzian • 21 April 2026 15:09
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah mendorong pengembang lebih proaktif untuk mempercepat pembangunan perumahan nasional.
  • Program rumah subsidi kini lebih inklusif, menyasar masyarakat dengan penghasilan tetap dan tidak tetap.
  • Target pembangunan rumah subsidi meningkat menjadi 350.000 unit dengan dukungan lintas sektor.
Jakarta: Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan perumahan nasional melalui kolaborasi erat dengan para pengembang. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menekankan pentingnya sikap proaktif dari pelaku usaha dalam mengatasi berbagai hambatan di lapangan.
 
Ia menilai pemahaman terhadap regulasi serta komunikasi terbuka dengan pemerintah menjadi kunci untuk mempercepat realisasi program perumahan.
 
“Sangat penting bagi pengusaha untuk memahami aturan dan menyampaikan kendala yang ada di lapangan, termasuk terkait perizinan,” ujar dia dikutip dari Antara, Selasa, 21 Maret 2026.

Menurut Ara, sinergi antara pemerintah dan pengembang harus berjalan terbuka demi mencapai tujuan bersama, yakni menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
 
Ia menegaskan, meski pemerintah dan pengusaha memiliki kepentingan berbeda, keduanya tetap harus berkolaborasi untuk hasil yang optimal.

Rumah subsidi lebih inklusif

Pemerintah kini menerapkan pendekatan yang lebih inklusif dalam penyediaan rumah subsidi. Program tidak hanya menyasar masyarakat berpenghasilan tetap, tetapi juga mereka dengan penghasilan tidak tetap.
 
Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar akses kepemilikan rumah semakin luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
Selain itu, pemerintah juga mulai menerapkan pendekatan segmentasi agar penyaluran rumah subsidi lebih tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan profesi masyarakat di berbagai daerah.

Target rumah subsidi naik signifikan

Dalam waktu relatif singkat, pemerintah telah meningkatkan target pembangunan rumah subsidi menjadi 350.000 unit.
 
Dukungan dari sektor perbankan serta lembaga standardisasi dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan dan kualitas hunian.
 
Kementerian PKP optimistis, dengan koordinasi yang semakin intensif, berbagai kendala dapat diatasi sehingga program perumahan nasional berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan