Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR
Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR

Penataan Kawasan Pura Besakih Rampung 2023

Properti Cagar Budaya Kementerian PUPR Penataan kawasan wisata
Rizkie Fauzian • 07 Mei 2022 14:23
Bali: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan penataan Kawasan Pura Agung Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali. Penataan dilakukan sebagai upaya pelindungan kawasan cagar budaya Pura Agung Besakih yang merupakan pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia. 
Penataan Kawasan Pura Besakih Rampung 2023
Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR
 
Menteri Basuki mengatakan pekerjaan fisik penataan kawasan tidak akan menyentuh area bangunan utama Pura Besakih yang digunakan sebagai tempat ibadah. Penataan kawasan ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata.
Penataan Kawasan Pura Besakih Rampung 2023
Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR
 
"Pada saat upacara besar pengunjungnya akan sangat ramai, sehingga perlu dibuat jalur masuk dan keluar yang berbeda disamping pengaturan sirkulasi jalan. Hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 7 Mei 2022.
Penataan Kawasan Pura Besakih Rampung 2023
Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali I Nyoman Sutresna mengatakan pekerjaan dilakukan pada dua area, yaitu area Bencingah dan area Manik Mas yang ditargetkan selesai konstruksinya pada akhir 2022 dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada 2023. 
 
"Kementerian PUPR akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali selaku pengelola nantinya," kata Nyoman.
Penataan Kawasan Pura Besakih Rampung 2023
Penataan kawasan dan pembangunan di Pura Besakih Bali Foto: Kementerian PUPR
 
Lingkup pekerjaan di Area Manik Mas yakni pekerjaan gedung parkir beserta connecting, jalan baru, dan dinding penahan tanah. Sedangkan pekerjaan di area Bencingah mencakup bangunan kios besar,kios kecil, bale pasandekan, bale gong, bangunan powerhouse, dan jalan baru.
 
Pekerjaan fisik dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai kontraktor pelaksana dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku manajemen konstruksi dengan biaya APBN sebesar Rp378,4 miliar. 

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif