Kementerian PUPR siapkan 165 ribu hektare lahan jadi lumbung pangan baru. Foto: Shutterstock
Kementerian PUPR siapkan 165 ribu hektare lahan jadi lumbung pangan baru. Foto: Shutterstock

Kementerian PUPR Garap Lahan di Kalteng Jadi Food Estate

Properti pertanian lahan pertanian Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 10 Juni 2020 18:47
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan 165 ribu hektare (ha) lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan baru.
 
"Lahan ini akan mulai kita kerjakan mulai 2020 ini sampai 2022. Targetnya pada 2022 lahan seluas 165 ribu ha sudah bisa dioptimalkan produksinya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Juni 2020.
 
Adapun dari 165 ribu ha lahan tersebut, 85.500 ha merupakan lahan fungsional yang sudah digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya. Sementara 79.500 ha sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari 85.500 ha lahan fungsional, sekitar 28.300 ha yang kondisi irigasinya baik. Sementara 57.200 ha lahan lainnya diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi dalam rangka program food estate dengan total kebutuhan anggaran Rp1,05 triliun.
 
Rehabilitasi ini dikerjakan secara bertahap mulai dari 2020-2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare, pada 2021 seluas 33.335 ha dan 2022 seluas 22.655 ha senilai Rp497,2 miliar.
 
Menurutnya, pengembangan program food estate ini akan dilakukan bersama Kementerian BUMN melalui skema investasi. Kementerian PUPR mengembangkan sarana dan prasarana dasar seperti perbaikan saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer.
 
"Sementara Kementerian BUMN bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan teknologi olah tanamnya sehingga bisa menghasilkan produksi yang lebih baik. Diharapkan dari satu hektare lahan tersebut akan meningkatkan produktivitas padi sebesar dua ton," jelasnya.
 
Hal tersebut dilakukan untuk mendukung Pemerintah dalam menciptakan kawasan yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, dan peternakan atau food estate guna menjamin kebutuhan dan ketahanan pangan Nasional. Food estate ini merupakan suatu daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia.
 
Lokasi lumbung pangan baru yang juga merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Tahun 2020 hingga 2024 tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.
 
Program ini juga merupakan prioritas kedua setelah pengembangan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang.
 

(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif