Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa kepemilikan rumah tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki gaji tetap. Menurutnya, arahan Prabowo Subianto menekankan pentingnya kehadiran negara untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Masyarakat dengan penghasilan non fixed income, seperti pelaku UMKM dan pekerja sektor informal, juga harus difasilitasi agar dapat memiliki rumah melalui skema pembiayaan yang inklusif,” ujar Maruarar dikutip dari Antara, Rabu, 29 April 2026.
Hunian layak dan strategis
Selain akses pembiayaan, pemerintah juga menyoroti pentingnya lokasi hunian yang strategis. Rumah diharapkan berada dekat fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, serta pusat aktivitas ekonomi agar dapat menunjang kualitas hidup penghuninya.Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang selama ini kerap menghadapi kendala dalam mengakses pembiayaan perumahan formal.
Skema pembiayaan semakin terjangkau
Kemudahan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat agar bisa mendapatkan rumah dengan bunga rendah, uang muka ringan, dan tenor panjang.Selain itu, ada juga Kredit Program Perumahan (KPP) yang menyasar pelaku UMKM. Skema ini memberikan pembiayaan modal kerja maupun investasi guna mendukung sektor perumahan.
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses perbankan kini dapat memiliki rumah sendiri.
Maruarar juga mengapresiasi keberhasilan program subsidi yang telah menjangkau berbagai profesi, mulai dari tenaga kependidikan, asisten rumah tangga, hingga pedagang kecil.
Ke depan, pemerintah akan terus mendorong penguatan program pembiayaan agar semakin inklusif dan tepat sasaran.
Langkah pemerintah membuka akses kepemilikan rumah bagi pekerja informal menjadi sinyal positif bagi sektor perumahan. Dengan dukungan pembiayaan yang fleksibel dan terjangkau, impian memiliki rumah kini bukan lagi milik segelintir orang, melainkan semakin dekat bagi banyak kalangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News