Pembangunan rumah subsidi. Foto: Kementerian PKP
Pembangunan rumah subsidi. Foto: Kementerian PKP

Pekerja Informal Kini Bisa Punya Rumah, Ini Skemanya

Rizkie Fauzian • 29 April 2026 16:49
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah membuka akses kepemilikan rumah bagi pekerja informal dan pelaku UMKM.
  • Skema pembiayaan seperti FLPP dan KPP menawarkan bunga rendah dan cicilan terjangkau.
  • Hunian diharapkan dekat fasilitas umum untuk menunjang kualitas hidup masyarakat.
Jakarta: Harapan memiliki rumah kini semakin terbuka bagi pekerja sektor informal dan pelaku UMKM. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan pembiayaan yang inklusif agar masyarakat dengan penghasilan tidak tetap tetap bisa memiliki hunian layak.
 
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa kepemilikan rumah tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki gaji tetap. Menurutnya, arahan Prabowo Subianto menekankan pentingnya kehadiran negara untuk seluruh lapisan masyarakat.
 
“Masyarakat dengan penghasilan non fixed income, seperti pelaku UMKM dan pekerja sektor informal, juga harus difasilitasi agar dapat memiliki rumah melalui skema pembiayaan yang inklusif,” ujar Maruarar dikutip dari Antara, Rabu, 29 April 2026.

Hunian layak dan strategis

Selain akses pembiayaan, pemerintah juga menyoroti pentingnya lokasi hunian yang strategis. Rumah diharapkan berada dekat fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, serta pusat aktivitas ekonomi agar dapat menunjang kualitas hidup penghuninya.
 
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang selama ini kerap menghadapi kendala dalam mengakses pembiayaan perumahan formal.

Skema pembiayaan semakin terjangkau

Kemudahan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat agar bisa mendapatkan rumah dengan bunga rendah, uang muka ringan, dan tenor panjang.

Selain itu, ada juga Kredit Program Perumahan (KPP) yang menyasar pelaku UMKM. Skema ini memberikan pembiayaan modal kerja maupun investasi guna mendukung sektor perumahan.
 
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses perbankan kini dapat memiliki rumah sendiri.
 
Maruarar juga mengapresiasi keberhasilan program subsidi yang telah menjangkau berbagai profesi, mulai dari tenaga kependidikan, asisten rumah tangga, hingga pedagang kecil.
 
Ke depan, pemerintah akan terus mendorong penguatan program pembiayaan agar semakin inklusif dan tepat sasaran.
 
Langkah pemerintah membuka akses kepemilikan rumah bagi pekerja informal menjadi sinyal positif bagi sektor perumahan. Dengan dukungan pembiayaan yang fleksibel dan terjangkau, impian memiliki rumah kini bukan lagi milik segelintir orang, melainkan semakin dekat bagi banyak kalangan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan