NEWS
Bukan Cuma untuk Pakaian, Batik Kini Hadir sebagai Elemen Interior
Rizkie Fauzian
Kamis 24 September 2026 / 11:34
- AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living memasuki tahun kedua dengan tambahan barstool dan kitchen stool untuk area kitchen dan dining.
- Amanda Hartanto dan Vinoti Living menghadirkan Ruang Setaman yang membawa batik, sulaman, dan kriya Indonesia ke dalam aksesori interior.
- Dua kolaborasi tersebut menunjukkan penerapan unsur desain dan craftsmanship Indonesia dalam ruang modern yang lebih personal.
Tangerang: Desain interior kini tidak hanya soal memilih furnitur yang sesuai dengan gaya ruang. Unsur personal, warna, tekstur, hingga kekayaan kriya lokal juga semakin banyak diterapkan untuk membentuk karakter hunian.
Pendekatan tersebut terlihat dalam dua kolaborasi yang diperkenalkan Vinoti Living melalui desainer Indonesia. AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living memasuki tahun keduanya dengan tambahan produk baru, sementara kolaborasi bersama Amanda Hartanto menghadirkan batik sebagai bagian dari aksesori interior.
Keduanya menunjukkan bagaimana elemen desain dan kriya Indonesia dapat diterapkan dalam ruang modern tanpa harus menghilangkan karakter aslinya.
Kedua produk tersebut sebelumnya diperkenalkan dalam rangkaian Indonesia Design Week 2026 dan melengkapi koleksi untuk area kitchen dan dining. Desainnya tetap mengedepankan fungsi, proporsi, serta kenyamanan.
Dalam talk show di Vinoti Living Store, Indonesia Design District (IDD) PIK 2, Anita Boentarman menjelaskan pendekatan desain yang diterapkan pada koleksinya.
Menurut dia, furnitur tidak harus terpaku pada satu gaya interior. Warna, material, artwork, tekstil, hingga benda personal yang sudah dimiliki penghuni dapat memberikan interpretasi berbeda terhadap sebuah produk.
Dengan pendekatan tersebut, satu furnitur dapat ditempatkan dalam ruang dengan karakter yang berbeda, mulai dari interior understated dan kontemporer hingga ruang yang lebih ekspresif dan penuh warna.
Karakter desain Anita juga banyak dipengaruhi oleh kesehariannya yang dekat dengan gaya hidup aktif dan kecintaannya terhadap craftsmanship Indonesia. Pengaruh tersebut diterjemahkan melalui permainan warna, tekstur, material, dan proporsi dengan sentuhan lokal dalam bahasa desain yang lebih kontemporer.
Sementara itu, Vinoti Living juga berkolaborasi dengan Amanda Hartanto, desainer tekstil dan fesyen di balik Amanda Hartanto Batik, menghadirkan Ruang Setaman.
Koleksi ini membawa batik ke dalam konteks home living melalui sejumlah aksesori interior. Batik tidak lagi hanya ditempatkan sebagai material busana, tetapi diterapkan melalui permainan tekstur, warna, motif, dan detail kerajinan tangan.
Terinspirasi dari flora Indonesia, warisan budaya, serta kehidupan modern, Ruang Setaman memadukan batik tulis, sulaman bunga buatan tangan, manik-manik, kanvas, dan berbagai elemen tekstil.
Motif floral kemudian diterapkan dalam beberapa bentuk, seperti wall art, decorative cushion, hingga table runner. Penggunaannya dapat menjadi aksen maupun focal point dalam sebuah ruangan.
Karakter material juga menjadi bagian penting dari koleksi tersebut. Batik tulis memberikan kedalaman pada pola, sedangkan sulaman dan aplikasi manik-manik menambahkan dimensi serta tekstur yang dapat terlihat lebih jelas dari dekat.
Pada ruang keluarga, misalnya, elemen flora dapat digunakan melalui wall art dan decorative cushion untuk memberikan aksen visual. Sementara di area dining atau console, table runner dan art piece dapat digunakan sebagai lapisan detail tanpa membuat ruang terasa terlalu penuh.
Dua kolaborasi tersebut memperlihatkan pendekatan yang berbeda dalam membawa unsur Indonesia ke dalam hunian. AB Collection menerjemahkan karakter desain melalui furnitur, sedangkan Ruang Setaman menggunakan tekstil dan kriya sebagai elemen dekoratif.
Keduanya sama-sama menempatkan unsur lokal dalam konteks ruang yang lebih modern dan personal, sehingga produk tidak hanya menjadi pelengkap ruangan, tetapi dapat berinteraksi dengan karakter penghuni dan interior di sekitarnya.
Koleksi AB Collection, termasuk barstool dan kitchen stool terbaru, serta Ruang Setaman dapat ditemukan di Vinoti Living Store, Indonesia Design District, PIK 2. (Syarifah Komalasari)
(KIE)
Pendekatan tersebut terlihat dalam dua kolaborasi yang diperkenalkan Vinoti Living melalui desainer Indonesia. AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living memasuki tahun keduanya dengan tambahan produk baru, sementara kolaborasi bersama Amanda Hartanto menghadirkan batik sebagai bagian dari aksesori interior.
Keduanya menunjukkan bagaimana elemen desain dan kriya Indonesia dapat diterapkan dalam ruang modern tanpa harus menghilangkan karakter aslinya.
Furnitur yang Mengikuti Karakter Ruang
Memasuki satu tahun perjalanannya, AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living memperkenalkan tambahan koleksi berupa barstool dan kitchen stool.Kedua produk tersebut sebelumnya diperkenalkan dalam rangkaian Indonesia Design Week 2026 dan melengkapi koleksi untuk area kitchen dan dining. Desainnya tetap mengedepankan fungsi, proporsi, serta kenyamanan.
Dalam talk show di Vinoti Living Store, Indonesia Design District (IDD) PIK 2, Anita Boentarman menjelaskan pendekatan desain yang diterapkan pada koleksinya.
Menurut dia, furnitur tidak harus terpaku pada satu gaya interior. Warna, material, artwork, tekstil, hingga benda personal yang sudah dimiliki penghuni dapat memberikan interpretasi berbeda terhadap sebuah produk.
Dengan pendekatan tersebut, satu furnitur dapat ditempatkan dalam ruang dengan karakter yang berbeda, mulai dari interior understated dan kontemporer hingga ruang yang lebih ekspresif dan penuh warna.
Karakter desain Anita juga banyak dipengaruhi oleh kesehariannya yang dekat dengan gaya hidup aktif dan kecintaannya terhadap craftsmanship Indonesia. Pengaruh tersebut diterjemahkan melalui permainan warna, tekstur, material, dan proporsi dengan sentuhan lokal dalam bahasa desain yang lebih kontemporer.
Batik Hadir sebagai Elemen Interior
Batik dalam elemen interior. Foto: Istimewa
Sementara itu, Vinoti Living juga berkolaborasi dengan Amanda Hartanto, desainer tekstil dan fesyen di balik Amanda Hartanto Batik, menghadirkan Ruang Setaman.
Koleksi ini membawa batik ke dalam konteks home living melalui sejumlah aksesori interior. Batik tidak lagi hanya ditempatkan sebagai material busana, tetapi diterapkan melalui permainan tekstur, warna, motif, dan detail kerajinan tangan.
Terinspirasi dari flora Indonesia, warisan budaya, serta kehidupan modern, Ruang Setaman memadukan batik tulis, sulaman bunga buatan tangan, manik-manik, kanvas, dan berbagai elemen tekstil.
Motif floral kemudian diterapkan dalam beberapa bentuk, seperti wall art, decorative cushion, hingga table runner. Penggunaannya dapat menjadi aksen maupun focal point dalam sebuah ruangan.
Karakter material juga menjadi bagian penting dari koleksi tersebut. Batik tulis memberikan kedalaman pada pola, sedangkan sulaman dan aplikasi manik-manik menambahkan dimensi serta tekstur yang dapat terlihat lebih jelas dari dekat.
Pada ruang keluarga, misalnya, elemen flora dapat digunakan melalui wall art dan decorative cushion untuk memberikan aksen visual. Sementara di area dining atau console, table runner dan art piece dapat digunakan sebagai lapisan detail tanpa membuat ruang terasa terlalu penuh.
Dua kolaborasi tersebut memperlihatkan pendekatan yang berbeda dalam membawa unsur Indonesia ke dalam hunian. AB Collection menerjemahkan karakter desain melalui furnitur, sedangkan Ruang Setaman menggunakan tekstil dan kriya sebagai elemen dekoratif.
Keduanya sama-sama menempatkan unsur lokal dalam konteks ruang yang lebih modern dan personal, sehingga produk tidak hanya menjadi pelengkap ruangan, tetapi dapat berinteraksi dengan karakter penghuni dan interior di sekitarnya.
Koleksi AB Collection, termasuk barstool dan kitchen stool terbaru, serta Ruang Setaman dapat ditemukan di Vinoti Living Store, Indonesia Design District, PIK 2. (Syarifah Komalasari)
(KIE)