BEAUTY

Trik Pakai Lulur Lokal yang Bener Biar Auto Bening & Bebas Daki

Yatin Suleha
Minggu 18 Oktober 2026 / 11:05
Ringkasnya gini..
  • Punya koleksi lulur lokal yang wangi dan harganya ramah di kantong memang bikin happy.
  • Tapi tunggu dulu, bestie udah rajin luluran kok rasanya kulit masih gitu-gitu aja?
  • Biar racikan body scrub lokal favorit kamu bekerja maksimal intip step-by-stepnya yuk!
Jakarta: Punya koleksi lulur lokal yang wangi dan harganya ramah di kantong memang bikin happy. Tapi tunggu dulu, bestie udah rajin luluran kok rasanya kulit masih gitu-gitu aja?

Atau malah jadi makin kering dan iritasi? Nah, bisa jadi cara pakai kamu yang masih keliru! Luluran itu ada art-nya tersendiri lho. 

Biar racikan body scrub lokal favorit kamu bekerja maksimal—hempas daki membandel tanpa bikin kulit perih—yuk intip step-by-step luluran yang bener berikut ini!
   

1. Basahi kulit dulu pakai air hangat (pre-wet)


Kesalahan paling umum anak muda zaman now adalah main hantam lulur langsung ke kulit yang super kering. Mandi atau bilas badan pakai air hangat sebentar membantu membuka pori-pori dan melunakkan tumpukan daki serta sel kulit mati. 

Biarkan kulit agak basah atau lembap sebelum diolesi lulur karena selain bikin scrub lebih mudah diratakan, cara ini mencegah rasa perih akibat gesekan scrub.
 

2. Balur lulur secukupnya dan diamkan 2–3 menit


Jangan langsung digosok begitu ditaruh di kulit ya, kasih waktu buat kandungan pencerah di lulur lokal kamu (seperti Bengkoang, Niacinamide, Glutathione, atau AHA-BHA) buat bekerja. 

Ratakan lulur ke seluruh tubuh, terutama di area lipatan atau bagian yang rawan gelap seperti siku, lutut, dan leher. 

Diamkan sekitar 2 sampai 3 menit sampai tekstur lulurnya agak setengah kering agar kotoran dan daki mulai terikat sempurna.
 

3. Gosok perlahan pakai gerakan memutar

 
cara lulur yang benar (2)
(Menggosok tubuh dengan scrub membantu meluruhkan tumpukan daki ini secara efektif sehingga kulit terasa jauh lebih bersih dan tidak kusam. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Pas bagian ngengosok ini, pliss jangan pakai tenaga dalam ya karena kulit kamu bukan wajan dapur yang harus disikat kencang-kencang. 

Gunakan jari jemari dengan gerakan memutar (circular motion) secara perlahan untuk merontokkan daki sekaligus memperlancar sirkulasi darah. 

Fokuskan di area lipatan tubuh, dan kalau merasa terlalu kering, kamu bisa percikkan sedikit air biar proses penggosokan makin mulus.
 

4. Bilas sampai bersih dan hindari sabun licin


Setelah daki rontok berjatuhan, bilas seluruh tubuh pakai air bersih suhu ruang buat menutup pori-pori kembali. Kalau lulur lokal kamu jenis lulur mandi yang sudah ada busanya, kamu gak perlu pakai sabun lagi. 

Tapi kalau jenis body scrub yang kental atau berminyak, kamu bisa pakai body wash yang lembut biar gak meninggalkan rasa lengket berlebih.
 

5. Kunci kelembapan pakai body lotion atau body serum


Ini dia step pamungkas yang gak boleh di-skip karena setelah eksfoliasi, kulit kamu berada dalam kondisi paling bersih sekaligus rawan kehilangan kelembapan. 

Langsung aplikasikan body lotion, body serum, atau body butter favorit kamu maksimal 3 menit setelah selesai mandi pas kulit masih setengah lembap. 

Hasil akhirnya kulit gak cuma bakal kelihatan lebih cerah dan bebas daki, tapi juga kenyal, halus bak perosotan, plus wangi seharian!
   

Note cantik!


Cukup lakukan ritual luluran ini 2–3 kali seminggu saja ya, Bestie! Jangan tiap hari biar skin barrier tubuh kamu gak tipis atau iritasi. Gimana, siap buat cobain routine luluran yang bener nanti malam?

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH