Tecla dibangun menggunakan tanah liat. Foto:  Iago Corazza
Tecla dibangun menggunakan tanah liat. Foto: Iago Corazza

Tecla, Rumah Cetak 3D yang Dibangun 200 Jam

Properti Bangunan unik Rumah Unik Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 19 April 2021 19:09
Ravenna: Arsitek Mario Cucinella baru saja meresmikan sebuah bangunan bernama Tecla yang dibuat dengan cetak tiga dimensi (3D). Fasad bangunan dibuat menggunakan tanah liat yang dengan cetak 3D.
 
Tecla merupakan sebuah rumah seluas 59 meter persegi yang berada di kota Ravenna, Italia. Nama Tecla terinspirasi dari seorang penulis Italia bernama Italo Calvino tentang kota fiksi bernama Thekla. 
Tecla, Rumah Cetak 3D yang Dibangun 200 Jam
Meski bukan rumah mewah, namun bangunan ini menggunakan teknologi revolusioner perusahaan percetakan 3D WASP. Cetakannya mampu membangun hunian unik, yang menawarkan kamar tidur, ruang tamu, dan kamar mandi, hanya dalam 200 jam.
 
Meski pembangunan dilakukan oleh 'printer', namun arsitek yang terampil adalah otak dari pembuatan Tecla. Pembuatan rumah cetak 3D ini dilakukan dengan hati-hati untuk mengatur setiap detail ruang yang rumit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penggunaan tanah liat sebagai bahan utama dalam proses pembangunan dianggap sebagai bentuk kesederhanaan dan menciptakan rasa kohesi antara eksterior dan interior rumah. Belum lagi, materi ini dianggap lebih ramah lingkungan.
Tecla, Rumah Cetak 3D yang Dibangun 200 Jam
Bahan alami yang digunakan juga sangat mudah ditemui di sekitar, biaya lebih murah dan dinilai lebih efisien dan berkelanjutan. Menggunakan unsur alam juga memiliki banyak manfaat.
 
Misalnya, jenis tanah liat yang digunakan sebagai bahan utama Tecla memiliki fungsi sebagai penyeimbang massa termal dan ventilasi dinding. Dengan kata lain, tidak perlu AC atau tungku karena Tecla mahir menjaga iklim.
Tecla, Rumah Cetak 3D yang Dibangun 200 Jam
Interiornya memiliki dinding lengkung yang lembut dan minimalis, namun mewakili gaya klasik Romanesque, Baroque, dan neoklasik. Ada kehangatan di seluruh ruang kecil yang cocok untuk perabotan khusus. 
 
Cucinella mengatakan bahwa menggunakan bahan alami untuk membangun struktur tidaklah revolusioner, itu sebenarnya adalah praktik kuno. Revolusi desainnya adalah kombinasi dari tradisi kuno dan teknologi kontemporer untuk menciptakan sesuatu yang indah.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif