ARSITEKTUR

Lorong Rumah Sempit Bisa Jadi Area Cuci Jemur, Ini 5 Idenya

Rizkie Fauzian
Selasa 13 Oktober 2026 / 21:22
Ringkasnya gini..
  • Lorong rumah yang sempit dapat dimanfaatkan sebagai area cuci jemur dengan menempatkan mesin cuci, rak vertikal, dan jemuran lipat secara efisien.
  • Atap kaca, kabinet kayu bergaya Southern, dan jemuran lipat di dinding menjadi beberapa pilihan desain area laundry untuk rumah berlahan terbatas.
  • Agar area cuci jemur tetap nyaman, perhatikan ventilasi, saluran pembuangan air, lantai antiselip, serta penataan perlengkapan laundry.
Jakarta: Lorong rumah dengan lahan terbatas dapat dimanfaatkan sebagai area cuci jemur agar penggunaan ruang lebih efisien. Penataannya bisa disesuaikan dengan luas lorong, mulai dari penempatan mesin cuci hingga pemilihan jemuran yang tidak menghalangi akses penghuni.

Bentuk lorong yang memanjang memungkinkan mesin cuci, rak penyimpanan, dan jemuran ditempatkan dalam satu area. Dengan penataan yang tepat, lorong dapat berfungsi sebagai tempat mencuci sekaligus menyimpan perlengkapan laundry tanpa membutuhkan ruangan khusus.

Untuk menghemat tempat, penghuni bisa memanfaatkan rak vertikal, jemuran lipat, atau ruang di atas mesin cuci. Berikut lima inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah yang bisa diterapkan.

Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah 

1. Area Cuci Jemur dengan Rak Vertikal

Area Cuci Jemur di Lorong dengan Rak Vertikal
Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah. Foto: AI

Rak vertikal dapat dipasang di atas atau di samping mesin cuci untuk menyimpan deterjen, pelembut pakaian, dan perlengkapan laundry lainnya. Penataan ini membantu menjaga lantai lorong tetap lapang.

Jemuran gantung atau bertingkat juga bisa digunakan untuk memaksimalkan ruang ke arah atas. Pastikan posisi rak dan jemuran tidak terlalu rendah agar aktivitas mencuci tetap nyaman dan akses di lorong tidak terganggu.

2. Area Cuci Jemur Bernuansa Putih

Area Cuci Jemur di Lorong Warna Putih
Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah. Foto: AI

Warna putih pada dinding, rak, dan kabinet dapat membuat area cuci jemur terlihat lebih terang. Warna ini juga membantu menciptakan kesan lapang, terutama jika lorong memiliki lebar terbatas.

Agar tidak terlihat monoton, tambahkan aksen warna lembut melalui keranjang pakaian, gantungan baju, atau wadah perlengkapan laundry. Pilih perabot dengan desain sederhana agar area tetap terlihat rapi.

3. Area Cuci Jemur dengan Atap Kaca

Area Cuci Jemur di Lorong Atap Kaca
Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah. Foto: AI

Atap kaca atau material transparan dapat dimanfaatkan untuk memasukkan cahaya alami ke area cuci jemur. Pencahayaan yang cukup membantu lorong terasa lebih terang pada siang hari.

Mesin cuci dan rak penyimpanan dapat ditempatkan di sepanjang salah satu dinding, sedangkan jemuran dipasang di bagian atas. Namun, atap perlu dirancang dengan baik agar mampu menahan hujan dan mengurangi panas berlebih.

Jika area tersebut juga digunakan untuk menjemur pakaian, pastikan sirkulasi udara tetap memadai. Atap kaca tidak otomatis membuat pakaian cepat kering apabila udara lembap atau aliran udara terbatas.
   

4. Area Cuci Jemur Bergaya Southern

Area Cuci Jemur di Lorong Bergaya Southern
Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah. Foto: AI

Gaya Southern dapat diterapkan melalui penggunaan kabinet kayu bernuansa klasik, warna hangat, dan detail dekoratif sederhana. Kabinet di sekitar mesin cuci bisa digunakan untuk menyimpan perlengkapan laundry agar tidak terlihat berantakan.

Untuk menghemat ruang, gunakan jemuran yang dipasang di langit-langit dengan sistem kerekan atau pulley. Jemuran dapat diturunkan ketika digunakan dan dinaikkan kembali setelah selesai.

Perpaduan kabinet kayu dan jemuran gantung membuat area cuci jemur terlihat lebih tertata tanpa memenuhi lantai lorong.

5. Area Cuci Jemur dengan Jemuran Lipat di Dinding

Area Cuci Jemur di Lorong dengan Jemuran Dinding Pull-Down
Inspirasi desain area cuci jemur di lorong rumah. Foto: AI

Jemuran lipat yang dipasang di dinding cocok untuk lorong sempit karena dapat dilipat kembali setelah digunakan. Dengan begitu, area berjalan tetap terbuka ketika tidak ada pakaian yang dijemur.

Model ini dapat ditempatkan berdekatan dengan mesin cuci agar proses mencuci dan menjemur lebih praktis. Pilih rangka yang kuat dan sesuaikan ukuran jemuran dengan lebar lorong supaya pakaian tidak menghalangi akses.

Tips Menata Area Cuci Jemur di Lorong Rumah

Untuk mengoptimalkan ruang, pilih mesin cuci dengan ukuran yang sesuai dengan lebar lorong. Mesin cuci bukaan depan dapat menjadi pilihan jika bagian atasnya ingin dimanfaatkan untuk menempatkan rak atau meja lipat.

Gunakan rak dinding dan keranjang bertingkat untuk menyimpan deterjen serta memisahkan pakaian kotor dan bersih. Sementara itu, jemuran lipat atau gantung dapat membantu menjaga lantai tetap lapang.

Perhatikan juga kondisi lantai dan saluran pembuangan air. Area cuci jemur rentan basah sehingga sebaiknya menggunakan lantai bertekstur antiselip dan memastikan air mengalir dengan baik agar tidak menggenang.

Terakhir, pastikan lorong memiliki ventilasi yang memadai. Aliran udara membantu proses pengeringan pakaian sekaligus mengurangi kelembapan yang dapat memicu bau apek dan pertumbuhan jamur. (Syarifah Komalasari)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH