ARSITEKTUR
5 Ide Wall Moulding Ruang Tamu yang Bikin Dinding Lebih Menarik
Rizkie Fauzian
Kamis 01 Oktober 2026 / 15:16
- Wall moulding dapat menambah tekstur dan dimensi pada dinding ruang tamu tanpa membutuhkan banyak dekorasi tambahan.
- Lima model wall moulding yang bisa menjadi inspirasi antara lain pola garis, geometris, diamond, klasik, dan chevron.
- Pemilihan wall moulding sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ruangan, kondisi dinding, dan konsep interior rumah.
Jakarta: Dinding ruang tamu dapat dipercantik dengan menambahkan detail seperti wall moulding. Elemen dekoratif ini dapat memberikan tekstur dan dimensi sehingga dinding terlihat lebih menarik tanpa perlu menambahkan banyak hiasan.
Wall moulding juga dapat digunakan untuk menegaskan batas antararea di dalam rumah atau menyamarkan kekurangan tertentu pada permukaan dinding. Material yang digunakan cukup beragam, mulai dari kayu solid, MDF, PVC, hingga gypsum.
Setiap material memiliki karakter berbeda sehingga model wall moulding dapat disesuaikan dengan kondisi dinding dan konsep interior rumah.
Jika tertarik mengaplikasikannya di ruang tamu, berikut beberapa model wall moulding yang dapat menjadi inspirasi.
Model ini menggunakan lis berbentuk garis yang dipasang pada sebagian area dinding ruang tamu. Garis dapat dibuat dalam beberapa kelompok dengan jumlah dan jarak yang berbeda.
Penempatan pola secara vertikal juga dapat memberikan kesan dinding yang lebih tinggi. Karena sebagian besar permukaan dibiarkan polos, detail wall moulding menjadi elemen yang cukup menonjol tanpa membuat ruangan terlihat terlalu ramai.
Model geometris memadukan berbagai bentuk seperti garis, segitiga, persegi, dan trapesium. Bentuk-bentuk tersebut dapat disusun menjadi pola tertentu dan diberi kombinasi warna.
Penggunaan dua warna, misalnya putih dan hijau tua, dapat membuat pola lebih terlihat. Model ini cocok bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan dinding dengan tampilan lebih dinamis.
Pola diamond atau wajik berukuran besar dapat diterapkan pada dinding ruang tamu untuk menciptakan detail dekoratif yang sederhana.
Bagian dalam setiap pola dapat dibiarkan polos sehingga dinding tidak terlihat terlalu penuh. Model ini dapat menjadi pilihan untuk ruang tamu dengan konsep minimalis modern.
Model klasik dapat dibuat menggunakan lis dengan detail sederhana pada bagian sudut dan bidang dinding. Warna seperti putih, beige, abu-abu, atau biru navy dapat digunakan sesuai dengan konsep interior.
Meski memiliki detail klasik, model ini tetap dapat dipadukan dengan furnitur bergaya modern untuk menciptakan tampilan yang lebih seimbang.
Motif chevron menggunakan susunan lis yang membentuk pola zig-zag. Lis dengan ukuran cukup tebal dan jarak yang lebar dapat digunakan agar pola tetap terlihat jelas tanpa membuat permukaan dinding terlalu padat.
Pola tersebut dapat dicat dengan warna berbeda dari dinding utama untuk memberikan aksen. Model ini dapat menjadi pilihan bagi ruang tamu yang membutuhkan satu bidang dinding sebagai titik perhatian.
Pemilihan wall moulding sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ruangan, kondisi dinding, serta konsep interior yang digunakan. Model yang sederhana dapat menjadi pilihan untuk ruangan berukuran terbatas agar dinding tidak terlihat terlalu penuh. (Syarifah Komalasari)
(KIE)
Wall moulding juga dapat digunakan untuk menegaskan batas antararea di dalam rumah atau menyamarkan kekurangan tertentu pada permukaan dinding. Material yang digunakan cukup beragam, mulai dari kayu solid, MDF, PVC, hingga gypsum.
Setiap material memiliki karakter berbeda sehingga model wall moulding dapat disesuaikan dengan kondisi dinding dan konsep interior rumah.
Jika tertarik mengaplikasikannya di ruang tamu, berikut beberapa model wall moulding yang dapat menjadi inspirasi.
Ide Wall Moulding Ruang Tamu
1. Wall Moulding Minimalis dengan Pola Garis
Ide wall moulding ruang tamu. Foto: AI
Model ini menggunakan lis berbentuk garis yang dipasang pada sebagian area dinding ruang tamu. Garis dapat dibuat dalam beberapa kelompok dengan jumlah dan jarak yang berbeda.
Penempatan pola secara vertikal juga dapat memberikan kesan dinding yang lebih tinggi. Karena sebagian besar permukaan dibiarkan polos, detail wall moulding menjadi elemen yang cukup menonjol tanpa membuat ruangan terlihat terlalu ramai.
2. Wall Moulding Geometris Kombinasi Warna
Ide wall moulding ruang tamu. Foto: AI
Model geometris memadukan berbagai bentuk seperti garis, segitiga, persegi, dan trapesium. Bentuk-bentuk tersebut dapat disusun menjadi pola tertentu dan diberi kombinasi warna.
Penggunaan dua warna, misalnya putih dan hijau tua, dapat membuat pola lebih terlihat. Model ini cocok bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan dinding dengan tampilan lebih dinamis.
3. Wall Moulding Pola Diamond
Ide wall moulding ruang tamu. Foto: AI
Pola diamond atau wajik berukuran besar dapat diterapkan pada dinding ruang tamu untuk menciptakan detail dekoratif yang sederhana.
Bagian dalam setiap pola dapat dibiarkan polos sehingga dinding tidak terlihat terlalu penuh. Model ini dapat menjadi pilihan untuk ruang tamu dengan konsep minimalis modern.
4. Wall Moulding Bergaya Klasik
Ide wall moulding ruang tamu. Foto: AI
Model klasik dapat dibuat menggunakan lis dengan detail sederhana pada bagian sudut dan bidang dinding. Warna seperti putih, beige, abu-abu, atau biru navy dapat digunakan sesuai dengan konsep interior.
Meski memiliki detail klasik, model ini tetap dapat dipadukan dengan furnitur bergaya modern untuk menciptakan tampilan yang lebih seimbang.
5. Wall Moulding Motif Chevron
Ide wall moulding ruang tamu. Foto: AI
Motif chevron menggunakan susunan lis yang membentuk pola zig-zag. Lis dengan ukuran cukup tebal dan jarak yang lebar dapat digunakan agar pola tetap terlihat jelas tanpa membuat permukaan dinding terlalu padat.
Pola tersebut dapat dicat dengan warna berbeda dari dinding utama untuk memberikan aksen. Model ini dapat menjadi pilihan bagi ruang tamu yang membutuhkan satu bidang dinding sebagai titik perhatian.
Pemilihan wall moulding sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ruangan, kondisi dinding, serta konsep interior yang digunakan. Model yang sederhana dapat menjadi pilihan untuk ruangan berukuran terbatas agar dinding tidak terlihat terlalu penuh. (Syarifah Komalasari)
(KIE)