ARSITEKTUR
Penyebab Air Menetes di Bawah Kulkas dan Cara Mengatasinya
Rizkie Fauzian
Kamis 03 September 2026 / 18:35
- Air yang menetes di bawah kulkas dapat disebabkan saluran pembuangan tersumbat, wadah penampung penuh, hingga penumpukan bunga es.
- Pintu kulkas yang tidak tertutup rapat juga dapat meningkatkan pembentukan embun dan bunga es di dalam kulkas.
- Jika air terus mengalir atau muncul dalam jumlah banyak, periksa kondisi komponen kulkas atau gunakan jasa teknisi.
Jakarta: Kulkas yang tiba-tiba mengeluarkan air hingga menetes ke lantai tentu dapat membuat pemilik rumah khawatir. Kondisi ini tidak selalu menandakan kerusakan serius karena air di bawah kulkas bisa disebabkan oleh proses kerja normal maupun masalah pada beberapa komponennya.
Kulkas memiliki sistem pendinginan yang menghasilkan embun atau air selama proses pencairan bunga es. Air tersebut seharusnya dialirkan menuju saluran pembuangan dan ditampung di wadah tertentu. Jika terjadi penyumbatan atau komponen tidak bekerja dengan baik, air dapat keluar dan menggenang di bagian bawah kulkas.
Sebelum memanggil teknisi, ada beberapa penyebab yang bisa diperiksa terlebih dahulu. Berikut penyebab air menetes di bawah kulkas dan cara mengatasinya.
Penyebab air menetes di bawah kulkas. Foto: Freepik
Periksa lubang pembuangan yang biasanya berada di bagian belakang atau dalam kompartemen kulkas. Jika terdapat kotoran atau es yang menutup saluran, bersihkan dengan hati-hati.
Periksa kondisi wadah dan pastikan posisinya sesuai. Jika wadah retak atau rusak, komponen tersebut perlu diganti.
Jika kulkas memiliki fitur defrost manual, lakukan pencairan bunga es sesuai petunjuk penggunaan. Hindari menggunakan benda tajam untuk mengikis bunga es karena dapat merusak bagian dalam freezer.
Periksa karet pintu secara berkala. Jika karet sudah longgar, robek, atau tidak lagi menempel dengan baik, komponen tersebut mungkin perlu diperbaiki atau diganti.
Pastikan kulkas ditempatkan pada permukaan yang stabil dan tidak terlalu miring. Kaki kulkas juga dapat disesuaikan agar posisinya lebih seimbang.
Jika kebocoran cukup banyak, terjadi berulang, atau disertai suara tidak normal dan penurunan kemampuan mendinginkan makanan, sebaiknya hentikan penggunaan sementara dan periksa kulkas oleh teknisi.
Selain itu, periksa kondisi karet pintu, wadah penampung air, serta saluran pembuangan secara berkala. Menjaga suhu kulkas sesuai rekomendasi pabrik juga dapat membantu mencegah pembentukan bunga es berlebihan.
Jika air hanya muncul sesekali dalam jumlah sedikit, penyebabnya bisa berkaitan dengan proses pencairan bunga es. Namun, jika air terus mengalir atau menggenang dalam jumlah banyak, kondisi tersebut perlu diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat masalah pada sistem pembuangan atau komponen kulkas.
(KIE)
Kulkas memiliki sistem pendinginan yang menghasilkan embun atau air selama proses pencairan bunga es. Air tersebut seharusnya dialirkan menuju saluran pembuangan dan ditampung di wadah tertentu. Jika terjadi penyumbatan atau komponen tidak bekerja dengan baik, air dapat keluar dan menggenang di bagian bawah kulkas.
Sebelum memanggil teknisi, ada beberapa penyebab yang bisa diperiksa terlebih dahulu. Berikut penyebab air menetes di bawah kulkas dan cara mengatasinya.
Penyebab air menetes di bawah kulkas

Penyebab air menetes di bawah kulkas. Foto: Freepik
1. Saluran pembuangan tersumbat
Saluran pembuangan atau drainase kulkas dapat tersumbat oleh kotoran, sisa makanan, maupun bunga es. Akibatnya, air hasil proses pencairan tidak dapat mengalir menuju wadah penampungan dan justru meluber ke bagian bawah kulkas.Periksa lubang pembuangan yang biasanya berada di bagian belakang atau dalam kompartemen kulkas. Jika terdapat kotoran atau es yang menutup saluran, bersihkan dengan hati-hati.
2. Wadah penampung air penuh atau bergeser
Air hasil pencairan bunga es umumnya dialirkan ke wadah penampung di bagian bawah atau belakang kulkas. Wadah tersebut dapat penuh, retak, atau bergeser dari posisi semula sehingga air tidak tertampung dengan baik.Periksa kondisi wadah dan pastikan posisinya sesuai. Jika wadah retak atau rusak, komponen tersebut perlu diganti.
3. Bunga es menumpuk
Penumpukan bunga es di dalam freezer juga dapat menyebabkan air keluar dari kulkas. Ketika bunga es mencair, air yang dihasilkan bisa melebihi kapasitas saluran pembuangan atau mengalir ke area yang tidak semestinya.Jika kulkas memiliki fitur defrost manual, lakukan pencairan bunga es sesuai petunjuk penggunaan. Hindari menggunakan benda tajam untuk mengikis bunga es karena dapat merusak bagian dalam freezer.
4. Pintu kulkas tidak tertutup rapat
Pintu yang tidak tertutup sempurna dapat membuat udara hangat dan lembap masuk ke dalam kulkas. Kondisi tersebut bisa meningkatkan pembentukan embun dan bunga es sehingga jumlah air saat proses pencairan menjadi lebih banyak.Periksa karet pintu secara berkala. Jika karet sudah longgar, robek, atau tidak lagi menempel dengan baik, komponen tersebut mungkin perlu diperbaiki atau diganti.
5. Kulkas tidak berdiri dengan posisi yang tepat
Posisi kulkas yang tidak rata dapat memengaruhi aliran air menuju saluran pembuangan. Akibatnya, air bisa tertahan dan kemudian keluar melalui bagian bawah.Pastikan kulkas ditempatkan pada permukaan yang stabil dan tidak terlalu miring. Kaki kulkas juga dapat disesuaikan agar posisinya lebih seimbang.
6. Ada kebocoran pada saluran atau komponen kulkas
Air yang terus menetes meski saluran pembuangan dan wadah penampung dalam kondisi baik dapat menjadi tanda adanya kebocoran. Kerusakan pada saluran air, wadah, atau komponen lain perlu diperiksa lebih lanjut.Jika kebocoran cukup banyak, terjadi berulang, atau disertai suara tidak normal dan penurunan kemampuan mendinginkan makanan, sebaiknya hentikan penggunaan sementara dan periksa kulkas oleh teknisi.
Cara mencegah air menggenang di bawah kulkas
Membersihkan bagian dalam kulkas secara rutin dapat membantu mencegah saluran pembuangan tersumbat. Jangan memasukkan makanan panas dan pastikan pintu selalu tertutup rapat setelah digunakan.Selain itu, periksa kondisi karet pintu, wadah penampung air, serta saluran pembuangan secara berkala. Menjaga suhu kulkas sesuai rekomendasi pabrik juga dapat membantu mencegah pembentukan bunga es berlebihan.
Jika air hanya muncul sesekali dalam jumlah sedikit, penyebabnya bisa berkaitan dengan proses pencairan bunga es. Namun, jika air terus mengalir atau menggenang dalam jumlah banyak, kondisi tersebut perlu diperiksa untuk mengetahui apakah terdapat masalah pada sistem pembuangan atau komponen kulkas.
(KIE)