ARSITEKTUR
Teras Jadi Tempat Nongkrong, Coba 6 Desain Bangku Permanen Ini
Rizkie Fauzian
Sabtu 07 November 2026 / 20:11
- Bangku permanen bisa menjadi pilihan untuk membuat teras rumah lebih nyaman sebagai tempat bersantai dan berkumpul.
- Bangku permanen berbahan beton, kayu, dan batu alam bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan area duduk yang nyaman sekaligus menarik.
- Desain bangku permanen dapat membuat teras lebih fungsional tanpa membutuhkan banyak furnitur tambahan.
Jakarta: Teras menjadi salah satu area rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai, menerima tamu, hingga menikmati suasana luar ruangan. Agar lebih fungsional, area ini bisa dilengkapi dengan bangku permanen yang menyatu dengan struktur bangunan atau elemen lanskap.
Kehadiran bangku permanen dapat membuat teras lebih nyaman sebagai tempat berkumpul bersama teman dan keluarga tanpa perlu menambahkan banyak furnitur.
Bangku permanen atau built-in bench merupakan tempat duduk yang dibuat menyatu dengan lantai, dinding, beton, maupun konstruksi lainnya. Berbeda dengan kursi biasa, bangku ini tidak perlu dipindahkan ketika area teras dibersihkan atau ditata ulang.
Material beton, kayu, batu alam, hingga keramik dapat digunakan untuk menghasilkan tampilan yang sesuai dengan konsep hunian. Bahkan, beberapa desain memungkinkan bagian bawah bangku dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan.
Bangku beton memanjang cocok untuk teras rumah minimalis yang memiliki area cukup terbatas. Desainnya dibuat menyatu dengan dinding atau struktur teras sehingga tidak membutuhkan banyak furnitur tambahan.
Permukaan bangku dapat dilapisi keramik, semen ekspos, atau batu alam agar terlihat lebih menarik. Untuk menambah kenyamanan, letakkan bantalan duduk dengan warna netral seperti krem, abu-abu, atau cokelat.
Bangku berbentuk L dapat menjadi pilihan untuk memanfaatkan sudut teras yang sebelumnya kurang terpakai. Model ini memungkinkan beberapa orang duduk bersama tanpa harus menyediakan banyak kursi terpisah.
Desainnya bisa dibuat menggunakan beton dengan tambahan bantalan duduk. Bagian sudut juga dapat dilengkapi meja kecil untuk meletakkan minuman atau dekorasi.
Perpaduan beton dan kayu menghasilkan tampilan teras yang lebih hangat. Pada desain ini, bagian dasar bangku dibuat dari beton, sedangkan permukaan duduk menggunakan papan kayu.
Material kayu memberikan kesan natural sekaligus membuat permukaan tempat duduk terasa lebih nyaman. Pilih kayu atau material pengganti yang sesuai untuk penggunaan luar ruangan agar lebih tahan terhadap perubahan cuaca.
Gaya industrial dapat diterapkan melalui penggunaan beton ekspos, besi hitam, dan material bertekstur alami. Bangku permanen dapat dibuat menggunakan beton dengan bentuk melengkung setengah lingkaran untuk menghadirkan tampilan yang lebih dinamis.
Bentuk lengkung juga dapat menjadi elemen dekoratif yang memperkuat karakter arsitektur teras. Agar tidak terlihat terlalu kaku, tambahkan bantalan duduk atau bantal dekoratif. Pencahayaan dari lampu dinding berwarna hangat juga dapat memperkuat suasana teras pada malam hari.
Batu alam dapat digunakan sebagai pelapis bangku permanen untuk menghadirkan kesan natural dan elegan. Beberapa pilihan materialnya meliputi batu andesit, batu paras, dan batu alam bertekstur lainnya.
Bangku dapat dibuat memanjang mengikuti dinding teras atau ditempatkan menghadap taman. Untuk menambah kenyamanan, gunakan bantalan duduk yang mudah dilepas dan dibersihkan.
Desain bangku permanen juga bisa dibuat lebih fungsional dengan menambahkan ruang penyimpanan di bagian bawahnya. Bagian dudukan dapat menggunakan konstruksi dengan penutup yang bisa dibuka atau dilengkapi laci penyimpanan.
Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyimpan perlengkapan berkebun, bantalan teras, atau barang-barang lain yang sering digunakan di area luar rumah. Model ini cocok untuk hunian dengan teras berukuran terbatas. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)
Kehadiran bangku permanen dapat membuat teras lebih nyaman sebagai tempat berkumpul bersama teman dan keluarga tanpa perlu menambahkan banyak furnitur.
Bangku permanen atau built-in bench merupakan tempat duduk yang dibuat menyatu dengan lantai, dinding, beton, maupun konstruksi lainnya. Berbeda dengan kursi biasa, bangku ini tidak perlu dipindahkan ketika area teras dibersihkan atau ditata ulang.
Material beton, kayu, batu alam, hingga keramik dapat digunakan untuk menghasilkan tampilan yang sesuai dengan konsep hunian. Bahkan, beberapa desain memungkinkan bagian bawah bangku dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan.
6 Inspirasi Desain Teras dengan Bangku Permanen
1. Bangku Beton Memanjang
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Bangku beton memanjang cocok untuk teras rumah minimalis yang memiliki area cukup terbatas. Desainnya dibuat menyatu dengan dinding atau struktur teras sehingga tidak membutuhkan banyak furnitur tambahan.
Permukaan bangku dapat dilapisi keramik, semen ekspos, atau batu alam agar terlihat lebih menarik. Untuk menambah kenyamanan, letakkan bantalan duduk dengan warna netral seperti krem, abu-abu, atau cokelat.
2. Bangku Berbentuk Huruf L
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Bangku berbentuk L dapat menjadi pilihan untuk memanfaatkan sudut teras yang sebelumnya kurang terpakai. Model ini memungkinkan beberapa orang duduk bersama tanpa harus menyediakan banyak kursi terpisah.
Desainnya bisa dibuat menggunakan beton dengan tambahan bantalan duduk. Bagian sudut juga dapat dilengkapi meja kecil untuk meletakkan minuman atau dekorasi.
3. Bangku Kombinasi Kayu
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Perpaduan beton dan kayu menghasilkan tampilan teras yang lebih hangat. Pada desain ini, bagian dasar bangku dibuat dari beton, sedangkan permukaan duduk menggunakan papan kayu.
Material kayu memberikan kesan natural sekaligus membuat permukaan tempat duduk terasa lebih nyaman. Pilih kayu atau material pengganti yang sesuai untuk penggunaan luar ruangan agar lebih tahan terhadap perubahan cuaca.
4. Bangku Lengkung Bergaya Industrial
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Gaya industrial dapat diterapkan melalui penggunaan beton ekspos, besi hitam, dan material bertekstur alami. Bangku permanen dapat dibuat menggunakan beton dengan bentuk melengkung setengah lingkaran untuk menghadirkan tampilan yang lebih dinamis.
Bentuk lengkung juga dapat menjadi elemen dekoratif yang memperkuat karakter arsitektur teras. Agar tidak terlihat terlalu kaku, tambahkan bantalan duduk atau bantal dekoratif. Pencahayaan dari lampu dinding berwarna hangat juga dapat memperkuat suasana teras pada malam hari.
5. Bangku Berlapis Batu Alam
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Batu alam dapat digunakan sebagai pelapis bangku permanen untuk menghadirkan kesan natural dan elegan. Beberapa pilihan materialnya meliputi batu andesit, batu paras, dan batu alam bertekstur lainnya.
Bangku dapat dibuat memanjang mengikuti dinding teras atau ditempatkan menghadap taman. Untuk menambah kenyamanan, gunakan bantalan duduk yang mudah dilepas dan dibersihkan.
6. Bangku dengan Ruang Penyimpanan
Inspirasi desain teras dengan bangku permanen. Foto: AI
Desain bangku permanen juga bisa dibuat lebih fungsional dengan menambahkan ruang penyimpanan di bagian bawahnya. Bagian dudukan dapat menggunakan konstruksi dengan penutup yang bisa dibuka atau dilengkapi laci penyimpanan.
Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyimpan perlengkapan berkebun, bantalan teras, atau barang-barang lain yang sering digunakan di area luar rumah. Model ini cocok untuk hunian dengan teras berukuran terbatas. (Vira Farhatul Maula)
(KIE)