ARSITEKTUR
Teras Rumah Sempit Tetap Nyaman, Coba 5 Ide Ini
Rizkie Fauzian
Selasa 22 September 2026 / 15:58
- Teras rumah dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai sekaligus berkebun dengan memanfaatkan rak bertingkat, tanaman gantung, dan taman vertikal.
- Dek kayu, batu alam, kolam ikan, hingga konsep taman tropis dapat menjadi pilihan untuk menciptakan teras yang nyaman dan memiliki unsur hijau.
- Pada teras berukuran terbatas, pemanfaatan area vertikal dapat membantu menambah tanaman tanpa mengurangi terlalu banyak ruang untuk duduk dan beraktivitas.
Jakarta: Teras rumah dapat menjadi area untuk bersantai sekaligus berkebun, termasuk pada hunian dengan lahan terbatas. Penataan furnitur, tanaman, dan elemen dekorasi yang tepat dapat membuat teras tetap nyaman tanpa kehilangan fungsi.
Sebagai ruang transisi antara bagian dalam dan luar rumah, teras dapat digunakan untuk duduk santai, berkumpul, maupun menempatkan berbagai tanaman. Rak bertingkat, tanaman gantung, hingga taman vertikal bisa dimanfaatkan ketika luas lantai terbatas.
Material seperti kayu, batu alam, dan beton juga dapat digunakan untuk memberikan karakter pada teras. Selain tanaman hias, area ini dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman konsumsi seperti cabai, tomat, dan kemangi.
Dek kayu dapat digunakan sebagai dasar area bersantai dengan menempatkan sofa dan meja kopi. Sementara itu, bagian tepi teras bisa dimanfaatkan untuk meletakkan pot tanaman sehingga area duduk tetap memiliki ruang yang cukup.
Tanaman juga dapat ditempatkan di sepanjang sisi teras yang mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhan. Jika menggunakan kayu pada area luar ruangan, pilih material dan lapisan pelindung yang sesuai agar lebih tahan terhadap kelembapan, cuaca, dan rayap.
Konsep taman tropis dapat menghadirkan suasana hijau pada teras melalui tanaman berdaun lebar dan berukuran tinggi. Tanaman bisa disusun mengelilingi area duduk sehingga bagian tengah teras tetap dapat digunakan untuk bersantai.
Tanaman gantung juga dapat ditambahkan untuk memanfaatkan area vertikal. Dengan cara ini, jumlah tanaman dapat ditambah tanpa terlalu banyak mengurangi ruang pada lantai teras.
Batu alam dapat digunakan pada lantai atau bagian tertentu dari teras untuk memberikan kesan natural. Material tersebut juga dapat dipadukan dengan tanaman dalam pot yang ditempatkan di sisi teras.
Penataan seperti ini membuat bagian tengah teras tetap lebih lapang sehingga dapat digunakan untuk meletakkan kursi dan meja. Pilih jenis batu serta perawatan yang sesuai dengan kondisi luar ruangan agar permukaannya tetap nyaman digunakan.
Teras juga dapat dilengkapi kolam ikan berukuran kecil yang dikelilingi tanaman. Rak tanaman bertingkat bisa ditempatkan di sekitar kolam untuk memanfaatkan ruang secara vertikal.
Cara tersebut memungkinkan penghuni menambah tanaman tanpa memenuhi area lantai. Batu alam dapat digunakan sebagai elemen tambahan di sekitar kolam untuk memperkuat kesan alami.
Jika luas lantai terbatas, dinding teras dapat dimanfaatkan sebagai taman vertikal. Tanaman bisa ditempatkan di belakang atau di samping kursi gantung sehingga area tersebut sekaligus menjadi sudut bersantai dan berkebun.
Kursi gantung dengan material seperti rotan serta bantalan berwarna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan hangat. Pastikan pemasangan kursi dilakukan pada struktur yang kuat dan sesuai dengan beban yang ditentukan.
Pada akhirnya, pilihan model teras perlu disesuaikan dengan luas lahan, arah pencahayaan, kebutuhan tanaman, dan kemudahan perawatan. Dengan penataan yang tepat, teras dapat tetap menjadi area bersantai sekaligus ruang hijau di rumah. (Syarifah Komalasari)
(KIE)
Sebagai ruang transisi antara bagian dalam dan luar rumah, teras dapat digunakan untuk duduk santai, berkumpul, maupun menempatkan berbagai tanaman. Rak bertingkat, tanaman gantung, hingga taman vertikal bisa dimanfaatkan ketika luas lantai terbatas.
Material seperti kayu, batu alam, dan beton juga dapat digunakan untuk memberikan karakter pada teras. Selain tanaman hias, area ini dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman konsumsi seperti cabai, tomat, dan kemangi.
Inspirasi Teras Rumah untuk Bersantai dan Berkebun
Berikut beberapa inspirasi model teras rumah yang dapat digunakan untuk bersantai sekaligus berkebun.1. Teras dengan Dek Kayu
Inspirasi teras rumah untuk bersantai dan berkebun. Foto: AI
Dek kayu dapat digunakan sebagai dasar area bersantai dengan menempatkan sofa dan meja kopi. Sementara itu, bagian tepi teras bisa dimanfaatkan untuk meletakkan pot tanaman sehingga area duduk tetap memiliki ruang yang cukup.
Tanaman juga dapat ditempatkan di sepanjang sisi teras yang mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhan. Jika menggunakan kayu pada area luar ruangan, pilih material dan lapisan pelindung yang sesuai agar lebih tahan terhadap kelembapan, cuaca, dan rayap.
2. Teras dengan Taman Tropis
Inspirasi teras rumah untuk bersantai dan berkebun. Foto: AI
Konsep taman tropis dapat menghadirkan suasana hijau pada teras melalui tanaman berdaun lebar dan berukuran tinggi. Tanaman bisa disusun mengelilingi area duduk sehingga bagian tengah teras tetap dapat digunakan untuk bersantai.
Tanaman gantung juga dapat ditambahkan untuk memanfaatkan area vertikal. Dengan cara ini, jumlah tanaman dapat ditambah tanpa terlalu banyak mengurangi ruang pada lantai teras.
3. Teras dengan Lantai Batu Alam
Inspirasi teras rumah untuk bersantai dan berkebun. Foto: AI
Batu alam dapat digunakan pada lantai atau bagian tertentu dari teras untuk memberikan kesan natural. Material tersebut juga dapat dipadukan dengan tanaman dalam pot yang ditempatkan di sisi teras.
Penataan seperti ini membuat bagian tengah teras tetap lebih lapang sehingga dapat digunakan untuk meletakkan kursi dan meja. Pilih jenis batu serta perawatan yang sesuai dengan kondisi luar ruangan agar permukaannya tetap nyaman digunakan.
4. Teras dengan Kolam Ikan dan Rak Tanaman
Inspirasi teras rumah untuk bersantai dan berkebun. Foto: AI
Teras juga dapat dilengkapi kolam ikan berukuran kecil yang dikelilingi tanaman. Rak tanaman bertingkat bisa ditempatkan di sekitar kolam untuk memanfaatkan ruang secara vertikal.
Cara tersebut memungkinkan penghuni menambah tanaman tanpa memenuhi area lantai. Batu alam dapat digunakan sebagai elemen tambahan di sekitar kolam untuk memperkuat kesan alami.
5. Teras dengan Kursi Gantung dan Taman Vertikal
Inspirasi teras rumah untuk bersantai dan berkebun. Foto: AI
Jika luas lantai terbatas, dinding teras dapat dimanfaatkan sebagai taman vertikal. Tanaman bisa ditempatkan di belakang atau di samping kursi gantung sehingga area tersebut sekaligus menjadi sudut bersantai dan berkebun.
Kursi gantung dengan material seperti rotan serta bantalan berwarna netral dapat digunakan untuk memberikan kesan hangat. Pastikan pemasangan kursi dilakukan pada struktur yang kuat dan sesuai dengan beban yang ditentukan.
Pada akhirnya, pilihan model teras perlu disesuaikan dengan luas lahan, arah pencahayaan, kebutuhan tanaman, dan kemudahan perawatan. Dengan penataan yang tepat, teras dapat tetap menjadi area bersantai sekaligus ruang hijau di rumah. (Syarifah Komalasari)
(KIE)