Puti Janjikan Pendidikan SMA/SMK Gratis di Jatim
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno, dalam suatu kesempatan di Surabaya. (Medcom.id/Amal).
Surabaya: Calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno bakal menggratiskan akses pendidikan untuk SMA/SMK di Jatim. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu lulusan SMP agar bisa meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 

“Jangan sampai anak-anak SMP tidak bisa meneruskan sekolah ke SMA/SMK. Jadi akses pendidikan ini wajib untuk dilakukan," kata Puti, saat mengikuti kegiatan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri di kawasan Margorukun, Kelurahan Gundih, Surabaya, Minggu, 29 April 2018.


Mantan anggota Komisi X DPR RI ini menjelaskan, bahwa program wajib belajar 12 tahun itu adalah program pemerintah. Karena itu, program tersebut harus dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa. 

"Kalau kita tidak punya keinginan dan kemauan untuk melanjutkan dari SMP ke SMA/SMK, maka harus tetap diberikan akses pendidikan. Tidak boleh lagi ada anak-anak Indonesia putus sekolah. Ibu Megawati selalu mengatakan Indonesia harus bisa bersaing dengan negara asing. Tapi bagaimana kita mau bersaing ketika kualitas sumber dayanya tidak bisa bersaing ketika anak-anak kita hanya bisa lulus SD dan SMP," bebernya.

Puti yang berpasangan dengan calon gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu, meminta doa kepada seluruh masyarakat Jatim untuk mewujudkan program pendidikan SMA/SMK gratis di Jatim. 

“Hari ini, saya mau menemani Bu Mega dan Bu Risma dalam rangka untuk belajar, melihat dan mengambil hal-hal positif. Sehingga hal positif ini bisa kita sama-sama diperjuangkan untuk Jatim ke depan," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah mengambil alih kewenangan pengelolaan pendidikan SMA/SMK di seluruh Provinsi Jatim sejak tahun anggaran 2017. Kebijakan itu diikuti dengan penerapan kebijakan berbayar untuk siswa-siswi SMA/SMK Negeri di seluruh Jatim akibat kemampuan APBD Jatim terbatas.

Dalam Pilkada Jatim mendatang, pasangan calon nomot urut 2, Gus Ipul-Puti merumuskan rencana kebijakan pembebasan biaya pendidikan untuk SMA/SMK Negeri di seluruh Jatim. Komitmen tersebut dicantumkan dalam visi-misi paslon yang diserahkan ke KPU Jatim.

Konsep pendidikan gratis yang dirumuskan itu adalah Dik Dilan, singkatan dari pendidikan digratiskan dan berkelanjutan. Pasangan yang diusung koalisi PKB, PDIP, Gerindra dan PKS ini berharap dengan program tersebut, anak-anak lulusan SMP bisa melanjutkan pendidikannya ke SMA/SMK.



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id