Ilustrasi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Medcom.id.
Ilustrasi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Medcom.id.

KPU Berharap Perekaman KTP-el untuk Pilkada Segera Rampung

Pilkada kpu pilkada serentak e-ktp Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 06 November 2020 04:09
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap proses penerbitan KTP elektronik (KTP-el) untuk calon pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dapat segera rampung. Sebab, sebanyak 2,7 juta dari 100 juta orang dalam daftar pemilih tetap (DPT) belum memegang KTP-el atau surat keterngan (suket).
 
"Saat ini KPU tengah berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait agar segera bisa diselesaikan," ujar Komisioner KPU I Dewa Raka Sandi kepada Medcom.id, Kamis, 5 November 2020.
 
Dewa mengatakan KPU juga membahas masalah penerbitan KTP-el saat rapat koordinasi evaluasi pemutakhiran data pemilih 2020 yang berlangsung hari ini. KPU berharap perekaman KTP-el selesai sebelum hari pencoblosan pada 9 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua pihak berkomitmen untuk bersinergi bahu membahu menjaga dan melindungi hak pilih," tuturunya.
 
Dewa menyampaikan KPU hanya melayani masyarakat yang telah memenuhi persyaratan pada hari pencoblosan. Salah satu syarat memilih ialah memiliki KTP-el.
 
"Jika sudah (melakukan) perekaman dan diterbitkan surat keterangan maka hak pilih dapat dipergunakan," jelasnya.
 
Baca: Dukcapil Minta KPU Serahkan Data Pemilih Tidak Memiliki KTP-el
 
Sementara itu, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menunggu KPU menyerahkan data terbaru DPT yang belum memiliki KTP-el. Data itu akan disinkronisasi dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).
 
"KPU sudah mengumunkan ada 2,7 juta DPT yang belum merekam (KTP-el). Saya sedang minta datanya untuk dicocokkan," Zudan.
 
Dukcapil sudah melayangkan surat permintaan data DPT tersebut sejak seminggu lalu. Namun, KPU belum merespons.
 
"Kami masih menunggu untuk dicocokan dengan data SIAK. Saya berharap KPU segera memberi data DPT. Kita enggak bisa analisis dengan kata-kata, harus dengan data," tuturnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif