medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo tak menyoal pengusungan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Presiden mendukung semua pasangan calon yang akan berlaga pada Pilkada DKI 2017.
"Siapa pun, termasuk Anies Baswedan. Itu adalah hak Anies Baswedan untuk mengikuti Pilkada di mana pun maupun dari partai apa pun," kata Juru Bicara Presiden Johan Budi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (27/9/2016).
Johan menuturkan, Presiden ingin Pilkada DKI berjalan jujur, adil, dan demokratis. Jangan sampai membawa isu SARA dan kampanye hitam.
Sebelumnya, sempat beredar Presiden Jokowi ketakutan jika Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, Anies bisa menjadi pesaing kuat Jokowi di Pilpres 2019.
Sekadar informasi, pencalonan Anies sebagai gubernur DKI Jakarta sebelumnya tak pernah dibahas Partai Gerindra. Nama mantan Rektor Paramadina ini masuk di menit terakhir pendaftaran pilkada DKI.
Anies diusung sebagai bakal calon gubernur dengan bakal calon wakilnya Sandiaga Salahudin Uno oleh Gerindra dan PKS. Dalam kesepakatan pencalonan itu, hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((NIN))