Ketua KPU Jatim: Debat Adalah Budaya Demokrasi Kita
Ilustrasi debat publik pertama Pilkada Jatim 2018--Antara/Zabur Karuru
Surabaya: KPU Jawa Timur menggelar debat publik kedua Pilkada Jatim 2018. Dia berharap debat ini dapat berjalan dengan maksimal.

"Ini budaya demokrasi kita. Tidak ada yang perlu dipersoalkan, semoga debat berjalan dengan baik," kata Ketua KPU Jatim Eko Sasmito saat membuka debat kedua di Gedung Dyandra Convention Centre, Selasa, 8 Mei 2018.


Eko berharap forum debat ini bisa dimanfaatkan secara baik, buat pasangan calon gubernur Jatim dan masyarakat. 

"Untuk pasangan calon, forum ini untuk sosialisasikan visi misi dan progam kerja lima tahun ke depan. Bagi masyarakat ini pernting menjadi bagian proses pengambilan keputusan," terangnya. 

Debat publik kedua Pilkada Jatim 2018 bertemakan ekonomi dan pembangunan. KPU Jawa Timur menjamin debat publik kedua Pilgub Jatim 2018 bebas 'debat kusir'. 

Baca: Pendukung Debat Jatim Dibatasi 150 Orang per Paslon

Komisionaris KPU Jatim, Choirul Anam mengatakan moderator punya hak untuk menghentikan calon jika terjadi debat kusir. Sebab pada debat pertama, sempat terjadi debat kusir antara calon wakil gubernur Emil Elestianto Dardak dan Puti Guntur Soekarno.

Debat Pilgub Jatim kedua akan disiarkan langsung oleh dua stasiun televisi nasional yaitu Metro TV dan Kompas TV. Sedangkan yang bertindak sebagai modertor adalah Aiman Wicaksono dan Aviani Malik.

Baca: Debat ke-2 Pilgub Jatim Dirancang Bebas 'Debat Kusir'

Masing-masing kedua pasangan calon hanya diberikan jatah membawa 150 orang pendukung karena keterbatasan tempat.

Pilgub Jatim 2018 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dengan nomor urut 1, dan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno pasangan nomor urut 2.




(YDH)