Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons soal PDIP yang menuding Presiden Joko Widodo (
Jokowi) melanjutkan
bansos beras untuk cawe-cawe di Pilkada Serentak 2024. Airlangga menegaskan pihaknya hanya mengurus ekonomi di Indonesia.
"Enggak kita kan Menko Perekonomian ngurus ekonomi," kata Airlangga dikutip, Minggu, 19 Mei 2024.
Ia menyebut, tak ada pembahasan soal bansos dengan Presiden Jokowi. Ketika bertemu di Istana, Airlangga mengaku hanya sekadar membahas perubahan Permendag.
"Barusan kita bicara untuk perubahan Permendag saja sudah. Selesai," ujar dia.
PDIP sebelumnya menyebut adanya indikasi bahwa Presiden Joko Widodo akan cawe-cawe pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 November mendatang. Hal tersebut dinilai dari niat Jokowi yang ingin melanjutkan distribusi bantuan sosial beras hingga Desember 2024.
"Kita bukan hanya mencium cawe-cawe, tapi melihat dengan jelas dan gamblang,
basa Jawane (bahasa Jawanya)
cetho welo welo," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Mei 2024.
Djarot menegaskan cawe-cawe Jokowi sangat terlihat. Pasalnya, sejumlah orang dekatnya akan maju di Pilkada, mulai dari putra bungsu Kaesang Pangarep, menantu Bobby Nasution, hingga sekretaris pribadi Iriana Jokowi.
"Artinya, cawe-cawe itu gamblang banget, ketok (kelihatan) banget. Gitu lho. Kelihatan sekali gitu lho ya," ungkapnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((END))