KPU Batasi Jumlah Pendukung Debat Pilgub Jabar
Empat pasangan calon gubernur-wagub Jawa Barat. (ANT/Novrian Arbi)
Bandung: Jumlah pendukung masing-masing pasangan calon gubernur yang akan mengikuti secara langsung debat publik kedua Pilgub Jabar 2018 dibatasi. Maksimal 150 orang yang diperbolehkan.

"Sehingga secara keseluruhan mencapai 600 orang," kata Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih kepada wartawan di Bandung, Kamis, 3 Mei 2018.


Debat publik kedua ini akan digelar pada 14 Mei 2018 bertempat di Universitas Indonesia. Debat akan disiarkan langsung.

Baca: 1.345 Personel Amankan Debat Publik Perdana Pilgub Jabar

Panitia juga menyediakan panggung "art performance" untuk setiap paslon, masing-masing lima awak. Dengan demikian pengisi panggung termasuk paslon sebanyak tujuh orang.

"Lagu 'Manuk Dadali' yang akan dibawakan paduan suara Universitas Indonesia direncanakan menjadi nyanyian pembuka debat publik," kata Nina.



Debat kedua ini mengambil tema lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, pertanian, kelautan, kehutanan, dan pertambangan. Adapun moderator yang ditunjuk adalah Annisa Dasuki dan Alfito Dianova.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, berharap, dalam debat kedua, masing-masing pasangan calon dapat memaparkan program-program apa
saja yang akan dilakukan apabila terpilih nantinya secara konkret dan jelas.

Berkaca pada debat pertama, kata dia, seluruh pasangan calon masih belum bisa menajamkan mimpi-mimpi apa yang akan dilakukannya.

Hal ini dinilai penting untuk memberikan pandangan kepada masyarakat, sosok mana yang cocok untuk memimpin Jabar dalam lima tahun ke depan.

"Sehingga masyarakat bisa mencerna, bisa membedakan cara nomor 1, 2, 3, dan 4. Harus kelihatan bedanya, agar memilihnya enak. Kalau caranya sama, sama
saja bohong. Saya inginnya kalau perlu perbedaannya sangat tajam," terangnya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id