Program Studi (Prodi) Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya hadir sebagai salah satu opsi terbaik buat kamu yang punya mimpi besar di dunia kesehatan. Bukan kaleng-kaleng, Prodi Kedokteran UAJ sudah terakreditasi Unggul.
FKIK UAJ bahkan dinobatkan sebagai Kampus Swasta Peringkat Pertama bidang Kedokteran dan Kesehatan di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings by Subject 2026. Selain itu, kualitasnya juga diakui di level Asia Tenggara lewat rekognisi ASEAN University Network Quality Assurance (AUNQA).
Lantas, apa yang harus disiapkan biar lolos? Sekretaris Prodi Sarjana Kedokteran FKIK UAJ, Dr. Ecie Budiyanti, M. Biomed, membagikan tips rahasia agar kamu lebih siap jadi mahasiswa kedokteran UAJ:
1. Persiapan Tiga Pilar Utama
Pastikan kamu kuat di mata pelajaran Biologi dan Kimia. Tapi akademik saja nggak cukup; mental harus baja karena perjalanannya panjang. Terakhir, motivasi harus clear. Tanpa tujuan yang jelas, proses kuliah bakal terasa berat banget.2. Apa Saja yang Dinilai?
Seleksi di UAJ melihat tiga hal: kemampuan akademik sebagai fondasi, kemampuan kognitif (penalaran dan problem solving), serta aspek personal. Lewat sesi wawancara, integritas dan kesiapanmu bakal diuji secara mendalam.3. Jalur Masuk yang Fleksibel
Kabar baiknya, pendaftaran di FKIK UAJ cukup praktis. Ada jalur tes dan jalur rapor yang bahkan sudah bisa dicoba sejak kelas 11. Jessica Anggraini, mahasiswi angkatan 2024, membuktikan betapa simpelnya jadi #AnakAtma.“Pendaftarannya tidak sulit, hanya perlu memasukan dokumen wajib, data diri dan nilai-nilai. Selain itu, saya menyiapkan diri dan berdiskusi dengan keluarga supaya lebih yakin dan pasti sebelum melakukan pendaftaran,” ungkapnya.
4. Pengalaman Belajar 'Student Centered'
Di sini, mahasiswa didorong aktif lewat kurikulum berbasis kompetensi. Fasilitasnya pun komplet karena punya RS Atma Jaya sebagai rumah sakit pendidikan sendiri. Karakter mahasiswa juga dibentuk lewat nilai inti KUPP (Kristiani, Unggul, Profesional, dan Peduli) agar menjadi dokter yang punya empati tinggi.“Menjadi dokter harus memiliki disiplin, kemampuan komunikasi, dan empati. Karena menjadi dokter itu bukan hanya soal ilmu, tapi soal bagaimana kita memperlakukan manusia,” ujar Dr. Ecie kepada seluruh calon dokter.
Ecie dan Jessica menekankan bahwa menjadi dokter adalah misi mulia yang butuh konsistensi. Siap meraih mimpi jadi dokter masa depan?
| Baca juga: Viral Perpustakaan UI Bocor dan Lumutan, Kampus Akhirnya Spill Rencana Renovasi Gede-gedean |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News