Untuk menghadapi situasi ini, para siswa perlu mempersiapkan segalanya dengan matang. Tanpa persiapan matang, cuaca ekstrem dapat merusak perlengkapan belajar serta menurunkan konsentrasi akibat kondisi tubuh yang tidak fit.
Oleh karena itu, siswa serta orang tua perlu memahami bahwa cuaca buruk bukan penghalang menuntut ilmu, jika siswa mengetahui strategi keselamatan dan proteksi diri yang tepat.
Dengan begitu, strategi ini sangat relevan mengingat mobilitas siswa yang tinggi setiap pagi dan sering bertemu dengan kondisi jalanan yang licin dan jarak pandang yang terbatas.
Melansir panduan dari akun Instagram @puslapdik_dikbud, terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan Sobat Medcom untuk menghadapi cuaca ekstrem saat berangkat sekolah. Yuk simak rangkuman tipsnya di bawah ini:
Tips berangkat sekolah saat hujan deras
1. Proteksi maksimal tas dan buku
Buku dan alat tulis adalah perlengkapan sekolah yang paling rentan rusak jika terkena air. Untuk menyiasatinya Sobat Medcom bisa mengikuti tips berikut.Gunakan kantong plastik
Jangan hanya mengandalkan tas. Masukkan buku pelajaran, PR, dan alat tulis ke dalam kantong kresek/plastik sebelum dimasukkan ke dalam tas.Pasang rain cover
Apabila ransel punya pelindung hujan (rain cover) pastikan terpasang dengan benar untuk memberi perlindungan ekstra dari rembesan air.2. Strategi alas kaki
Berjalan menembus hujan menggunakan sepatu sekolah yang basah akan membuat kaki lembap dan memicu rasa tidak nyaman sepanjang hari. Untuk menghindari hal tersebut, Sobat Medcom bisa ikuti tips berikut.Gunakan sandal
Jangan biarkan sepatu sekolah basah di jalan. Gunakan sandal jepit atau sepatu sandal karet saat perjalanan.Bungkus rapi sepatu utama
Bungkus sepatu sekolah dan kaus kaki dalam plastik kering, lalu pakai saat sudah tiba di area sekolah yang kering. Kaki kering membuat konsentrasi belajar lebih baik.3. Manajemen waktu dan kondisi fisik
Turunnya hujan sering kali memicu kemacetan yang mengakibatkan lambatnya laju transportasi umum. Agar terhindar dari hal tersebut Sobat Medcom bisa ikuti tips berikut.Berangkat lebih awal
Hujan identik dengan macet atau kendaraan umum yang melambat. Oleh karena itu, Sobat Medcom disarankan memiliki waktu cadangan (spare waktu) dengan berangkat 15-20 menit lebih awal dari biasanya.Sarapan hangat
Pastikan perut terisi dengan makanan atau minuman yang hangat, seperti susu atau teh untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil di cuaca dingin.Prioritaskan keselamatan di jalan
Keselamatan adalah hal utama yang tidak boleh diabaikan, terutama ketika hujan lebat. Berikut tips yang bisa dilakukan oleh Sobat Medcom agar terhindar dari hal tersebut.Pilih warna cerah
Jika menggunakan jas hujan, usahakan memilih warna yang cerah agar mudah terlihat oleh pengendara lain di tengah pandangan yang terbatas karena hujan.Hindari pohon besar
Jika hujan disertai angin kencang, hindari berteduh atau berjalan di bawah pohon besar yang tua. Cari tempat berteduh berupa bangunan permanen.Pada akhirnya, tetesan air hujan yang turun setiap pagi bukanlah alasan memadamkan semangat belajar di sekolah. Dengan persiapan matang, mulai dari proteksi tas hingga menjaga kondisi tubuh merupakan sebuah usaha untuk tetap termotivasi dalam menuntut ilmu.
Itulah ulasan mengenai strategi menghadapi cuaca ekstrim untuk siswa. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi Sobat Medcom, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News