Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Mahasiswa, Ini Pentingnya Pengalaman Magang Sebelum Masuk Dunia Kerja

Renatha Swasty • 18 Maret 2022 09:54
Jakarta: Banyak perusahaan melihat pengalaman magang sebagai salah satu syarat merekrut pegawai. Pelamar juga dapat memberikan informasi terkait kinerja menjalankan proyek dan kemampuan bekerja di lapangan sesuai bidang perusahaan.
 
General Manager of Finance and Accounting Kalla Construction, Kalla Group, Amril Arifin, mengungkapkan magang dapat memberikan kesiapan kerja bagi setiap pelamar. Magang juga sangat penting untuk memulai karier.
 
"Dengan magang Anda mendapatkan pengalaman kerja, karena Anda harus bekerja untuk mendapat pengalaman, dan pengalaman dibutuhkan dalam setiap pekerjaan,” tutur Amril dikutip dari laman unair.ac.id, Jumat, 18 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amril menuturkan Kalla Group sebagai perusahaan multi-sektor terbesar di kawasan timur Indonesia memberikan peluang bagi mahasiswa meningkatkan skill dan pengalaman di dunia kerja melalui Kalla Internship Program. Program tersebut merupakan kontribusi sosial-kemasyarakatan Kalla Group untuk mengembangkan kualitas mahasiswa di Indonesia memasuki dunia kerja.
 
“Dengan memiliki pengalaman, seseorang akan lebih siap menghadapi realita dunia kerja yang seringkali berbeda dengan teori yang diajarkan dalam akademi,” ujar dia.  
 
Amril mengungkap pengalaman dan keuntungan magang kerja:

1. Membangun jaringan

Amril menuturkan memiliki pengalaman membangun jaringan dengan rekan kerja maupun atasan saat magang berguna dalam dunia kerja. Sebab, bergaul dan kemampuan komunikasi yang baik merupakan soft skill yang dibutuhkan saat bekerja.
 
Selain itu, jaringan yang luas akan mempermudah peluang seseorang mendapat informasi dan tawaran pekerjaan. “Setelah program magang selesai, pastikan juga untuk tetap stay in touch dengan orang-orang yang kita kenal baik melalui email, WhatsApp, maupun sosial media lainnya,” ungkap Amril.

2. Berdiskusi dengan rekan kerja

Saat magang, jangan ragu meminta saran dan feedback dari rekan maupun atasan. Diskusi dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja seseorang saat menjalankan project dan meningkatkan efisiensi kerja untuk project selanjutnya.
 
“Tunjukkan bahwa Anda terbuka pada kritik yang membangun dan Anda bersedia untuk belajar dan meningkatkan kemampuan,” jelas Amril.

3. Menunjukkan kemampuan yang dimiliki

Berbagai pengalaman yang didapat saat magang dapat mempermudah seseorang melamar pekerjaan. Pastikan Sobat Medcom mengumpulkan informasi terukur terkait pencapaian selama magang kerja.
 
Selain itu, jangan ragu meminta rekomendasi dari rekan kerja maupun atasan yang dikenal selama magang mengenai kinerja. Pengalaman magang dapat dicantumkan dalam resume atau cv yang dibutuhkan pelamar.
 
“Menjadi poin tersendiri jika pelamar memiliki pengalaman tertentu seperti sertifikasi profesi, ataupun sertifikat magang agar nantinya dapat diterima di perusahaan,” tutur Amril.
 
Baca: Mau Ikut Magang Kampus Merdeka? Begini Syarat dan Cara Daftarnya
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif