Ilustrasi dokter gigi.  Foto: MI/Immanuel Antonius
Ilustrasi dokter gigi. Foto: MI/Immanuel Antonius

Dosen FKG Unpad Bagikan Tips Obati Sakit Gigi Sendiri Saat Pandemi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Tips Pendidikan
Citra Larasati • 16 Oktober 2020 12:47
Jakarta: Sakit gigi merupakan penyakit yang umum dan biasa terjadi. Namun sakit gigi bisa menjadi persoalan rumit ketika terjadi di masa pandemi covid-19 yang membuat pengobatan oleh dokter gigi tidak bisa berjalan seperti biasanya.
 
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad), Elizabeth Fitriana Sari, drg., Sp.PM., mengatakan, masyarakat akan sedikit kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan gigi selama pandemi. Ini disebabkan, banyak dokter gigi tidak membuka praktik ataupun membatasi jumlah kunjungan pasien.
 
Alasannya, dokter gigi merupakan profesi yang rentan tertular covid-19. Karena itu, pembukaan praktik dilakukan pembatasan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini menyebabkan terjadi penumpukan antrean pasien pada beberapa praktik dokter gigi. Kemudian Fitri pun membagikan tips untuk mengobati sakit gigi pada masa pandemi.
 
Tips pertama adalah minum obat antinyeri atau analgetik. "Tentunya, pasien dipastikan tidak alergi terhadap obat jenis ini," kata Fitri dalam keterangannya, Jumat, 16 Oktober 2020.
 
Baca juga:Sulit Fokus Saat PJJ, Gunakan Teknik Belajar Pomodoro
 
Obat antinyeri seperti Paracetamol, Ibuprofen, hingga Asam Mefenamat juga bisa diminum untuk meredakan sakit gigi. Jika gigi sakit disertai bengkak, maka disarankan untuk meminum obat Natrium Dilkofenak atau Kalium Dilkofenak.
 
“Obat jenis ini bisa diminum dalam waktu tiga hari secara penuh sampai rasa nyerinya hilang,” kata Fitri.
 
Tips kedua adalah dibantu dengan obat kumur. Penggunaan obat kumur bukan untuk mengobati sakit gigi, tetapi untuk membantu mengurangi bakteri yang ada di dalam rongga mulut.
 
Fitri menjelaskan, obat kumur yang baik mengandung Chlorhexidin Gluconate atau Povidone Iodine. Obat kumur cukup digunakan 1-2 kali sehari dan digunakan selama 1-2 minggu.
 
Selanjutnya, tips ketiga adalah tetap menjaga kesehatan. Masyarakat diimbau untuk menerapkan gaya hidup sehat, makan makanan sehat, banyak minum, istirahat dan tidur yang cukup, hingga kurangi stres.
 
Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari serangan penyakit lain ke tubuh. “Misalnya Anda sudah janjian dengan dokter gigi, ternyata Anda sakit, tetap Anda tidak bisa ke dokter gigi,” kata Fitri.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif