Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Mengenal Arti ‘Yoroshiku’, Ungkapan Perkenalan Diri dalam Bahasa Jepang

Pendidikan pendidikan Sekolah Bahasa Jepang
Medcom • 04 Mei 2022 17:29
Jakarta:  Ketika memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang, biasanya digunakan ungkapan yoroshiku. Istilah ini idealnya dilafalkan saat memulai dan mengakhiri perkenalan diri.
 
Selain yoroshiku, terdapat pula ungkapan yoroshiku onegaishimasu dan douzo yoroshiku onegaishimasu. Lantas, apa perbedaan antara ketiga ungkapan ini? Berikut pembahasannya yang dikutip dari laman Cakap.

Yoroshiku

Yoroshiku berarti ‘(tolong) perlakukan (saya) dengan baik’, ’ayo berteman baik’, atau ‘mohon bantuan/kerja samanya’. Karena merupakan bagian dari perkenalan, kata ini juga sering diterjemahkan sebagai ‘senang bertemu denganmu/kalian’.
 
Kata yoroshiku biasanya digunakan dalam konteks informal atau ketika seseorang ingin memberi kesan kasual. Misalnya, ketika memperkenalkan diri kepada teman sebaya atau orang yang lebih muda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Contoh penggunaan yoroshiku dalam kalimat adalah sebagai berikut:
 
Karuta bu no bucho, Mashima Taichi desu. Yoroshiku. (Saya Mashima Taichi, ketua klub Karuta. Senang bertemu dengan kalian.)
 
Ohayou, Tomo-kun. Atarashii rinjin, Tanaka Kiyoko. Yoroshiku ne. (Selamat pagi, Tomo-kun. Saya tetangga baru, Tanaka Kiyoko. Senang bertemu ya!)
 
Yoroshiku Onegaishimasu
Akhiran onegaishimasu dari ungkapan yoroshiku merupakan bentuk lebih sopan yang dimaksudkan untuk lebih menghargai lawan bicara. Ungkapan ini biasanya digunakan untuk orang yang lebih dihormati atau di lingkungan formal.
 
Selain itu, ungkapan ini juga dapat digunakan ketika seseorang ingin menghargai lawan bicara meskipun seumuran atau bahkan lebih muda. Sebagian masyarakat Jepang cenderung menggunakan bentuk sopan dengan orang yang baru dikenal, apalagi jika belum pasti seumuran atau lebih muda.
 
Berikut adalah contoh penggunaan yoroshiku onegaishimasu dalam kalimat:
 
Hajimemashite, ichinensei no Takahashi Eri desu. Yoroshiku onegaishimasu. (Perkenalkan, saya siswa kelas satu, Takahashi Eri. Mohon bantuannya.)
 
Hajimemashite, watashi wa Satou Kotaro desu. Yoroshiku Onegaishimasu. (Perkenalkan, nama saya Satou Kotaro. Senang bertemu dengan Anda.)

Douzo Yoroshiku Onegaishimasu

Douzo memiliki arti ‘silakan’ atau ‘please’ dalam bahasa Inggris. Kata ini sejatinya tak menunjukkan tingkat kesopanan lebih layaknya onegaishimasu, sehingga banyak juga yang hanya menggunakan douzo yoroshiku saat perkenalan diri.
 
Meski begitu, tak dapat dimungkiri bahwa dalam bahasa Jepang, semakin panjang suatu kalimat akan dianggap semakin sopan. Jika yoroshiku onegaishimasu adalah bentuk sopan, maka kata douzo sendiri menambah kesan lebih sopan.
 
Contoh penggunaan duozo yoroshiku onegaishimasu dalam kalimat adalah sebagai berikut:
 
Hajimemashite, Watanabe Mayu to moushimasu. Douzo yoroshiku onegeishimasu. (Perkenalkan, saya adalah Watanabe Mayu. Mohon kerja sama/bantuannya.)
 
Watashi wa Kanade Oue desu. Douzo yoroshiku. (Saya Kanade Oue. Senang berkenalan denganmu.)
 
Demikianlah arti yoroshiku yang biasa digunakan dalam perkenalan diri, beserta variasi ungkapannya. Sebagai informasi tambahan, yoroshiku sejatinya juga dapat dilafalkan untuk mengakhiri percakapan ketika meminta tolong seseorang.
 
Contoh pelafalannya dalam kalimat ialah “O bentou wo onisan ni motte kite kudasai. Yoroshiku ne” yang berarti ‘Tolong bawakan bekal makan siang untuk kakakmu. Tolong ya!’. (Nurisma Rahmatika)
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif