Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Matching Fund Kedaireka, Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Mengunggah Dokumen Administrasi

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka Perguruan Tinggi Matching fund Kedaireka
Citra Larasati • 28 April 2022 12:48

Jakarta:  Program Kedaulatan Indonesia Dalam Reka Cipta (Kedaireka) Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek mengimbau pendaftar Matching Fund untuk teliti saat memasuki tahap seleksi administrasi. Ditjen Diktiristek mencontohkan empat kesalahan umum yang sering dijumpai saat pendaftar mengunggah dokumen administrasi.
 
Seleksi proposal Matching Fund terdiri atas beberapa tahapan, dan yang pertama adalah seleksi administrasi.  Mari simak kesalahan-kesalahan umum dalam proses seleksi administrasi program Matching Fund 2022 berikut ini agar dapat lebih teliti dan berhati-hati saat mengunggah dokumen administrasi.
 
“Mari simak kesalahan-kesalahan umum dalam proses seleksi administrasi program Matching Fund 2022 berikut ini agar kita dapat lebih teliti dan berhati-hati saat mengunggah dokumen administrasi,” tulis akun Instagram @kedaireka_id, dikutip Kamis, 28 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kesalahan pertama ialah Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) tidak terdaftar di PDDikti. Untuk itu, sebelum mendaftar sebagai tim pengusul, pastikan kembali NIDN sudah tercatat di pangkalan data tersebut.
 
Masih seputar dosen, kesalahan selanjutnya ialah tengah berstatus tugas belajar. Alih-alih menjadi tim pengusul, dosen yang berstatus tugas atau izin belajar di PDDikti disarankan bergabung sebagai mahasiswa di program Matching Fund 2022.
 
Duplikasi materai juga kerap ditemukan dalam seleksi administrasi Matching Fund. Perlu diingat, tindakan ini sangat tidak diperbolehkan dan tidak sah secara hukum. Pastikan materai yang digunakan di tiap dokumen berbeda.
 
Terakhir, kesalahan dalam mengunggah dokumen di platform Kedaireka. Pastikan kembali berkas yang diunggah di tiap aspek sudah benar. Jika terjadi kesalahan, maka dokumen dianggap tidak sesuai.
 
Melansir laman Kedaireka, Matching Fund merupakan bentuk kemitraan antara perguruan tinggi dan pihak industri dengan pemberian skema insentif pendanaan oleh Kemendikbudristek. Program ini bertujuan menyelesaikan permasalahan strategis nasional atau isu sosial.
 
Kedaireka adalah solusi terkini dalam mewujudkan kemudahan sinergi kontribusi perguruan tinggi dengan komersialisasi industri untuk kemajuan bangsa Indonesia, yang sejalan dengan visi Kampus Merdeka Kemendikbudristek
 
Pengalokasian dana tersebut totalnya sebesar Rp1 triliun. Untuk memperoleh dana hibah ini, Insan Perguruan Tinggi dipersilakan mengajukan proposal inovasi ke situs Kedaireka selambat-lambatnya pada 30 April 2022. 

Adapun tahapan pengajuan proposal adalah sebagai berikut:

  1. Daftar di laman www.kedaireka.id 
  2. Jajaki dan sepakati kerja sama dengan pihak industri
  3. Susun proposal dan lengkapi dokumen
  4. Isi form aplikasi Matching Fund sesuai dengan arus pendanaan yang diinginkan (tersedia program pendanaan di bawah Rp1 miliar dan di atas Rp1 miliar)
  5. Unggah proposal dan lampiran Matching Fund
  6. Seleksi administrasi dan desk assessment
  7. Jika dinyatakan lolos, maka bisa lanjut ke tahap berikutnya yang berupa pembahasan rancangan anggaran belanja (RAB)
  8. Penetapan penerima Matching Fund
  9. Penyelesaian kontrak Matching Fund

Selain proposal, peserta pada tahap seleksi administrasi juga harus mengunggah sejumlah lampiran, antara lain:

  1. Format Pernyataan Komitmen Mitra, dilengkapi dengan dokumen kerja sama
  2. Format Pernyataan Tidak Sedang Studi Lanjut
  3. Format Pernyataan Tingkat Kesiapan Teknologi Inovasi
  4. Format Pernyataan Representasi Institusi 
  5. Format Pernyataan Pengusul tidak memiliki afiliasi atau hubungan famili dengan pihak industri
  6. Profil dan portofolio mitra
  7. Biodata Tim Pelaksana yang menunjukkan rekam jejak sesuai dengan program yang diusulkan
  8. Pengaturan kepemilikan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) diserahkan sesuai perjanjian/komitmen antara perguruan tinggi dan DUDI/mitra sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
Baca juga: Nadiem: Anggaran Matching Fund Bakal Dilipatgandakan

Penilaian seleksi administratif dilakukan oleh Kementerian. Hal ini guna menilai pemenuhan persyaratan dan kesesuaian proposal dengan ketentuan di dalam panduan pengusulan program Matching Fund 2022. (Nurisma Rahmatika)

 


 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif