Tokyo, Jepang. DOK gotokyo.org
Tokyo, Jepang. DOK gotokyo.org

Mau Kuliah di Jepang? Kamu Wajib Tahu 5 Aturan 'Tidak' di Negara Sakura Ini!

Bramcov Stivens Situmeang • 11 Juni 2026 16:04
Ringkasnya gini..
  • Terdapat sejumlah aturan tidak tertulis yang umum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.
  • Kebiasaan-kebiasaan itu mencerminkan budaya disiplin dan rasa hormat yang tinggi terhadap orang lain.
  • Hal-hal sederhana ini mungkin terlihat sepele, tetapi sangat berpengaruh terhadap interaksi sosial sehari-hari calon mahasiswa.
Jakarta: Jepang menjadi salah satu negara tujuan favorit mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Selain memiliki kualitas pendidikan yang diakui dunia, Negeri Sakura ini menawarkan lingkungan yang aman, sistem transportasi yang tertata, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju.
 
Sebelum memulai studi di Jepang, calon mahasiswa perlu memahami berbagai etika dan kebiasaan yang berlaku di masyarakat setempat. Pemahaman terhadap budaya lokal penting agar proses adaptasi selama menempuh pendidikan dapat berjalan lebih lancar.
 
Mengutip laman studyinjapan.go.jp dan moj.go.jp, terdapat sejumlah aturan tidak tertulis yang umum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Kebiasaan-kebiasaan itu mencerminkan budaya disiplin dan rasa hormat yang tinggi terhadap orang lain.

Sejalan dengan budaya disiplin yang diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, ada sejumlah kebiasaan yang perlu dipahami mahasiswa internasional sebelum berangkat ke Jepang. Hal-hal sederhana ini mungkin terlihat sepele, tetapi sangat berpengaruh terhadap interaksi sosial sehari-hari. Simak selengkapnya.

5 Aturan 'Tidak' di Jepang

1. Tidak ada sampah berserakan

Jepang dikenal sebagai salah satu negara terbersih di dunia. Meski tempat sampah umum tidak banyak tersedia, masyarakat terbiasa membawa sampah mereka sendiri hingga menemukan lokasi pembuangan yang sesuai.

2. Tidak makan sambil berjalan

Selain menjaga kebersihan, masyarakat Jepang juga sangat memperhatikan etika saat makan. Karena itu, makan sambil berjalan dianggap kurang sopan, sebab kebiasaan ini dinilai menunjukkan sikap terburu-buru dan kurang menghargai makanan.

3. Tidak ada budaya memberi tip

Hal lain yang sering mengejutkan pendatang adalah tidak adanya kebiasaan memberikan tip. Berbeda dengan beberapa negara lain, pemberian tip di Jepang bukanlah hal yang lazim dan dalam beberapa kondisi bahkan dapat dianggap kurang sopan.

4. Tidak menelepon di angkutan umum

Budaya menghormati kenyamanan orang lain juga terlihat saat menggunakan transportasi umum. Penumpang kereta maupun bus umumnya menghindari percakapan telepon selama perjalanan agar tidak mengganggu pengguna transportasi lainnya.

5. Tidak membuang sampah sembarangan

Kebiasaan menjaga kebersihan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepang sejak lama. Karena itu, membuang sampah sembarangan menjadi tindakan yang dianggap tidak sopan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Berbagai kebiasaan itu mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi masyarakat Jepang, mulai dari kedisiplinan, kebersihan, hingga rasa hormat terhadap orang lain. Budaya yang tertib dan nyaman ini yang turut menjadi daya tarik Jepang di mata masyarakat internasional, termasuk pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di negara tersebut.
 
Selain menawarkan budaya yang unik dan lingkungan yang tertib, Jepang juga memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di dunia. Berikut alasannya:

Alasan Jepang Jadi Tujuan Studi Favorit

1. Standar pendidikan level tertinggi di dunia

Jepang dikenal sebagai negara yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Meski memiliki sumber daya yang terbatas, Negeri Matahari Terbit ini mampu berkembang menjadi negara industri besar berkat kemajuan pendidikan serta inovasi yang terus dikembangkan.
 
Berbagai teknologi dan produk yang digunakan masyarakat dunia, seperti mobil listrik, kamera digital, serat optik, jantung buatan, hingga alat-alat medis modern merupakan hasil pengembangan dari Jepang. Selain itu, budaya kreatif dan inovasi juga telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakatnya.
 
Pendidikan di Jepang tidak hanya berfokus pada pengembangan kecerdasan intelektual, tetapi juga melatih karakter mahasiswa sehingga dinilai sangat bermanfaat saat terjun ke lingkungan masyarakat internasional.

2. Kebudayaan yang menarik

Jepang menawarkan perpaduan antara warisan budaya dan kehidupan modern yang berjalan berdampingan. Negara ini memiliki banyak situs warisan dunia, seperti Gunung Fuji, Kastil Himeji, dan Kuil Itsukushima yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar internasional.
 
Masyarakat Jepang juga dikenal menjunjung tinggi kedisiplinan dan budaya keramahtamahan. Sikap menghormati serta mengutamakan orang lain menjadi nilai yang membuat banyak mahasiswa asing merasa diterima selama menempuh pendidikan di Jepang.
 

3. Lingkungan yang nyaman

Faktor lain yang membuat Jepang diminati mahasiswa asing adalah lingkungan hidup yang aman dan nyaman. Jepang dikenal memiliki tingkat kejahatan yang rendah sehingga memberikan rasa aman bagi penduduk maupun pendatang.
 
Transportasi publik di Negara Sakura ini terkenal tepat waktu dan mampu mengantarkan penumpang ke tujuan dengan aman dan nyaman. Selain itu, sistem asuransi yang tertata baik membuat masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa beban yang berlebihan.
 
Kondisi itu menjadikan Jepang sebagai salah satu negara yang nyaman untuk ditinggali, khususnya bagi mahasiswa internasional yang baru pertama kali tinggal jauh dari negara asalnya.

4. Mahasiswa asing yang beragam

Jepang juga menjadi rumah bagi mahasiswa internasional dari berbagai belahan dunia. Kondisi ini menciptakan lingkungan belajar yang multikultural dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengenal budaya Jepang, tetapi juga berinteraksi dengan pelajar dari berbagai negara sehingga dapat memperluas wawasan global.

Rekomendasi Kampus di Jepang untuk Mahasiswa Internasional

Melansir laman jpss.jp, berbagai keunggulan itu membuat banyak universitas di Jepang terus menjadi pilihan mahasiswa dari berbagai negara. Bagi Sobat Medcom yang tertarik melanjutkan studi ke Negeri Sakura, berikut beberapa kampus yang dapat dipertimbangkan:

1. Waseda University

Waseda University merupakan salah satu universitas swasta terkemuka di Jepang yang telah melahirkan banyak tokoh berpengaruh di berbagai bidang. Kampus ini menawarkan beragam program studi, mulai dari ilmu sosial hingga politik.

2. Sophia University

Sophia University dikenal sebagai pelopor pendidikan global di Jepang dan menjadi salah satu universitas swasta terbaik di negara tersebut. Kampus yang berdiri sejak 1913 ini menawarkan berbagai program internasional, termasuk program berbahasa Inggris di sejumlah bidang studi.

3. International Christian University (ICU)

International Christian University (ICU) merupakan perguruan tinggi liberal arts yang menerima mahasiswa dari berbagai negara di dunia. Kampus ini menawarkan pendidikan bilingual dalam bahasa Inggris dan Jepang dengan pendekatan pembelajaran lintas disiplin.

4. Tokyo Metropolitan University

Tokyo Metropolitan University merupakan satu-satunya universitas yang dikelola oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo. Sebagai kampus terkemuka, Tokyo Metropolitan University menyediakan 7 fakultas, 23 departemen, dan 7 sekolah pascasarjana.

5. Soka University

Soka University berfokus pada pengembangan potensi unik setiap mahasiswa melalui pendidikan yang berorientasi global. Kampus ini memiliki jaringan internasional yang luas serta menawarkan program studi mulai dari ekonomi, hukum, pendidikan, hingga sains dan teknik.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai aturan "tidak" di Jepang yang sering dianggap sepele padahal penting beserta daftar kampusnya. Jadi, kamu yang tertarik kuliah di Negeri Samurai?
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA