Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Mata Pelajaran Biologi

Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera Lewat Pohon Filogeni

Citra Larasati • 26 Januari 2022 12:35
Jakarta:  Sering kali kita mendengar kalimat 'nenek moyang kita adalah kera', yang pasti juga kerap membuat bingung apa hubungannya.  Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan menggunakan pohon filogeni. 

Kladogram pohon filogeni

Dikutip dari laman Ruangguru, para ilmuwan mendapatkan cara yang sederhana agar memudahkan pembuatan pohon filogeni, yaitu dengan berfokus pada karakter kelompok organisme. Ilmu yang mereka gunakan adalah taksonomi atau ilmu yang mempelajari tentang klasifikasi organisme berdasarkan hubungan alamiahnya.
 
Dengan ilmu kladistik, para ilmuwan dapat mengidentifikasi ciri-ciri dari setiap organisme yang berbeda dari nenek moyangnya. Setelah mengelompokkan ciri-cirinya, mereka membuat sebuah diagram yang disebut sebagai Kladogram (pohon filogeni). 

Pengertian klade dan kladistik

Gambar kladogram menjelaskan bahwa seiring berjalannya waktu, nenek moyang kita berevolusi, mewariskan suatu karakteristik pada setiap organisme. Jika suatu keturunan tidak memiliki karakteristik yang diwariskan, ia akan terpisah.
 
Hewan lamprey contohnya, adalah organisme yang pertama kali terpisah dari karakter warisan nenek moyangnya, yaitu rahang.  Kedua, hiu yang karakteristiknya memiliki rahang terpisahkan oleh karakteristik organisme yang bernapas menggunakan paru-paru. Lalu, hewan salamander terpisahkan oleh karakteristik berupa membran amniotik (membran ketuban).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:  Hasil Lengkap Sidang PPKI 1 Sampai 3, dan Terbentuknya Indonesia
 
Selanjutnya, kadal terpisahkan oleh karakteristik organisme yang memiliki rambut. Setelahnya, harimau terpisahkan oleh karakteristik organisme yang tidak memiliki ekor. Terakhir, adanya gambar gorila di bagian pohon filogeni menandakan gorila juga adalah organisme yang terpisahkan oleh karakteristiknya, yakni bipedal (berjalan menggunakan dua kaki).
 
Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat dalam tabel ini:
 
Tabel pohon filogeni evolusi
 
Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera Lewat Pohon Filogeni
Sumber: Ruangguru
 
Jika dilihat dari tabel, manusia memiliki beberapa karakteristik yang sama dengan gorila. Perbedaannya hanya pada karakteristik bipedal, sehingga menjadikan gorila organisme yang kekerabatannya paling dekat dengan manusia.
 
Namun gorila ini termasuk ke dalam jenis kera ya, bukan monyet. Lalu, organisme kedua yang paling dekat dengan kita adalah harimau yang terpisahkan oleh karakteristik tanpa ekor dan bipedal. Begitu seterusnya.
 
Oiya, kamu juga perlu tahu ini kalau monyet dan kera itu aslinya berbeda.  Jadi sebenarnya, monyet dan kera itu merupakan dua jenis hewan yang berbeda. Monyet dalam bahasa Inggris disebut sebagai monkey, sementara kera adalah ape

Perbedaan kera dan monyet

Nah karena sekarang sudah tau, bisa dong ya untuk mengetahui primata apakah sesuai dengan ciri-ciri monyet atau ciri-ciri kera. Perbedaan kera dan monyet tersebut merupakan hasil dari proses evolusi jangka panjang yang kemudian menghasilkan spesies-spesies baru, guys!

Grup Organisme Pohon Filogeni

Sekarang kamu sudah mengerti, kan, kenapa manusia dikait-kaitkan dengan kera? Karena dari pohon filogeni karakteristik manusia dengan kera tidak jauh berbeda. Dari pohon filogeni kita juga dapat menemukan beberapa grup organisme yang berbeda. Apa yang dimaksud dengan grup-grup tersebut? Simak gambar di bawah, ya.
 
Menjawab Kenapa Manusia Mirip Kera Lewat Pohon Filogeni
 

 

 

 

 
Kladogram Pohon Filogenetik/Dok Ruangguru
 
Nah, dari gambar tersebut ada tiga macam kelompok atau grup organisme dalam pohon filogeni. Grup tersebut di antaranya grup monofiletik, grup parafiletik dan grup polifiletik. 

Grup Monofiletik

Sebagaimana yang terlihat di gambar, grup monofiletik adalah seluruh turunan dari nenek moyang yang sama, contohnya adalah orangutan, gorila, simpanse dan manusia. Kelompok organisme ini berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu kelompok primata.

Grup Parafiletik

Grup parafiletik adalah sebagian turunan dari nenek moyang yang sama. Pada gambar di atas misalnya, primata selain manusia termasuk ke dalam famili Pongidae, sementara manusia tidak. Padahal manusia dan primata yang lain ini berasal dari nenek moyang yang sama. 

Grup Parafiletik

Terakhir, grup polifiletik adalah turunan yang berasal dari nenek moyang yang berbeda. Pada gambar di atas terlihat bahwa yang termasuk ke dalam grup ini adalah loris dan tarsius. Mengapa demikian? Bukankah dari bentuk tubuhnya mirip? Betul sekali, hanya saja secara keturunan, dua hewan tersebut tidak dalam klasifikasi yang sama ya guys!
 
Sebelum menyelesaikan penjelasan ini, ada pertanyaan menarik nih buat kamu. Pernah nggak terlintas di pikiranmu kenapa para ilmuwan biologi susah payah mengklasifikasikan lebih dari satu juta organisme? Penasaran? 
 
Ternyata, salah satu alasan terpenting mereka mengklasifikasikan setiap organisme adalah agar kita bisa tahu apa saja organisme yang bermanfaat buat kita. Misalnya agar kita mengetahui tentang fungsi dari setiap organisme atau sebagai sumber makanan dan obat. 
 
Nah, itu dia jawabannya. Para ilmuwan bisa tahu organisme apa yang berkhasiat dan yang beracun, sehingga kita dapat dengan tenang mengkonsumsi organisme yang aman dan baik bagi kita.
 
Jadi, dari pembahasan ini kita tahu, bahwa pohon filogeni adalah diagram mengenai karakteristik organisme-organisme yang diketahui dari sejarah evolusi. Dengan pengetahuan ini pun kita bisa tahu organisme apa saja yang berguna bagi manusia sebagai sumber makanan dan obat-obatan, atau se-simpel jadi tau, apa hubungan kekerabatan antara manusia, dengan primata seperti kera atau monyet.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif