Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah
Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fathahillah

6 Cara Belajar Interaktif Cocok untuk Generasi Z

Citra Larasati • 30 Oktober 2021 15:10
Jakarta:  Terlahir di era derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi, Gen-Z  menuntut para guru untuk mengeksplorasi cara-cara belajar dengan tren terkini.  Generasi Z adalah golongan anak-anak yang terlahir di tahun 1995-2000.
 
Beberapa karakteristik generasi Z cukup berbeda dibandingkan generasi lainnya, misalnya pada pola pikir yang cenderung lebih kritis, lebih kreatif, dan lebih terbuka. Anak-anak di generasi ini juga dianggap lebih mandiri dan suka tantangan.
 
Dengan karakteristik yang berbeda, sistem belajar yang dapat diterapkan pada anak-anak ini juga menjadi berbeda.  Mengutip lokakarya bertajuk “Merancang Pembelajaran Efektif untuk Generasi Z” yang diadakan oleh platform pendidikan Zenius, penerapan metode belajar yang menekankan pada interaksi dan kolaborasi adalah gaya belajar yang direkomendasikan untuk generasi Z.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para guru dan tenaga pengajar diharapkan siap mengeksplorasi cara-cara belajar dengan tren terkini, terbuka pada diskusi, dan jauh dari kesan otoriter.  Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Fahlevi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, H. Markoginta mengatakan, meskipun kegiatan pembelajaran terkendala akibat pandemi yang panjang.
 
Baca juga:  Kuliah Hybrid, Unpad Berlangganan 40.000 Lisensi Akun Zoom Premium
 
"Kami optimis setiap guru dapat menghadirkan cara-cara belajar yang efektif, nyaman, dan menyenangkan," terangnya.

Berikut ini pendekatan yang dapat diterapkan para guru dalam memberikan materi pelajaran kepada generasi Z:

  1. Think digital - menampilkan aktivitas pembelajaran dan tugas dengan format digital yang lebih praktis dan mudah
  2. Visual - menyajikan informasi materi pembelajaran dalam bentuk video, infografis, atau ilustrasi, untuk membuat siswa tertarik 
  3. Ringkas - mengolah informasi menjadi bagian-bagian singkat dan mudah dicerna dalam durasi yang singkat
  4. Beragam - menggunakan bahan ajar yang beragam dengan format kegiatan yang bervariasi
  5. Komunikatif - berikan instruksi yang jelas dan komunikasi dua arah antara guru dan murid
Dalam kesempatan yang sama, Chief of Teachers’ Initiatives Zenius, Amanda Witdarmono Pandjaitan menyampaikan, “Sebagai generasi yang melek digital, generasi Z terbiasa untuk mencari, menerima, dan merangkum informasi dari berbagai sumber. Mereka pun bersikap terbuka pada setiap kesempatan untuk berkolaborasi, berbicara, bertindak untuk mengkritisi informasi yang diterima.
 
"Hal ini perlu disikapi oleh para guru dan tenaga pengajar agar lebih siap dan menghadirkan pola-pola mengajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut," kata Amanda, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 30 Oktober 2021.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif