Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya, dalam sesi pertukaran dosen antara Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta dan Universitas Widyatama, Bandung. DOK UPN Veteran Jakarta
Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya, dalam sesi pertukaran dosen antara Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta dan Universitas Widyatama, Bandung. DOK UPN Veteran Jakarta

Teh Cinta Bagikan Tips Public Speaking yang Baik Anti Gugup

Renatha Swasty • 16 September 2022 19:24
Jakarta: Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya, atau yang akrab disapa Teh Cinta membagikan tips public speaking. Hal itu disampaikan dalam sesi pertukaran dosen antara Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta dan Universitas Widyatama, Bandung.
 
Atalia menyebut seorang pembicara publik yang baik ialah yang cakap dalam story telling. Dia menyebut kemampuan berkomunikasi merupakan prasyarat utama yang harus dimiliki generasi saat ini. 
 
Komunikasi yang baik dapat meningkatkan relasi dan dengan relasi yang terbangun tersebut dapat membuka pintu kesempatan yang lebih luas. Atalia menyebut public speaking cukup penting untuk dikuasai. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Public speaking memberikan seseorang kesempatan untuk bisa berinteraksi dengan khalayak besar, sekaligus menyampaikan ide dengan lebih efektif. Dosen produksi film dan televisi di Universitas Widyatama tersebut menegaskan kemampuan ini harus diasah konsisten. 
 
“Dalam Public speaking, terdapat tiga faktor utama yang harus diperhatikan. Faktor tersebut adalah kata-kata, intonasi, dan bahasa tubuh serta penampilan,” papar Atalia dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 September 2022. 
 
Atalia menuturkan kata-kata dan intonasi yang diatur dengan baik dapat lebih mengena dan masuk dalam hati dan pikiran Audiens ketimbang intonasi yang lempeng-lempeng saja. Atalia juga membagikan rumus VIP kepada mahasiswa untuk mengolah kata atau unsur verbal dalam public speaking. 
 
Rumus tersebut singkatan dari Volume, Inflection, dan Pace atau volume, nada suara, dan kecepatan. Rumus VIP dapat lebih jauh diramu menjadi sebuah teknik story telling. 
 
Dia menyebut story telling yang baik juga harus dikonstruksi oleh persiapan matang. Ada empat tahap yang harus disiapkan oleh seorang public speaker dalam menyampaikan story telling, yaitu pengetahuan tentang latar belakang audiens, pesan inti yang ingin disampaikan, menentukan call to action atau harapan kita terhadap audiens, serta tempat penyampaian pesan. Keempat hal tersebut harus secara matang diperhatikan agar teknik story telling tersampaikan efektif.  
 
Lulusan terbaik program magister Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan tersebut menjelaskan faktor non-verbal, seperti penampilan, postur, sikap tubuh, ekspresi, dan kontak mata, juga mengambil porsi besar dalam menentukan kesuksesan public speaking. Pemaknaan terhadap public speaker sering kali tidak terbatas pada konten saja, namun juga pada “bungkusnya”. 
 
Teh Cinta juga berbagi resep mengatasi kegugupan dalam public speaking. Ada lima hal yang harus dilakukan seorang public speaker untuk menurangi kegugupan, yaitu 3P, 3L, visualisasi, pemanasan, dan sapa audiens. 
 
3P bermakna praktik, praktik, praktik, sementara itu, 3L adalah latihan, latihan, dan latihan. Visualisasi berarti membayangkan kondisi lapangan dan menyapa audiens sebelum masuk ke materi inti ialah resep paling utama meredam rasa gugup. 
 
Terakhir, untuk menegaskan pentingnya latihan dan persiapan dalam public speaking, Atalia mengutip perkataan filusuf Romawi, Cicero yang mengatakan “Barang siapa naik panggung tanpa persiapan, akan turun tanpa penghormatan”.
 
Acara ditutup dengan pemberian sertifikat secara simbolis oleh Wakil Dekan I FISIP UPN Veteran Jakarta Kusumajanti kepada Atalia dan dipuncaki dengan foto bersama.
 
Baca juga: Tips dan Trik Kuliah Lancar Buat Maba

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif