Hal ini lantaran mengenyam pendidikan di luar negeri kerap menjadi kebanggan tersendiri. Selain itu, keuntungan kuliah di luar negeri ialah pengalaman belajar dengan orang dari seluruh dunia dan punya kesempatan lebih besar kerja di luar negeri.
Bagi Sobat Medcom yang tertarik melanjutkan studi S2 di luar negeri, tapi masih bingung apa saja yang perlu dipersiapkan, yuk simak berikut 8 tips yang perlu dipersiapkan untuk daftar kampus dan beasiswa di luar negeri dilansir dari akun Instagram @kobieducation:
1. Tentukan tujuan S2 (linear/lintas jurusan)
Untuk melanjutkan studi di luar negeri, kamu harus menentukan lebih dulu arah tujuan S2. Kamu bisa memilih jurusan yang linear dengan S1 atau lintas jurusan. Kemudian, tarik benang merah antara background dengan rencana karier ke depan.2. Tentukan dan riset kampus target
Setelah menentukan jurusan, kamu perlu mencari kampus yang mempunyai jurusan tersebut dan memiliki kualitas bagus dari berbagai aspek, seperti ranking program, ranking kampus, kurikulum program, gaya belajar/mengajar kampus, organisasi kampus, fasilitas kampus, dan alumni.Kamu bisa mengecek melalui situs resmi kampus atau QS World Ranking. Pilih 1-3 kampus yang akan menjadi target, lalu buat ceklis persyaratan yang harus kamu penuhi.
3. Tentukan dan riset beasiswa
Riset kesempatan beasiswa yang cocok untuk program dan kampus yang ingin kamu daftar. Sebisa mungkin, targetkan beasiswa fully-funded supaya semua biaya kuliah dan biaya hidup ter-cover beasiswa.4. Persyaratan bahasa (IELTS)
Kampus dan beasiswa luar negeri biasanya mensyaratkan IELTS untuk mendaftar. International English Language Testing System atau IELTS merupakan program tes Bahasa Inggris internasional yang umum digunakan untuk keperluan studi, bekerja, dan imigrasi.IELTS menguji keterampilan seseorang dalam berbahasa, yakni mendengarkan (listening), membaca (reading), menulis (writing), dan berbicara (speaking).
5. Cicil untuk draf esai
Esai adalah inti dari proses pendaftaran kampus dan beasiswa, untuk itu perlu pastikan menulis esai sebaik mungkin dan lakukan proofread. Adapun jenis esai, yakni motivation letter, statement of purpose, rencana penelitian, esai, dan kontribusi.6. Susun CV
Curriculum Vitae (CV) memiliki peran penting yang menggambarkan riwayat pendidikan dan pekerjaan. Sebelum mendaftar kampus dan beasiswa yang menjadi target, pastikan memperbarui CV kamu dan gunakan format yang resmi sesuai ketentuan.7. Minta surat rekomendasi
Sejumlah kampus dan beasiswa biasanya juga meminta surat rekomendasi saat pendaftaran. Untuk surat rekomendasi bisa minta ke atasan tempat bekerja atau dosen saat S1. Sisihkan waktu minimal satu bulan sebelum deadline pendaftaran saat kamu meminta surat rekomendasi.8. Siapkan dokumen basic
Terjemahkan dokumen berbahasa Indonesia ke penerjemah tersumpah. Lakukan juga legalisasi untuk berkas-berkas yang kamu copy. Beberapa negara bahkan mewajibkan apostille dokumen.Nah, itulah delapan tips yang bisa Sobat Medcom persiapkan untuk mendaftarkan diri ke kampus dan beasiswa luar negeri. Semoga bermanfaat! (Dewi Larasati)
| Baca juga: Beasiswa BPI 2023 Jenjang S1-S3 Sudah Dibuka, Berikut Cara Daftarnya |
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News